Kamu bisa saja mempertahankan cinta yang kamu rasakan di awal hubungan. Tetapi kamu mungkin mengabaikan tanda-tanda bahwa kamu sudah tidak lagi mencintai pasangan. Saat hubungan dimulai, kamu mulai melihat kekurangan satu sama lain, juga menemukan berbagai konflik dalam hubungan sehingga percikan asmara itu akan memudar secara perlahan.
Hal semacam itu akan terjadi bila kamu tidak secara aktif mengatasi permasalahan yang dimiliki dan menyelesaikannya. Alhasil, hubungan tersebut perlahan-lahan akan berantakan. Bahkan, rasa cinta itu bisa mati begitu saja dalam waktu singkat.
Ketika kamu tidak bisa menemukan kebahagiaan dan cinta yang diinginkan, secara otomatis kamu akan membangun ‘tembok’ untuk melindungi diri sendiri agar tidak terluka, dan pada akhirnya kamu mulai menjauh tanpa benar-benar memutuskan hubungan. Jadi bagaimana kamu bisa tahu bahwa hubungan tersebut sudah berantakan?
Berikut 3 tanda yang menujukkan bahwa sebenarnya kamu sudah tidak mencintai pasangan.
1. Merasa Orang Lain Lebih Menarik
Ketika hatimu tidak lagi menjalin hubungan, kamu mungkin mendambakan cinta yang tidak kamu peroleh sebelumnya. Sehingga secara tidak sadar kamu merasa tertarik pada orang lain sebagai sumber persahabatan. Kamu akan merasa nyaman saat berkomunikasi dengannya ketimbang dengan pasanganmu sendiri. Kamu bahkan mulai bergantung pada orang itu untuk mengatasi beberapa hal. Padahal kamu juga masih belum putus dengan pasanganmu, tetapi kamu tetap memilih berlari ke arah orang yang baru kamu kenal.
2. Kamu Hanya Memegang Harapan Palsu
Saat kamu mengetahui kekurangan pasangan, mungkin kamu akan berharap bahwa semua itu dapat diatasi dengan baik. Akan tetapi seiring berjalannya waktu hal tersebut tak kunjung terjadi. Ini menandakan bahwa besar kemungkinan kamu hanya memegang harapan palsu, di mana kamu ingin pasanganmu berubah sebagaimana yang kamu inginkan. Hal tersebut terjadi karena kamu tidak bisa menerima dia apa adanya. Dan selama dia tidak berubah maka kamu tidak bisa benar-benar mencintai dia walaupun kalian berdua masih menjalin hubungan.
3. Kamu Sudah Memendam Emosi
Ketika kalian terlibat kesalahpahaman atau sedang marahan karena suatu hal, kamu bisanya mengabaikan perasaanmu demi menjaga perdamaian hubungan. Kamu berusaha baik-baik saja dan menganggap semua itu hanyalah liku-liku dalam hubungan. Yang kamu lakukan hanya diam dan memendam emosi untuk menghindari perkelahian. Padahal saat kamu takut pada konflik, berbagai hal bisa saja memburuk hingga mengarah pada penolakan, kemarahan, kebencian, dan akhirnya ketidaktertarikan.
Itulah ketiga tanda yang sulit disadari bahwa sebenarnya kamu sudah tidak mencintai pasangan.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
-
Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip
-
Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran
-
Momen Pertemuan Prabowo dan Putin di Istana Kremlin
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung
Lifestyle
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Casio F91W: Jam Ikonik yang Dipakai banyak kalangan dari Obama hingga Osama
-
5 Body Scrub Zaitun Lokal untuk Kulit Kenyal dan Glowing Seketika
-
4 Pembersih Wajah Berbahan Blueberry Angkat Kotoran tanpa Buat Kulit Kering
-
3 Face Wash Kafein untuk Pria yang Wajib Kamu Coba, Wajah Segar Seketika
Terkini
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat