Memiliki self reminder dalam hidup seolah menjadi kebutuhan penting di zaman yang serba bebas seperti sekarang ini. Pengingat ini akan jadi pegangan hidup saat terjun dalam pergaulan sosial. Sayangnya, orang kerap terjebak pada standar sosial hingga lupa bahwa ada self reminder sederhana yang layak jadi pegangan hidup.
Tanpa penerapan prinsip hidup yang jadi komitmen, ada potensi seseorang justru terseret dalam pemenuhan harapan sosial. Mereka kemudian lebih mengutamakan apa yang diinginkan sekitar alih-alih menjadi diri sendiri demi sebuah pengakuan sosial.
Lalu, apa saja self reminder sederhana yang layak jadi pegangan hidup?
Punya dampak positif yang besar saat konsisten menerapkannya, berikut enam self reminder sederhana yang layak jadi pegangan hidup. Anti-kedaluwarsa, lho!
1. Saring sebelum sharing
Derasnya laju informasi dan kemajuan teknologi sering kali membuat orang mudah mendapatkan sekaligus menyebarkan berita yang tengah hangat atau viral.
Sayangnya, terkadang hal ini tidak dibarengi dengan kemampuan memilih dan memilah informasi yang akan dibagikan hingga sulit menghindari benturan informasi positif dan negatif.
Oleh karenanya, penting untuk mererapkan self reminder sederhana lewat menyaring informasi yang sampai sebelum dibagikan.
Tanpa proses penyaringan, sharing jadi terkesan membabi buta hingga arah informasi mulai melenceng dari tujuan baik yang awalnya diinginkan. Ingat, sharing boleh tapi tetap ingat buat saring lebih dulu.
2. Sisihkan uang untuk tabungan, bukan sisakan
Hampir sebagian besar orang menabung dengan cara mengambil sisa penghasilan usai digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Meski sah-sah saja dilakukan, tapi konsep menabung semacam ini riskan potensi inkonsistensi hingga berdampak pada minimnya saldo investasi untuk masa depan.
Sebaiknya, menabung atau berinvestasi dilakukan dengan cara menyisihkan uang secara konsisten tanpa menunggu sisa penghasilan pasca dipakai untuk kebutuhan.
Dengan begitu, dana hari tua akan aman dan terus menggunung tanpa tergantung sisa kebutuhan hidup yang sering kali mudah “diganggu” keinginan tak terkendali.
3. Jadilah tuntunan, bukan sekadar tontonan
Pastikan untuk menerapkan self reminder anti-kedaluwarsa ini dalam hidup mengingat keinginan untuk menjadi inspirasi bagi banyak orang seolah jadi tuntutan sosial.
Orang mulai menjalankan peran untuk menginspirasi lewat berbagai konten di media sosial yang makin masif. Self reminder pun akan menjadi pembatas agar tidak “kebelinger” dengan popularitas.
Hal ini penting demi suguhan konten yang sarat pembelajaran hidup positif. Oleh karena itu, menikmati momen jadi tontonan dan makin populer harus dibentengi dengan keinginan untuk tetap bisa menjadi tuntunan. Sebab, tontonan tanpa tuntunan hanya akan berujung pada kehancuran.
4. Tetaplah rendah hati tapi jangan rendah diri
Pastikan juga untuk memegang teguh self reminder sederhana untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Pasalnya, sifat ini akan mendorong perilaku menghargai orang lain dan menjauhkan diri dari sikap sombong serta berbangga diri yang berlebihan hingga lingkungan sosial mau mendekat tanpa ragu.
Namun, penting untuk diingat agar sikap rendah hati tidak melenceng menjadi rendah diri. Meski tujuannya demi menekan ego, tapi kalau terlalu merendah juga berbahaya karena jadi terbiasa menganggap remeh diri sendiri dan berpotensi menjatuhkan rasa percaya diri.
5. Terima proses tanpa mengedepankan protes
Pengingat sederhana dalam hidup bahwa segala sesuatu itu terus berproses sesuai dengan tujuan yang diupayakan selama ini wajib diterapkan. Dengan begitu, setiap jeda yang dibutuhkan saat berproses, entah cepat atau lambat, akan bisa diterima dengan penuh kesabaran tanpa mengeluh.
Jadi, jangan terburu-buru protes pada proses dalam hidup yang sedang berlangsung. Setiap perjalanan hidup memang berbeda-beda dan harus diterima sambil menumbuhkan rasa syukur atas setiap hasil yang diraih. Mau cepat atau lambat, hargai proses hidup tanpa keluhan.
6. It’s okay to not to be okay
Hidup itu penuh dinamika dan akan selalu ada momen naik turun dalam perjalanan yang ditempuh. Bukan hanya mendapat kebahagiaan, terkadang ada momen seseorang dipaksa merasakan pahitnya hidup dengan berbagai macam emosi negatif.
Oleh karena itu, self reminder 'it’s okay to not to be okay' akan sangat baik diterapkan dalam hidup. Tidak masalah untuk terlihat tidak baik-baik saja dan berada di titik terendah dalam hidup. Semua itu manusiawi dan berusahalah untuk menerima tempaan hidup demi penguatan mental.
Saat mampu menerapkan enam self reminder sederhana yang layak jadi pegangan hidup tadi, akan tumbuh self-love yang kuat hingga kesiapan mental menjadi lebih stabil. Meski zaman berubah, tapi tidak ada salahnya untuk tetap memegang teguh self reminder anti-kedaluwarsa demi memiliki tuntunan hidup.
Baca Juga
-
Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?
-
Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?
-
Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Artikel Terkait
-
3 Zodiak Ini Lebih Suka Momen Lamaran yang Sederhana dan Tidak Berlebihan
-
Dipuji Bergaya Sederhana Tanpa Makeup Saat Liburan di Bali, Kahiyang Ayu Tetap Kenakan Sandal Branded Belasan Juta
-
Kini Tajir Melintir, Kamar Kos Sederhana Raffi Ahmad 19 Tahun Lalu Bikin Prihatin
-
4 Zodiak yang Mudah Merasa Bahagia, Lebih Santai dan Selalu Bersyukur!
-
Meski Dikenal Kaya Raya, Jusuf Hamka Malah Dikenal Gembel dan Ngaku Tak Pernah Lihat Bentuk Uang Miliaran
Lifestyle
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
-
Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!
-
Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C
-
Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian
-
Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!