Pindah ke kantor baru sama artinya membuka kesempatan atau peluang kerja menjadi lebih luas daripada sebelumnya. Akan ada perbedaan-perbedaan yang nantinya menjadi tes bagimu untuk meneguhkan diri bekerja di kantor yang baru.
Agar perjalanan karirmu mulus dan mudah disukai kawan di kantor baru berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan dan coba. Simak ya:
BACA JUGA: Pelajar Merapat! Ini 4 Tips Hemat untuk Mendapatkan Buku Bacaan!
1. Aktif mengucapkan salam terlebih dahulu
Selain rajin memperkenalkan diri di kantor hal yang perlu kamu perhatikan saat tiba di kantor baru adalah aktif menyapa teman kerja yang bekerja di sana. Ketika baru datang ke kantor sapa semua karyawan yang kamu temui mulai dari security hingga rekan kerja satu divisi.
Dengan aktif menyapa staff di kantor kamu akan mendapatkan label positif dari teman sekitar. Kamu dinilai aktif untuk merekatkan diri di kantor baru serta tidak ragu untuk berkenalan dengan siapa saja terlebih dahulu. Mampu mengurangi kecanggungan di antara rekan lain adalah nilai plus yang akan kamu terima saat bisa beradaptasi di lingkungan kerja yang baru.
BACA JUGA: 7 Tips untuk Berhenti Kecanduan Main HP, Kamu Patut Mencobanya!
2. Ikut berbaur saat istirahat makan siang
Waktu makan siang adalah waktu dimana kamu bisa dengan bebas ngobrol dengan rekan kerja atau tim beda divisi. Manfaatkanlah waktu ini untuk berbaur dengan kawan-kawan kerja yang baru. Usahakan untuk tidak makan sendirian di meja ya.
Saat jam makan siang kantor kamu suasana akan jadi lebih cair karena waktu itulah digunakan karyawan lain untuk bersenda gurau setelah lelah bekerja. Kamu dapat menyimak obrolan dan sesekali ikut bercanda di dalamnya ya. Dengan begitu mereka akan memandangmu sebagai karyawan supel yang mudah untuk diajak bergaul.
BACA JUGA: 6 Pilihan Pekerjaan yang Cocok untuk INTP, Si Introvert yang Perfeksionis!
3. Tidak ragu menawarkan dan menerima bantuan
Tidak semua pekerjaan akan begitu saja mudah dipahami. Meskipun jabatanmu sama dengan kantor sebelumnya akan ada pengetahuan lain yang bertambah di tempat kerjamu yang baru. Untuk itulah penting bagi kamu untuk tidak ragu menerima bantuan di kala kamu membutuhkan.
Terima tawaran dari seniormu yang sudah lebih dulu menguasai medan kerja. Pandang bantuannya sebagai wadah untukmu belajar menjadi karyawan yang lebih baik lagi. Sebaliknya bila kamu menemui rekan yang kesulitan kamu bisa menawarkan diri kepadanya untuk memberikannya bantuan.
Itulah ketiga tips yang bisa kamu lakukan agar transisi lingkunganmu dari kantor lama ke kantor baru mulus tanpa hambatan. Semoga kariermu semaki lancar dan bersinar ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Kiat Kerja Kelompok dengan Efektif, Anti-Ribet dan Drama!
-
4 Rekomendasi Drakor Dibintangi Park Hae Jin, Terbaru Ada The Killing Vote
-
4 Film dan Drama yang dibintangi oleh Ahn Jae Hong, Terbaru Ada Mask Girl
-
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Kisah Vampir, Tidak Selalu Seram!
-
Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan
Artikel Terkait
-
Pelajar Merapat! Ini 4 Tips Hemat untuk Mendapatkan Buku Bacaan!
-
7 Tips untuk Berhenti Kecanduan Main HP, Kamu Patut Mencobanya!
-
Tips Mengatasi Kulit Kering selama Musim Kemarau, Gunakan 4 Bahan Alami ini!
-
3 Tips Healing Murah, Kamu Patut Mencobanya!
-
5 Tips Memilih Baju untuk Ibu Hamil, Nyaman Adalah yang Terpenting
Lifestyle
-
5 Rekomendasi Drama Korea Parenting: Ada Positively Yours hingga Our Universe
-
Bye Komedo hingga Bruntusan! Ini 4 Clay Mask Kandungan Glycolic Acid
-
4 Rekomendasi HP dengan Baterai Jumbo dan RAM Besar, Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
4 Moisturizer Gel Salicylic Acid Rp30 Ribuan, Atasi Jerawat Kulit Berminyak
-
Tecno Camon 50 Series Hadir Hari Ini di Indonesia, Dibekali Sensor Sony LYTIA 700C
Terkini
-
Belajar dari China, Sampah Makanan MBG Berpotensi Jadi Biodiesel
-
Manchester Is Red! MU Naik ke Peringkat 4 usai Terus Menang
-
Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global
-
Kartu Pokemon Milik Logan Paul Laku Fantastis, Tembus Rp277 Miliar
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai