Jelang ajang FIFA Series 2026, timnas Indonesia sepertinya mulai memanaskan kembali rumor-rumor mengenai pemain keturunan baru yang nantinya akan dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.
Melansir dari akun Instagram @arstiptimnas, dua penyerang keturunan Indonesia, Luke Vickery dan Ilias Alhaft dikabarkan tengah diincar oleh PSSI guna membuka peluang untuk dinaturalisasi.
Kabar ini sendiri langsung dikonfirmasi oleh salah satu akun di laman sosial media Twitter/X, @vino_alvino_ yang menyebut kedua pemain tersebut tengah dihubungi oleh PSSI. Akan tetapi, Luke Vickery sendiri mengaku sudah berkomunikasi dengan pelatih baru timnas Indonesia, yakni John Herdman. Sementara itu, Ilias Alhaft mengaku masih belum ada pembicaraan baik dari PSSI sendiri maupun dari John Herdman.
“Luke Vickery mengaku sudah berkontak dengan John Herdman. Sementara Ilias Alhaft (28) mengaku tidak pernah ada sama sekali komunikasi dengan PSSI per malam ini,” tulis pernyataan akun Twitter/X @vino_alvino_.
Rumor ini sendiri berhembus setelah Luke Vickery mengakui jika dirinya memiliki darah Indonesia dari leluhurnya. Melansir dari beberapa sumber di laman berita Suara.com, penyerang kelahiran Australia ini juga menyebut cukup terbuka jika nantinya dirinya ditawari membela timans Indonesia di masa yang akan datang.
Di sisi lain, nama Ilias Alhaft sendiri memang bukanlah nama yang asing bagi pecinta timnas Indonesia. Winger keturunan Belanda-Indonesia ini memang sudah sejak lama dikaitkan akan dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia. Bahkan, sejak tahun 2022 silam, dirinya mengaku cukup terbuka jika nantinya tenaganya diperlukan untuk membela timnas Indonesia.
Namun, apakah memang kedua pemain yang sama-sama berposisi sebagai penyerang tersebut memang saat ini diperlukan oleh timnas Indonesia?
Dua Striker Siap Masuk Timnas, Persaingan Lini Depan Makin Ketat!
Jika nantinya Luke Vickery dan Ilias Alhaft benar-benar dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia, tentunya hal ini akan membuat peta persaingan pemain diaspora di lini depan skuad garuda kian ketat.
Melansir dari laman transfermarkt, saat ini, timnas Indonesia memiliki beberapa pemain keturunan yang bisa mengisi posisi lini depan.
Beberapa nama seperti Ole Romeny, Rafael Struick, Jens Raven, Ragnar Oratmangoen, Adrian Wibowo dan Mauro Zijlstra adalah beberapa nama penyerang yang bisa menjadi opsi timnas Indonesia di lini depan. Sebagian besar nama tersebut juga sudah pernah debut di timnas Indonesia senior.
Tentunya dengan kehadiran Luke Vickery dan Ilias Alhaft nantinya akan kian memperdalam kedalaman skuad timnas Indoensia di lini depan. Namun, bukan tak mungkin kemungkinan besar akan ada beberapa nama pemain yang diprediksi akan tersisihkan jika kedua nama tersebut benar-benar dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia.
Dua nama yang kemungkinan akan tersisihkan jika Luke Vickery dan Ilias Alhaft dinaturalisasi adalah Rafael Struick dan Jens Raven. Nama Rafael Struick sendiri memang jadi pemain adalan di lini depan timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kendati bukanlah seorang striker murni, pemain yang kini membela klub Dewa United tersebut memang bisa diposisikan sebagai seorang penyerang.
Namun, menurunnya performa pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut dalam beberapa tahun terakhir jadi indikasi jika dirinya bisa saja tersisihkan dari skuad utama timnas Indonesia. Lalu, adapula nama Jens Raven yang kini juga masih belum menjalani debut bersama timnas Indonesia senior.
Pemain yang kini berseragam klub Bali United tersebut baru mencatatkan caps bersama timnas Indonesia U-20 dan U-23. Sementara itu, dirinya belum pernah memiliki caps bersama timnas Indonesia senior. Hal inilah yang bisa membuat dirinya berpeluang tersisihkan dari timnas Indonesia senior.
Kini, kita akan menunggu apakah kedua pemain keturunan tersebut benar-benar akan dinaturalisasi dan siapa yang nantinya akan tersisih dari timnas Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
Merayakan Kemerdekaan?