Penggunaan sosial media memiliki pengaruh yang sangat besar, terhadap kehidupan sehari-hari di masyarakat. Hampir semua orang mengenal dunia maya tersebut. Mereka memanfaatkannya untuk beberapa kepentingan. Contohnya seperti bisnis, berbagi informasi, membagikan momen bersama teman dan keluarga serta berkomunikasi jarak jauh.
Tapi, sosial media juga mempunyai efek negatif bagi penggunanya. Secara tidak langsung sosial media bisa merubah kebiasaan dan sifat seseorang, termasuk dalam gaya hidupnya. Sebab, sosmed selalu menampilkan segala sesuatu hanya yang indahnya saja. Sehingga menimbulkan rasa iri juga dengki.
Dan inilah 5 kerugian bagi yang suka kepoin medsos orang lain!
1. Timbul penyakit hati
Senang melihat kehidupan orang lain yang sering kali dipost di aplikasi Whatsapps, Instagram, atau Facebook, akan menimbulkan penyakit hati seperti rasa iri padanya. Padahal kamu tidak tau perjuangan apa yang sudah dia lakukan sehingga dapat menikmati kehidupan yang serba ada tersebut.
2. Disibukkan dengan urusan orang lain
Kepoin sosmed orang lain memang bikin ketagihan dan penasaran. Ada saja hal yang ingin kamu ketahui dari dirinya. Tapi, kalau tidak segera dihentikan kebiasaan itu. Kamu jadi disibukkan dengan hal yang sama sekali tidak ada manfaatnya. Lebih baik gunakan waktu luangmu untuk mengupgrade skill atau melakukan kegiatan yang berfaedah lainnya.
3. Membuat kita lupa diri
Kepo sama kehidupan orang lain di sosmed, malah bikin kamu lupa diri. Kalau ada tanda-tanda seperti ini. Sudahi kebiasaan kamu yang satu itu. Dikhawatirkan kamu jadi melupakan dirimu yang sebenarnya. Dikarenakan pengaruh tidak langsung yang selalu ditampilkan orang tersebut. Misalnya seperti hidup glamor.
4. Tidak puas dengan hidup yang sedang dijalani
Sosmed memang ajang memamerkan keindahan dan kemewahan. Makanya tidak heran banyak orang yang berlomba-lomba untuk memasang foto terbaik mereka. Foto yang sudah dipoles sedemikian rupa, supaya tampak bahagia, kaya dan cantik. Padahal kenyataannya sangat jauh berbeda. Kamu yang melihatnya jadi merasa tidak puas dengan hidup yang tengah dijalani.
5. Berani berpura-pura
Di sosmed kita semua berani berpura-pura untuk menutupi kekurangan yang dimiliki. Supaya tampak baik-baik saja. Meskipun begitu sah-sah saja. Asal tidak melewati batas. Tapi, kalau sampai menipu dan menyalahgunakan sosial media sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
Manfaatkanlah sosial media dengan bijak dan tetap gunakan untuk menyebar juga memetik kebaikan.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Lagu K-Pop yang Cocok Kamu Persembahkan untuk Ibu Tercinta
-
4 Manfaat Keju untuk Sikecil, Dapat Berguna bagi Kesehatan Tubuhnya
-
5 Makanan Ini Harus Dihindari bagi yang Mengalami Tekanan Darah Rendah
-
4 Cara Memperlakukan Diri Sendiri dengan Baik, Gak Akan Bikin Kamu Rugi!
-
Bau Badan? Rutin Konsumsi Makanan dan Minuman Ini, Aroma Tubuh Langsung Wangi
Artikel Terkait
-
Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
Rugi Trading? Jangan Panik, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
-
Ramai Fenomena Downgrade Lifestyle, Pakar Khawatir Jatah Asupan Protein Menurun
-
Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi
Lifestyle
-
4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi
-
Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!
-
Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta
-
Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari
-
Scrolling saat Istirahat, Bisakah Menjadi Bentuk Jeda yang Kita Butuhkan?
Terkini
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang
-
Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci
-
Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri
-
Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu