Kabar hangat menyapa penggemar Madura United. Salah satu bek kiri yang pernah jadi andalan, Novan Setya Sasongko resmi kembali bergabung bersama mereka untuk musim BRI Super League 2025/2026.
Pemain berusia 35 tahun itu didatangkan dengan status pinjaman dari PS Barito Putera. Meski berstatus pemain baru, Novan sejatinya bukan wajah asing di tubuh Laskar Sape Kerrab.
Selama tiga musim dari 2021 hingga 2024, ia telah mengoleksi 73 penampilan bersama Madura United. Sang pesepak bola tampil konsisten di sektor bek kiri, memperkuat lini pertahanan sekaligus memberi ketenangan di belakang.
Kembalinya Novan langsung disambut hangat oleh manajemen klub. Manajer tim, Umar A. Wachdin menyebut kehadiran Novan bukan hanya penting secara teknis, tapi juga secara emosional.
"Dia bukan hanya datang sebagai pemain berpengalaman, tapi juga sosok yang memahami karakter dan semangat Madura United. Dalam proses membangun tim yang solid, pengalaman Novan sangat berharga," ungkap Umar sebagaimana mengutip ileague.id pada Jumat (25/7).
Di bawah komando pelatih Angel Alfredo Vera, Novan sudah mengikuti sesi latihan sejak Kamis (24/7) di Yogyakarta. Ia tampak antusias berbaur dengan rekan setim barunya, termasuk bintang seperti Lulinha.
Kembalinya Novan bukan tanpa alasan. Madura United ingin membangun ulang pondasi mereka setelah musim 2024/25 yang mengecewakan. Hampir terdegradasi, tim ini sempat berada di zona merah untuk waktu yang lama.
Presiden klub, Achsanul Qosasi, telah menetapkan target yang tegas. Madura United harus kembali bersaing di 10 besar klasemen Super League musim ini.
Antusiasme Novan Setya Sasongko untuk Madura United
Menyadari tanggung jawab besar itu, Novan menyatakan siap memberikan yang terbaik. Baginya, Madura United bukan sekadar klub, melainkan keluarga yang telah memberinya banyak pengalaman berharga.
"Saya sangat antusias, karena Madura United sudah seperti keluarga saya juga. Saya akan mencoba sekuat tenaga untuk membantu Madura United meraih targetnya musim ini," kata Novan.
Kualitas dan mentalitas Novan memang bukan sesuatu yang bisa diremehkan. Ia dikenal memiliki pertahanan yang kokoh, visi bermain yang matang, dan kontribusi signifikan saat tim membangun serangan dari sisi kiri.
Dengan keseimbangan bertahan dan menyerang, Novan dipercaya bisa kembali jadi andalan. Kombinasi antara jam terbang, kematangan taktik, dan loyalitas, menjadikannya aset penting di lini belakang.
Madura United memang sedang dalam masa transisi. Mereka memerlukan sosok yang bisa jadi pemimpin di lapangan, sekaligus menjadi mentor bagi pemain muda yang tengah berkembang.
Novan punya kualitas itu. Ia bukan hanya sebatas 'pemain lama pulang kandang', tapi juga tumpuan harapan untuk kebangkitan Madura United.
Kesediaannya kembali memperkuat Madura United bukan hanya soal taktik atau strategi. Ada ikatan emosional yang kuat antara dirinya dan klub. Sebuah relasi yang bisa memantik semangat di ruang ganti.
Kini, semua mata tertuju pada laga-laga awal musim. Apakah kehadiran Novan akan memberi dampak langsung? Atau butuh waktu untuk menyatu dengan sistem baru di bawah pelatih Alfredo Vera?
Yang jelas, Novan datang bukan untuk bersantai. Target sudah ditetapkan, dan tanggung jawab berada di pundaknya bersama rekan-rekan lainnya.
Tentu bukan hal mudah memang membawa Madura United kembali bersaing di papan tengah atas. Tapi dengan mentalitas bertarung, konsistensi performa, dan pengalaman, peluang itu masih sangat terbuka.
Terakhir, kembalinya Novan Setya Sasongko ke Madura United bukan sekadar nostalgia. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat pertahanan dan menyuntikkan pengalaman ke dalam tim. Jika semua elemen bersinergi, target finis di 10 besar bukan mustahil untuk diraih.
Baca Juga
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
-
Less Waste Bukan Cuma Pilah Sampah, Pencegahan Hulu ke Hilir Masih Tabu?
-
Less Waste Hulu ke Hilir: Mengapa Pencegahan Sampah Harus Jadi Prioritas?
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
Artikel Terkait
-
BRI Super League: Kisah Adam Przybek Cicipi Tantangan Baru di Luar Eropa
-
Bali United Komitmen Regenerasi, Bisa Tetap Eksis di Musim 2025/2026?
-
Here We Go! 2 Eks Persib Bandung Jadi Pemain Baru MU
-
Satu Paket, Malut United Umumkan Kedatangan Ciro Alves dan Tyronne Del Pino
-
Gustavo Franca Siap Mulai Perjalanan Baru bersama Persija Jakarta
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Porsche Sulap Woody dan Buzz Lightyear Jadi Mobil Sport Jelang Toy Story 5
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terkini
-
What's Wrong With Secretary Kim: Sinematografi Romansa dan Misteri Menyatu
-
Lee Joon Gi Comeback usai 3 Tahun, Perankan Sosok Ayah di Drama kiDnap GAME
-
Nothing Uncovered: Kisah Jurnalis yang Kehilangan Kendali atas Kebenaran
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
-
Catat Tanggalnya! Evan Eks ENHYPEN Siap Debut Solo Lewat Single Ride Or Die