Pelecehan seksual adalah masalah yang sering terjadi di berbagai tempat, salah satunya adalah angkutan umum. Pelecehan seksual tidak memandang gender dan usia, namun perempuan terus tercatat sebagai korban paling banyak atas kejadian tersebut. Hal ini disebabkan karena perempuan kerap dijadikan objek seksual semata dan dianggap tak berdaya.
Oleh sebab itu, bagi perempuan penting sekali mengetahui bagaimana cara terhindar dari pelecehan seksual di angkutan umum. Nah, agar selalu aman, berikut lima cara terhindari dari pelecehan seksual di angkutan umum yang wajib dipahami.
Cara Menghindari Pelecehan Seksual di Angkutan Umum
1. Usahakan untuk Tidak Tidur dalam Angkutan Umum
Saat berada di angkutan umum, usahakan jangan tidur. Tetaplah terjaga meski kantuk datang menyerang. Sebab perempuan yang tidur dalam angkutan umum adalah sasaran empuk pelecehan seksual. Kamu juga lebih sulit melindungi diri dari pelaku pelecehan jika dalam keadaan tidur.
BACA JUGA: International Stand Up to Bullying Day dan Masalah Perundungan di Dunia
2. Hindari Gadget
Membunuh rasa bosan selama dalam angkutan umum memang bisa disiasati dengan scrolling dunia maya. Tapi terlalu asik dengan gadget akan membuat kamu sulit mendeteksi gestur pelaku pelecehan yang mencurigakan, karena tingkat kewaspadaan yang menurun.
Saat-saat seperti itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk mengambil kesempatan melakukan aksi bejatnya tersebut.
3. Bawa Alat Pertahanan Diri
Tidak semua perempuan bisa ilmu bela diri. Oleh karena itu, untuk melindungi diri saat terjadi pelecehan seksual, kamu bisa menyiapkan alat pertahanan diri, seperti pisau, minyak wangi, semprotan merica, dan lainnya.
Jangan pernah tinggalkan alat-alat tersebut dari dalam tas. Karena kamu tidak akan pernah tahu kapan pelecehan akan terjadi padamu.
4. Pilih Gerbong Perempuan
Jika kamu memilih KRL karena termasuk transportasi yang nyaman, maka kamu bisa memilih gerbong perempuan untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual. Dengan begitu kamu bisa selalu merasa aman di perjalanan.
BACA JUGA: Pilih Resign Kerja karena Ogah Transit di Stasiun Manggarai, Wajarkah?
5. Duduk di Dekat Pintu
Mengambil posisi duduk di dekat pintu dalam angkutan umum akan memudahkan kamu lari saat akan terjadi pelecehan seksual. Jika terpaksa duduk di posisi tengah, maka kamu bisa menggunakan cara-cara sebelumnya untuk menghindari pelecehan seksual.
Nah, itu tadi beberapa cara menghindari pelecehan seksual di angkutan umum yang wajib dipahami perempuan.
Jangan lupa untuk mencatat nomor-nomor penting dari petugas kendaraan umum. Dengan begitu, kamu akan dengan mudah melaporkan jika ada kejadian pelecehan yang disertai dengan bukti.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Penting! Begini 4 Cara Mencegah Stunting sejak Dini
-
5 Fakta Sungai Muda Malaysia yang Bikin Warganya Panik Membeli Air Sebanyak Mungkin
-
Jangan Ngasal, Yuk Kenali Dulu Risiko dan Perawatan Pasca Operasi Hidung
-
4 Jenis Operasi Hidung yang Enggak Cuma Bikin Mancung, Sudah Tahu Belum?
-
Catat! Ini 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Operasi Hidung
Artikel Terkait
-
Siapa Perempuan Insial APA? Saksi Sekaligus Teman Agnes Gracia Yang Bocorkan 'Perbuatan Tidak Baik' David ke Mario Dandy
-
Kronologi Pelecehan Seksual Unand, Tersangka Pura-pura Menginap di Kos Calon Korban
-
Teman Agnes Inisial APA, Bocorkan Perlakuan Tak Menyenangkan David kepada Mario Dandy hingga Berujung Penganiayaan
Lifestyle
-
Cuma 962 Gram! Lenovo Yoga Slim 7i Buktikan Ringan Tak Berarti Lemah
-
Nggak Harus Baru, 5 HP Flagship Bekas Rp2-3 Jutaan yang Masih Worth It
-
Bantu Jaga Skin Barrier, Ini 5 Cleanser Low pH dengan Formula Gentle
-
5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori
-
4 Brightening Micellar Water Tanpa Parfum Solusi Buat Wajah Cerah dan Sehat
Terkini
-
The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
-
Ulasan Wedding Impossible: Mengkritisi Norma di Balik Tuntutan Menikah
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme