Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi anak-anak yang telah memasuki masa sekolah. Kewajiban ini sendiri memiliki tujuan yang baik yaitu agar anak memiliki bekal ilmu pengetahuan untuk meraih impiannya di masa depan. Namun, anak-anak tidak mengetahui maksud tersebut sehingga mereka kerap merasa malas untuk belajar dan bersekolah.
Sebagai orang tua, penting untuk selalu berusaha agar anak mau belajar salah satunya adalah menjaga kenyamanan waktu belajar anak. Dengan memiliki waktu belajar yang nyaman, anak dapat benar-benar menyerap pelajaran yang sedang ia pelajari.
Jadi, untuk para orang tua yang ingin menjaga kenyamanan anaknya saat belajar, berikut 5 tips yang dapat diterapkan dan diikuti!
1. Jadwalkan durasi belajar sesuai kemampuan fokus anak
Para orang tua bisa menjadwalkan durasi belajar anak sesuai dengan durasi kemampuan anak untuk fokus. Misalnya jika anak hanya mampu fokus selama 40 menit, maka sebaiknya orang tua memberikan mereka waktu 40 menit tersebut untuk belajar penuh.
Kemudian memberi jeda untuk istirahat selama 10-15 menit untuk kemudian melanjutkan belajar kembali. Cara ini dapat menjaga fokus anak agar pelajaran yang ia pelajari benar-benar bisa terserap secara sempurna.
2. Tentukan waktu belajar yang tepat
Demi menjaga kenyamanan belajar anak, orang tua harus tahu kapan waktu yang tepat untuk anak-anak merasa nyaman saat belajar. Pilihkan waktu yang longgar untuk anak jangan saat anak baru pulang sekolah dan masih merasa lelah atau saat terlalu malam dan anak sudah mengantuk.
3. Berikan camilan untuk temani belajar anak
Memberikan camilan pada anak dapat menjaga kenyamanan mereka dalam belajar lho! Pasalnya, mood dan kenyamanan anak akan terjaga saat belajar. Pastikan bahwa orang tua memberikan camilan yang sehat ya!
4. Temani anak ketika belajar
Usia anak-anak masih memerlukan bimbingan orang tua mereka dalam belajar. Jadi, orang tua haruslah memahami hal tersebut dengan menemani anak selama waktu belajar.
Anak akan merasa lebih tenang saat ada orang tua yang akan membimbingnya saat dia salah atau tempat mengajukan pertanyaan saat dia tidak mengerti tentang pelajaran yang tengah ia pelajari.
Meminta anak untuk belajar memang tidak selalu bisa dilakukan dengan mudah, namun orang tua dapat membimbing anak untuk tetap melakukan hal tersebut. Yang paling penting, pastikan bahwa anak sudah siap untuk memulai pembelajarannya ya!
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Kafe Dekat ISI Jogja, Harga Terjangkau Nyaman Buat Nongkrong!
-
5 Rekomendasi Tempat Camping di Purwokerto, Viewnya Memesona!
-
5 Rekomendasi Wisata Keluarga di Klaten, Seru dan Menyenangkan!
-
4 Kafe di Temanggung dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro
-
5 Kafe di Boyolali dengan View Gunung Merapi yang Memesona, Auto Bikin Betah
Artikel Terkait
-
Beban Anak Bungsu Merawat Orang Tua: Tradisi atau Ketidakadilan?
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Review Novel Perkumpulan Anak Luar Nikah: Rahasia Gelap Sejarah Tionghoa Indonesia
-
Selangkah Lebih Dekat dengan Anak di Buku Anak yang Penuh Kecemasan
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
Lifestyle
-
4 Serum Korea Ginseng Alternatif Anti-Aging, Bikin Kencang dan Awet Muda
-
4 Outfit Dress ala Annie ALLDAY PROJECT, dari Edgy sampai Elegan Look!
-
3 Pilihan Setting Spray Satin Finish untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
-
4 Milky Toner Vitamin C Berbahan Ascorbic Acid, Rahasia Glowing dan Kenyal
-
Tak Mau Hubungan Cepat Bubar? Pelajari Triangular Theory of Love Ini!
Terkini
-
Siap Jadi Kakek, Ahmad Dhani Ungkap Inisial Nama Anak Al Ghazali dan Alyssa
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Film Anime To You in the Beyond Siap Sapa Penggemar pada Musim Gugur 2026
-
Seni Melambat: Mengapa Kita Tidak Perlu Selalu Merasa Terburu-buru?
-
Mengenal 6 Tipe Kepribadian Perempuan: Kamu Alpha, Beta, atau Sigma?