Perkembangan globalisasi masa kini menuntut karyawan untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Tuntutan dan tekanan dalam pekerjaan mengharuskan individu untuk mampu lebih banyak berkontribusi bagi kemajuan perusahaannya. Meskipun demikian, tidak semua karyawan mampu bertahan dalam situasi tertekan saat bekerja bahkan dapat mengakibatkan burnout ketika bekerja.
Burnout merupakan sebuah kondisi kelelahan fisik, mental maupun emosional yang dialami oleh individu dalam jangka waktu lama serta adanya keterlibatan emosional dirasakan cukup tinggi. Mc Ghee menyebutkan bahwa kondisi burnout yang dialami seseorang kemudian memicu dampak negatif bagi individu tersebut yaitu semangat kerja yang menurun, adanya sikap sinisme dalam bekerja, munculnya perasaan ditolak oleh lingkungan, merasa gagal serta rendahnya self esteem individu tersebut.
Kondisi burnout jika dibiarkan terus menerus akan berdampak terhadap berubahnya kondisi psikologis yang dialami karyawan akibat reaksi kerja yang tidak menguntungkan baginya. Adapun wujud dari perubahan tersebut menurut Sujipto yaitu berupa kelelahan fisik, kelelahan emosional dan kelelahan mental karena bekerja dalam situasi yang menuntut keterlibatan emosional sehingga membuat individu tersebut kurang nyaman dalam menjalankan tugasnya.
Berikut 4 cara yang dapat dilakukan untuk bangkit kembali dari kondisi burnout saat bekerja:
1. Self efficacy
Hal pertama yang dapat dilakukan oleh individu yaitu meningkatkan self efficacy sehingga mampu menilai kemampuan yang dimiliki saat melakukan tugas maupun tindakan yang diperlukan untuk mencapai performansi tertentu.
Bandura menyebutkan bahwa individu yang memiliki self efficacy yang tinggi, ketika dihadapkan dengan situasi yang menekan akan berusaha lebih keras dan berani untuk menetapkan target atau tujuan yang akan dicapai.
Self efficacy ini disinyalir dapat mengurangi stress kerja yang dialami karyawan dan bukan tidak mungkin kondisi burnout pun dapat teratasi serta dapat kembali bersemangat dalam menjalankan pekerjaan.
2. Kurangi multitasking
Melakukan banyak hal pada waktu yang bersamaan tentu saja sangat melelahkan, untuk itu perlu disadari bahwa lakukanlah pekerjaan satu persatu namun dapat terselesaikan dibandingkan dengan melakukan banyak pekerjaan tetapi tidak satupun selesai dengan maksimal. Alangkah baiknya setelah selesai mengerjakan suatu pekerjaan dapat beralih ke pekerjaan lainnya.
BACA JUGA: Orang Tua Wajib Tahu, 4 Tips Mengatasi Si Kecil Rewel saat Bersilaturahmi
3. Menjadi pribadi positif
Kemampuan berpikir positif ini dapat terus dilatih salah satunya yaitu mengupayakan berada dilingkungan yang baik pula hingga akhirnya dapat tertular energi positif dari orang lain.
Setiap beban kerja yang dihadapi dipandang secara positif dan tentu saja dapat menghambat masuknya energi negatif yang dapat mengganggu performa individu dalam bekerja. Pribadi yang memiliki energy positif cenderung memiliki pola pikir berfokus kepada kebaikan dalam situasi apapun.
4. Istirahat cukup
Jangan paksakan diri untuk begadang pada malam hari dan melakukan hal-hal yang dapat memicu dampak psikologis lainnya. Istirahat yang cukup dapat membantu mengembalikan mood serta meningkatkan kembali konsentrasi saat beraktivitas. Oleh sebab itu, penting untuk dapat memiliki waktu istirahat yang cukup demi dapat bangkit dari burnout.
Demikianlah 4 hal yang bisa dilakukan untuk dapat bangkit kembali dari burnout dan bekerja lebih produktif demi memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan tempat bekerja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Kopitiam Murni 99, Spot Kuliner 24 Jam di Jambi dengan Cita Rasa Autentik
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Moisturizer untuk Base Makeup, Bikin Riasan Lebih Nempel dan Flawless
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
Terkini
-
Sinopsis Avatar: The Last Airbender 2, Upaya Aang Cs hingga ke Ba Sing Se
-
Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada
-
Toy Story 5 Angkat Fenomena Screen Time Addiction pada Anak-Anak
-
Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator
-
Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Misteri Ritual Kuno yang Mencekam!