Baru-baru ini, jagat pemberitaan nasional dihebohkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy yang merupakan anak pejabat Direktorat Jendral Pajak, Rafael Alun. Selain kasus penganiayaan, Mario Dandy juga disorot karena diketahui sering membagikan postingan yang berisi pamer harta seperti kendaraan mewah di media sosial.
Perilaku Mario Dandy dapat dikategorikan sebagai flexing. Adapun flexing menurut Cambridge Dictionary memiliki definisi yaitu menampilkan suatu hal yang dimiliki atau diraih namun dengan cara yang tidak menyenangkan bagi orang lain. Menyoal tentang tindakan flexing ini, berikut adalah dampak buruk yang ditimbulkan dari perilaku tersebut:
1. Jadi serba memaksakan keadaan
Dampak buruk bagi seseorang yang gemar flexing adalah memaksakan keadaan. Individu yang gemar pamer lambat laun semakin ingin menunjukkan apa yang ia punya. Jika dalam suatu keadaan tidak bisa lagi flexing, maka orang tersebut akan memaksakan bagaimanapun caranya agar dapat kembali pamer baik di dunia nyata maupun media sosial. Tak jarang demi pamer seseorang rela melakukan tindakan tak terpuji seperti menipu atau mencuri.
2. Sulit membedakan teman yang tulus atau yang hanya ingin memanfaatkan kekayaan kamu saja
Individu yang gemar flexing sangat mungkin memiliki banyak teman. Hal ini didasari bahwa manusia tentu menginginkan hidup mapan dan kekayaan. Namun, memiliki banyak teman tidak selalu mendatangkan kebaikan. Adakalanya memiliki teman yang banyak membuat kita tidak bisa membedakan teman yang benar-benar tulus dengan yang hanya memanfaatkan kemapananmu saja.
3. Semakin mengganggu kepribadian dan semakin ingin terus mendapatkan perhatian
Biasanya seseorang melakukan flexing agar diakui keberadaannya oleh orang sekitar. Hal buruknya, jika seseorang sudah terbiasa pamer kekayaan, maka lambat laun akan semakin membutuhkan perhatian atau apresiasi dari orang lain. Dia akan melakukan berbagai cara agar dapat selalu diakui sebagai orang yang mapan dalam pergaulannya.
4. Menimbulkan aksi pencurian
Gemar flexing atau pamer entah di keseharian maupun media sosial juga bisa mendatangkan marabahaya seperti pencurian, loh. Orang yang senang memposting foto yang menunjukkan kekayaannya seperti kendaraan dan rumah mewah sangat mungkin terkena tindakan kriminal. Hal ini karena melalui postingan di media sosial, orang yang tidak bertanggung jawab dapat mengetahui harta seseorang sehingga pencuri akan mencari cara untuk melakukan tindak kriminalnya.
Nah, itu tadi adalah dampak buruk yang ditimbulkan dari perilaku flexing alias pamer. Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadikan kita tidak terjebak dalam perilaku tak terpuji yaitu flexing dan kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tundukkan Bahrain, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor Asia Tenggara di Ronde 3
-
Optimis ke Piala Dunia 2026, Ini Potensi Lawan Timnas Indonesia di Ronde Keempat
-
Pratama Arhan Main di K-League, Ini Rangkingnya di Jajaran Liga Top Asia
-
Rekap Tim Asia Tenggara di Pekan Perdana Piala Asia 2023, Thailand Menang!
-
Ini Pemain Indonesia yang Masuk dalam Daftar Unggulan di Malaysia Open 2024
Artikel Terkait
-
Viral Mobil Mewah Lexus Diduga Milik Dedi Mulyadi Dikawal Patwal, Ternyata Nunggak Pajak
-
Kapan Pemutihan Pajak Kendaraan Jogja Tahun 2025 Dibuka? Ini Info Tanggalnya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng 2025, Kapan Batas Akhirnya?
-
Niat Bayar Pajak Kendaraan, Wanita Ini Syok Lihat Data Tilang Elektronik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim 2025 Kapan Dibuka? Jangan sampai Ketinggalan, Cek Jadwalnya!
Lifestyle
-
Biar Makin Fresh di Weekend, Sontek 4 Outfit Lucu ala Kim Hye Yoon!
-
Anti Ribet, Ini 4 Ide Outfit Harian Cozy ala Siyoon Billlie yang Bisa Kamu Tiru
-
4 Gaya Kasual Kekinian ala Choi Jungeun izna yang Menarik untuk Disontek
-
Anak Hukum tapi Stylish? 5 Look Simpel tapi Classy ala Ryu Hye Young
-
4 Look Girly Simpel ala Punpun Sutatta, Cocok Buat Hangout Bareng Bestie
Terkini
-
Asnawi Mangkualam Perkuat ASEAN All Stars, Erick Thohir Singgung Kluivert
-
Cinta dalam Balutan Hanbok, 4 Upcoming Drama Historical-Romance Tahun 2025
-
Emansipasi Tanpa Harus Menyerupai Laki-Laki
-
Stray Kids Raih Sertifikasi Gold Keempat di Prancis Lewat Album HOP
-
Ulasan Novel 1984: Distopia yang Semakin Relevan di Dunia Modern