Tindak kekerasan belakangan ini ramai terdengar di kalangan masyarakat terjadi pada tokoh-tokoh selebritas Indonesia. Terjadinya tindak kekerasan semacam itu umumnya disebabkan oleh amarah suatu pihak yang memuncak dan gagal untuk diredam. Orang yang emosinya tidak terkontrol itu pun berakhir menyakiti orang lain sebagai pelampiasan. Hal tersebut mungkin terdengar sepele dan sangat bodoh. Kenapa seseorang melakukan tindakan yang tidak berperikemanusiaan hanya karena emosi?
Nyatanya, cara seseorang merespon emosi yang timbul dalam dirinya itu berbeda-beda. Sebagian orang memiliki tempramental yang buruk sehingga sangat sulit bagi orang tersebut untuk meredam rasa marahnya. Berikut ini lima hal yang bisa kamu lakukan ketika tersulut marah, semoga bisa membantu kamu agar tidak malah menyakiti orang di sekitar.
1. Minum Segelas Air
Ketika kamu tengah terlibat suatu perdebatan dengan orang lain sampai kepalamu rasanya ingin meledak karena merasa kesal, raihlah segelas air agar kamu menjadi lebih tenang. Sebagaimana yang dipaparkan economictimes.indiatimes.com, emosi-emosi negatif seperti rasa marah, permusuhan, kebingungan, ketegangan, sampai kelelahan ditemukan meningkat karena dehidrasi.
Dengan menenggak segelas air mineral, tubuhmu akan kembali terhidrasi dan otak akan kembali berpikir dengan jernih.
2. Pikirkan Hal yang Membahagiakan
Akan terasa sulit untuk marah ketika wajahmu tersenyum karena memikirkan hal-hal yang membahagiakan. Maka dari itu ketika pikiranmu dipenuhi oleh banyak negativity yang membuat emosi, alihkan pikiranmu dengan segera pada hal-hal menyenangkan. Ketika kamu kembali ke masalahmu di masa sekarang, nantinya kamu akan bisa menanganinya dengan pikiran yang lebih tenang dan terbuka.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Hasil Tes DNA Membuktikan Ibu Norma Risma Hamil Anak Kandung Rozy, Benarkah?
3. Hitung Sampai Sepuluh
Saat kamu merasa benar-benar marah sampai rasanya ingin berteriak dan memukul sesuatu, berhitunglah sampai sepuluh. Menunda amarahmu selama beberapa detik justru bisa membuatnya mereda. Kalau sekiranya sepuluh tak cukup untuk mendinginkan darah yang mendidih, kamu bisa menambahkan hitungannya sesukamu.
4. Bernafaslah Dengan Benar
Ketika seseorang sedang sangat marah, tempo nafasnya cenderung lebih cepat dan menderu. Ini disebabkan karena detak jantung yang berdetak lebih cepat saat emosi mulai terpancing. Maka ketika sedang marah, tarik nafas yang dalam lalu hembuskan dengan rileks. Lakukan berulang-ulang sampai pikiranmu kembali mengambil alih tubuh yang sempat dikontrol oleh emosi itu.
5. Menjauhlah
Berada di dekat orang lain ketika kamu merasa marah bisa saja membahayakan orang tersebut. Kalau kamu tahu perilaku burukmu yang suka menyakiti seseorang kalau sedang marah, lebih baik pergi dan menjauhlah. Beri dirimu waktu untuk merenung sendirian. Jangan temui siapapun sampai kamu merasa cukup tenang.
Itu dia lima hal yang bisa kamu lakukan untuk meredam amarah. Semoga membantu, semoga tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
ENHYPEN Umumkan Tur Dunia BLOOD SAGA, Siap Guncang Amerika Sampai Eropa!
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Lee Chae Yeon Umumkan Comeback April di Bawah Naungan Agensi Baru!
-
Acara Park Bo Gum "The Village Barber" Konfirmasi Adanya Musim ke-2!
-
VIVA LA LISA! Lisa BLACKPINK Siap Guncang Panggung Megah Las Vegas
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
5 Cleanser Kolagen Korea agar Wajah Tidak Kusam dan Tetap Elastis
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Wajah Kusam Polusi? Ini 5 Sheet Mask Charcoal untuk Detoks Kulit!
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
Terkini
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Narasi Politik yang Setengah Jadi di Balik Kampanye Sekolah Gratis
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup