Manupulasi bisa terjadi secara halus atau terang-terangan kepada siapa saja. Perilaku manipulasi ini umum terjadi dalam sebuah pasangan untuk mengontrol sebuah hubungan yang dijalaninya. Namun perilaku manipulasi juga dapat dilakukan oleh teman maupun keluarga.
Jenis perilaku manupulasi ini ada banyak macam dan bisa saja kamu tidak menyadarinya. Nanti setelah kamu mendapatkan perlakuan tersebut secara berkali-kali, baruah kamu sadar kalau kamu itu dimanipulasi.
Perilaku manipulasi ini dikenal dengan gaslighthing, dimana hal itu disebut sebagai perilaku toxic orang lain yang bikin kamu merasa bersalah, bingung, dan ragu sama diri sendiri. Gaslighting ini termasuk salah satu bentuk kekerasan emosional yang berbahaya.
Menyadur dari akun instagram @mudahbergaul, berikut ini setidaknya ada lima tanda kalau kamu itu dimanipulasi oleh orang.
1. Tidak bisa berempati
Orang yang gaslighthing dia tidak akan peduli terhadap apa yang kamu rasakan. Meskipun nyatanya dia yang membuat kamu down, dia juga tidak peduli. Pokoknya dia sama sekali tidak peduli terhadapmu. Contoh kalimat yang sering terjadi, “itumah kamunya aja yang baperan,” “yaelah gitu doang sakit hati, lebay amat.”
2. Sering playing victim
Dia yang salah, malah kamu yang disalahkan. Dia yang salah, kamu yang minta maaf. Pokoknya dia akan melakukan berbagai cara untuk memutarbalikkan fakta dan berusaha sekuat tenaga agar kesalahannya ditanggung oleh kamu, kondisi ini tentu bisa merugikan kamu. Dia melakukan hal seperti ini karena dia tidak mau disalahkan atau gengsi untuk mengaku salah.
3. Sering bohong dan tidak mau mengaku
Dia sering bohong dan tidak mau mengakui hal-hal yang sebenarnya dia pernah lakukan. Kondisi ini melakukan berbagai cara termasuk berbohong demi menghindari kesalahan yang telah diperbuat, kalaupun dia tidak bisa lagi berbohong tetap saja tidak mau untuk mengaku. Contoh kalimat yang sering terjadi, “mana coba buktinya?” Ah itumah perasaan kamu aja kalih.”
BACA JUGA: 5 Cara Mudah Merawat Rambut untuk Hijabers agar Tetap Sehat dan Indah
4. Tidak supportive
Orang yang suka memanipulasi orang lain, kebiasaannya akan sering merendahkan, meremehkan, menyepelehkan, dan meragukan berbagai hal yang mau kamu lakukan. Contoh kalimat yang sering terjadi, “ngapain seperti itu, itu mah nggak penting!” Masa gitu aja nggak bisa!” “Kamu nggak bakalan bisa melakukan itu.”
5. Susah diajak komunikasi
Tentu bagi mereka yang suka memanipulasi orang akan susah atau tidak bisa diajak untuk berkomunikasi dua arah. Pokoknya maunya dia sendiri dan melakukan sesukanya saja. Ini karena terlalu denial yang membuat dia tidak mau mendengar kritik dan masukan dari orang lain.
Nah, itulah tanda kalau kamu dimanipulasi oleh orang. Untuk itu penting kiranya menghindari agar tidak melulu dimanipulasi oleh orang lain dengan membuat ketegasan pada diri sendiri, dan juga usahakan untuk tidak terlalu peduli dengan omongannya yang hanya menghambat kamu bisa berkembang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
5 Cleanser Kolagen Korea agar Wajah Tidak Kusam dan Tetap Elastis
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Wajah Kusam Polusi? Ini 5 Sheet Mask Charcoal untuk Detoks Kulit!
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
Terkini
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli