Menentukan pakaian yang akan digunakan untuk kegiatan kantoran atau hang out dengan teman adalah hal yang menyenangkan dilakukan. Namun pekerjaan tersebut menjadi berat apabila isi lemari berada dengan posisi tidak teratur.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi lemari berantakan adalah dengan menerapkan capsule wardrobe. Capsule wardrobe adalah kondisi lemari pakaian berisi pakaian yang sudah terkurasi secara menyeluruh.
Singkatnya capsule wardrobe adalah pakaian yang kemungkinan besarnya dapat digunakan sehari-hari. Berikut beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk mulai menyusun capsule wardrobe:
1. Pilih pakaian favoritmu
Di antara semua pakaian yang kamu miliki tentu ada beberapa potong pakaian yang memiliki tempat istimewa di dalam hati. Pakaian-pakaian tersebut bisa jadi berhubungan dengan memori istimewa seperti kado yang diberikan saat kamu berulang tahun atau mendapatkan promosi di kantor.
Apapun kenangan yang dimiliki jika sekiranya masih berharga dan kamu anggap akan sering menggunakannya, selamatkanlah pakaian tersebut karena kenangannya dapat membantu menaikkan rasa percaya diri sekaligus bahagia. Dengan begitu kamu dapat berdandan dan bersolek dengan lebih gembira.
2. Simpan pakaian dengan warna netral
Selain menyimpan pakaian favorit, sebelum memulai capsule wardrobe pilih pakaian dengan warna netral untuk disimpan.
Selain umurnya yang lebih awet karena warnanya yang cenderung tidak mencolok, warna netral memiliki kemudahan saat akan digunakan dengan pakaian warna lain.
Warna netral menyajikan kesan profesional sekaligus santai yang dapat ditampilkan dalam acara apapun mulai dari formal hingga semi formal.
3. Singkirkan rasa takut untuk belajar mix and match
Bagi kamu yang sudah terbiasa memiliki pakaian dengan jumlah yang banyak memilih opsi capsule wardrobe adalah tantangan baru yang tidak mudah dilakukan.
Dari yang tadinya kamu merasa aman karena mempunyai segala jenis pakaian di dalam satu tempat yang sama kemudian berubah dengan isi lemari yang sudah diseleksi akan tumbuh rasa khawatir apakah pakaian tersebut akan cukup mengakomodasi kebutuhanmu.
Jawabannya akan kamu temukan seiring kamu memberanikan diri untuk berani bereksperimen dengan pakaian-pakaian yang telah tersedia.
Sering-seringlah mencari inspirasi di media sosial dan pinterest agar perpaduan pakaian yang kamu kenakan tidak membosankan. Ingatlah meski pilihan berkurang namun daya kreativitas milikmu saat berpakaian berkembang semakin luas.
Itulah beberapa tips yang dapat kamu terapkan terkait capsule wardrobe. Selamat menata ulang isi lemari ya!
Baca Juga
-
4 Kiat Kerja Kelompok dengan Efektif, Anti-Ribet dan Drama!
-
4 Rekomendasi Drakor Dibintangi Park Hae Jin, Terbaru Ada The Killing Vote
-
4 Film dan Drama yang dibintangi oleh Ahn Jae Hong, Terbaru Ada Mask Girl
-
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Kisah Vampir, Tidak Selalu Seram!
-
Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan
Artikel Terkait
-
Heboh Temuan Pakaian Dalam Wanita di Gudang Asahan, Begini Penuturan Warga
-
Outfit Ketat Olla Ramlan Dikritik Tajam saat Olahraga Bareng Pria: Kayak Nggak Pakai Celana ya Hijaber
-
Demi Nyaman saat Thrifting, Iqbaal Ramadhan Totalitas Nyamar Ubah Penampilan
-
Sebelum Lepas Hijab, Putri Anne Sempat Beberkan Outfit ke Gereja: Aku Sukanya Pakai...
-
Viral Video Pramugari Garuda Indonesia Mengenakan Pakaian Tak Biasa, Begini Penjelasannya
Lifestyle
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan