Keju merupakan olahan yang terbuat dari susu yang digumpalkan, proses penggumpalan bisa dilakukan dengan hanya menambahkan enzim atau bakteri baik. Enzimnya dikenal dengan rennet. Keju juga memiliki kandungan seperti sumber kalsium, lemak, protein, fosfor, zinc, vitamin b12, dan vitamin D. Selain itu, keju dapat dijadikan cemilan dan sebagai tambahan topping dalam makanan atau minuman.
Namun, tahukah kamu jika keju memiliki manfaat yang baik bagi bayi? Kira-kira apa saja ya? Melansir dari alodokter.com inilah beberapa manfaat keju untuk sikecil.
1. Menjaga kesehatan tulang
Anak usia 6 bulan-18 tahun membutuhkan setidaknya (270mg-1200mg) kalsium dan (15-65gr) protein per harinya. Mengonsumsi keju secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan protein pada anak.
Jika, kebutuhan kalsium dan protein sudah terpenuhi. Maka, dapat menurunkan risiko penyakit osteoporosis. Rutin mengonsumsi keju juga dapat menurunkan risiko penyakit rakitis yang dapat menyebabkan tulang menjadi lunak, kaki bengkok, otot melemah dan pertumbuhan terhambat.
BACA JUGA: Pengakuan Suami Jessica Iskandar Males Bantu Bayar Hutangnya Bikin Syok: Sayang Uangku
2. Menjaga kesehatan gigi
Mengonsumsi keju secara rutin bisa menjaga kesehatan gigi. Itu karena ada kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi dalam keju.
Dan itu dibuktikan oleh studi yang memaparkan bahwa anak-anak yang banyak mengonsumsi keju memiliki risiko gigi berlubang lebih kecil daripada mereka yang hanya mengonsumsi sedikit.
3. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
Jenis-jenis keju seperti mozarella, cheddar dan bouda mengandung probiotik yang dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan dan menurunkan risiko diare pada anak.
Keju juga mengandung zinc yang memiliki fungsi dalam perkembangan kemampuan mencium dan mengecap anak, menjaga kerja sistem imun dan mempercepat penyembuhan luka. Suplementasi zinc dapat digunakan dalam penanganan diare pada anak.
BACA JUGA: Potret Perubahan Hidung Mayang Adik Vanessa Angel, Bikin Pangling Tambah Cantik Kaya Kakaknya
4. Menjaga kesehatan jantung
Di dalam keju terdapat lemak sehat yang dinamakan asam linoleat terkonjugasi. Manfaatnya ialah untuk menjaga kesehatan jantung anak, menurunkan risiko penyakit jantung di kemudian hari, dan mampu mengurangi peradangan serta mencegah terjadinya obesitas.
Keju memang salah satu kudapan yang enak dan bergizi. Maka, tidak heran jika keju selalu dijadikan bahan tambahan atau topping dalam suatu olahan makanan. Keju juga memiliki beberapa manfaat yang sangat baik untuk sikecil.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Lagu K-Pop yang Cocok Kamu Persembahkan untuk Ibu Tercinta
-
5 Makanan Ini Harus Dihindari bagi yang Mengalami Tekanan Darah Rendah
-
4 Cara Memperlakukan Diri Sendiri dengan Baik, Gak Akan Bikin Kamu Rugi!
-
Bau Badan? Rutin Konsumsi Makanan dan Minuman Ini, Aroma Tubuh Langsung Wangi
-
5 Manfaat saat Kita Berani Jujur Pada Diri Sendiri, Bikin Hati Damai!
Artikel Terkait
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif
-
Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat
-
Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD
Health
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
Terkini
-
UU PPRT Resmi Disahkan: Jadi Bukti Nyata Perayaan di Hari Kartini
-
Resmi! Pengadilan Terima Permintaan The Boyz Putus Kontrak dengan Agensi
-
Keserakahan & Egoisme Berkemas Genre Fantasi Vampir dalam Diabolik Lovers
-
5 Eye Patch Kolagen: Lindungi Area Mata dari Penuaan Dini
-
Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram, Plato hingga Al-Ghazali: Bedah Buku Filsafat Kebahagiaan