Toxic positivity pada lingkungan kantor mungkin sulit untuk dikenali karena pada dasarnya semua pekerjaan membutuhkan dedikasi yang tinggi. Namun sebagai pekerja kamu harus mengetahui dampak negatif dari adanya toxic positivity yang ada di lingkungan kantor agak bijak menanggapi dan menyikapi.
Berikut 3 dampak dari toxic positivity di lingkungan kantor yang bisa kamu simak di bawah ini:
BACA JUGA: 4 Tips Nabung Buat Kamu yang Boros, Tetapkan Tujuan dan Target!
1. Ingin menerapkan kondisi positif pada segala suasana dan kondisi
Bekerja dilingkupi oleh toxic positivity hanya membawamu pada kondisi dimana segala situasi kantor harus dihadapi dengan reaksi positif. Kamu jadi sungkan untuk mengkomunikasikan kesulitan yang sedang kamu hadapi kepada rekan kantor atau atasan.
Menjalani pekerjaan dengan berusaha menganggap semua hal adalah sesuatu yang positif hanya akan melelahkanmu saja. Padahal lingkungan kerja yang baik adalah dimana kamu dapat saling terbuka ketika menghadapi kesulitan yang sedang dihadapi.
BACA JUGA: Jangan Ragu, Ini 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Menjauhi Orang yang Pesimis
2. Tidak memiliki batasan waktu kerja
Bekerja penuh dedikasi adalah hal yang baik dilakukan. Selain meningkatkan semangat kerja kepada rekan tim, dedikasi menunjukkan kamu selalu sungguh-sungguh mengerjakan setiap tugas yang kamu tangani. Namun bekerja tetap memiliki batasannya sendiri.
Serajin-rajinnya kamu bekerja jangan sampai kamu mengorbankan waktu istirahat untuk terus-terusan melakukan pekerjaan. Kenalilah waktu untuk bekerja dan beristirahat dapat saling beriringan. Tanpa istirahat yang cukup kamu akan mudah kelelahan dan berakibat pada kesehatan.
BACA JUGA: 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Bisa Merusak Rambut, Jangan Anggap Sepele!
3. Kurang realistis menentukan target kerja
Mencapai target pekerjaan adalah sesuatu yang dikejar oleh semua pekerja. Dengan target pekerjaan akan jadi lebih terukur dan pengerjaannya dapat dilakukan dengan sistematis. Namun ketika bekerja diiringi oleh toxic positivity menentukan target akan rentan dengan sikap yang kurang realistis sebab beranggapan bahwa attitude positif dapat membantu di segala situasi yang mana jika tidak dipilah dan dicermati maka hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga dengan percuma.
Saat membicarakan target kamu dan tim perlu untuk melihat realita yang terjadi agar solusi yang diberikan efektif guna memenuhi kebutuhan target kantor.
Itu dia dampak dari toxic positivity di kantor. Memang sikap positif dibutuhkan agar pekerjaan terasa lebih ringan, namun jika berlebihan maka dampaknya juga tidak akan baik pada akhirnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Kiat Kerja Kelompok dengan Efektif, Anti-Ribet dan Drama!
-
4 Rekomendasi Drakor Dibintangi Park Hae Jin, Terbaru Ada The Killing Vote
-
4 Film dan Drama yang dibintangi oleh Ahn Jae Hong, Terbaru Ada Mask Girl
-
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Kisah Vampir, Tidak Selalu Seram!
-
Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan
Artikel Terkait
-
Hasan Nasbi Suruh Jurnalis Tempo Masak Kepala Babi, Ustaz Felix Siauw: Gak Ada Adab!
-
Tolak UU TNI, Muncul Gerakan Lawan Dari Kantor: Himpun Donasi hingga Ajakan Berbaju Hitam Tiap Hari
-
Libur Idul Fitri, Lebih dari 100 Kantor Cabang Layanan Terbatas BRI Tetap Layani Nasabah
-
Legislator Gerindra Minta Polisi Ungkap Pelaku Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Kantor Tempo
-
Di Balik Gaun Pengantin, Luka Psikologis Pernikahan Dini
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Bisnis Musiman Pasca-Lebaran: Peluang yang Masih Bisa Digali
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa