Mahasiswa yang merantau untuk mencari perguruan tinggi di luar kampung halamannya tentunya membutuhkan tempat tinggal sementara. Biasanya mereka mengincari penginapan bulanan atau tahunan dengan ukuran hanya sekamar. Ini lebih dikenal dengan kos.
Kos selalu menjadi pilihan bagi mahasiswa rantauan untuk dijadikan tempat tinggal sementara yang di mana digunakan untuk berisitirahat dan bahkan ada juga yang menggunakan untuk nongkrong malam setelah seharian kuliah.
Ketika sudah mendapatkan kos yang dipilih, biasanya pada umumnya akan bertemu penyewa kos yang lebih duluan tinggal di kos tersebut. Penyewa juga biasanya merupakan mahasiswa yang mungkin bisa satu kampus, satu fakultas atau bahkan satu prodi.
BACA JUGA: 4 Zodiak Tidak Ragu Berhubungan dengan Pasangan Berpenghasilan Lebih Rendah
Saya akan membagikan pengalaman saya dalam menjalin relasi dengan teman kos saya sendiri yang nantinya bisa bermanfaat untuk kamu yang nantinya akan tinggal di kos. Karena ini cukup untuk menambah wawasanmu dan bisa juga menjadi sumber informasi. Mari simak pembahasannya.
Beranikan diri untuk memperkenalkan diri duluan
Jika kamu sudah mendapat kos dan bertemu teman baru di sana, maka kamu harus memberanikan diri untuk bersosial di sana. Kepercayaan diri bisa kamu asah sendiri dengan hal sesederhana itu dengan membuka relasi hanya dengan menyapa dan memperkenalkan diri duluan.
Ingatlah dalam momen saling mengenal merupakan waktu yang krusial bagi mereka untuk mendapatkan first impression kamu. Jadi, kamu juga harus bisa bersikap ramah untuk memancing mereka untuk terbuka lebih lanjut untuk berinteraksi dengan kamu.
BACA JUGA: 7 Manfaat Makan Pakai Tangan, Meningkatkan Keterhubungan dengan Makanan!
Luangkan waktu untuk deeptalk
Setelah mengenal orangnya, selanjutnya penting juga bagi kamu untuk mengajaknya deeptalk untuk memulai pendekatan lembut dengan teman kos supaya bisa mendapatkan pengalaman berharga atas cerita kehidupan mereka.
Dengan deeptalk, biasanya orang akan memberitahu prinsip hidup yang dia pegang dan masih dipegang teguh olehnya. Itu tentunya bisa menjadi referensi kamu untuk menentukan keputusan dalam hidupmu ke depannya. Selain itu, mereka bisa terbuka untuk menceritakan masalah yang pernah dihadapi serta bagaimana mereka menyelesaikannya dengan cara mereka sendiri. Jadi, itu bisa menjadi insight berharga untuk kamu nantinya.
Kasih kepercayaan untuk menjaga barangmu
Kamu harus bisa memberikan kepercayaanmu kepada teman kosmu. Itu cukup penting karena itu akan membuat mereka merasa dihargai dan mereka akan berpikir untuk berusaha semampu mereka menjaga kepercayaan darimu.
Mungkin efeknya akan lambat terasa, tapi jauh ke depan itu penting ketika kamu sedang kesulitan dan sangat butuh bantuan mereka. Misalnya kita ambil contoh kamu membawa motor ke kos kamu, kamu memberikan kunci motor cadangan kepadanya untuk dia jaga dan dia gunakan juga saat dia perlu. Kamu bisa melihat hasilnya ketika kamu sedang pergi dari kos dalam waktu yang cukup lama.
BACA JUGA: 4 Bahaya Oversharing Kehidupan Anak di Media Sosial, Orang Tua Perlu Tahu
Ajak dia atau mereka menyukai hobimu
Hobi yang kamu tekuni bisa kamu tularkan ke teman kosmu selama itu bisa membuat mereka senang dan nyaman berada di dekatmu. Pengalaman saya sendiri, saya menularkan hobi saya dalam bermain game Pro Evolution Soccer atau yang biasa disingkat PES karena itu adalah permainan strategi yang bisa melatih otak saya untuk menganalisis sesuatu hal. Saya berhasil menularkan hobi itu ke teman kos saya karena itu bisa membantunya refreshing setelah lelah dan pusing beraktivitas di kampus.
Semoga tips di atas bisa kamu terapkan ke teman kosmu nantinya. Teman kos bisa menjadi rekan bisnismu juga di masa yang akan datang atau rekan kerja di perusahaan mana pun dan tips ini menjadi langkah awal untuk memulai relasi yang potensial. Selamat berjuang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
-
Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial
-
Harapan di Penghujung 2025: Kekecewaan Kolektif dan Ruang Refleksi Pribadi
-
Komunitas Seni sebagai Terapi Kota: Ketika Musik Menjadi Ruang Kelegaan
Artikel Terkait
-
Resep Haemul Sundubu Jjigae, Sop Daging ala Korea Variasi Olahan Daging Kurban
-
Gak Pake Lama! Ini 3 Cara Download Foto dan Video dari Instagram Gratis
-
Perlu Diperhatikan, 3 Tips Bagi Anak Kos agar Tidak Mudah Sakit
-
Cara Mudah Mengatasi Sifat Julid dan Membangun Hubungan yang Lebih Baik
-
4 Cara Mudah Menjaga Pikiran Tetap Positif, Sadari dan Ubah yang Negatif!
Lifestyle
-
Daftar Shio Beruntung 2026: Peluang Karier dan Keuangan Melejit
-
Mulai Rp 800 Ribuan, Begini Cara Ajukan Visa Turis Dubai Terbaru
-
5 Spot ala Tiongkok di Jakarta untuk Liburan Imlek
-
Niat Mandi Suci Sebelum Menjalani Puasa Ramadhan 2026
-
Imlek 2026: Mengenal Tahun Kuda Api dan Filosofinya dalam Budaya Tionghoa
Terkini
-
7 Fakta Unik MotoGP 2026, Tahun Terakhir Gunakan Mesin 1000cc
-
Blind Box dan Paylater: Mengapa Gen Z Mencari Bahagia Lewat Belanja, dan Apa Risikonya?
-
Siap Rilis Film Baru, Charlie's Angels Gandeng Penulis Crazy Rich Asians
-
Tayang Maret 2026, Drama Korea Climax Hadirkan Deretan Aktor Ternama Korea
-
Sinopsis Kitakata Kenzo: Suikoden, Drama Jepang Terbaru Yuji Oda