M. Reza Sulaiman | Fachry Fadillah
Poster Film Warrior (Sumber: IMDb)
Fachry Fadillah

Kita semua tentu tahu bahwa keluarga merupakan "tempat pulang" paling nyaman, meskipun kadang kala terdapat selisih paham di antara anggota keluarga. Berbicara tentang keluarga, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sebuah film yang bercerita tentang perselisihan dua saudara kandung selama bertahun-tahun, hingga kemudian keduanya saling berhadapan di atas sebuah ring sebagai petarung. Penasaran dengan film yang akan saya ulas? Silakan baca artikel ini sampai tuntas.

Film tentang perselisihan dua saudara kandung yang akan saya ulas pada kesempatan kali ini adalah film yang disutradarai oleh Gavin O'Connor dengan judul Warrior. Film ini pertama kali dirilis pada tahun 2011 dan didistribusikan oleh Lionsgate Entertainment Corporation.

Film yang memiliki latar belakang perselisihan di dalam sebuah keluarga ini termasuk ke dalam genre drama olahraga karena mengangkat tema olahraga, yaitu Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran, di sepanjang alur ceritanya. Film yang berdurasi sekitar 139 menit ini pun dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama, antara lain Tom Hardy, Joel Edgerton, Jennifer Morrison, Frank Grillo, dan Nick Nolte.

Sinopsis

Film Warrior bercerita tentang dua saudara kandung yang sudah lama berpisah dan memiliki hubungan yang kurang baik, yaitu Tommy Riordan (Tom Hardy) selaku sang adik dengan Brendan Conlon (Joel Edgerton) selaku sang kakak. Pada suatu malam, Tommy yang merupakan mantan prajurit Marinir Amerika Serikat dan mantan atlet amatir MMA tiba-tiba mengunjungi ayahnya yang tinggal sebatang kara, Paddy Conlon (Nick Nolte). Ayahnya juga merupakan mantan prajurit Marinir Amerika Serikat dan mantan pelatih MMA-nya.

Pada saat itu, Tommy yang memiliki trauma pascaperang dan trauma akibat kematian sang ibu banyak menyinggung sifat buruk ayahnya di masa lalu, yakni suka meminum minuman keras yang menyebabkan kematian sang ibu. Oleh karena itu, meskipun Tommy mengunjungi kediaman ayahnya pada malam itu, hal yang ingin ia lakukan sebenarnya adalah membalaskan seluruh dendam traumanya kepada ayahnya.

Di sisi lain, Brendan Conlon selaku sang kakak memiliki kehidupan yang lebih baik. Sebagai mantan atlet amatir MMA yang pernah dilatih oleh ayahnya, ia memiliki karier sebagai guru, rumah yang mewah, serta keluarga kecil yang bahagia. Namun, di balik itu semua, ia juga memiliki kisah masa lalu yang tidak harmonis dengan keluarganya, terutama dengan adik dan ayahnya. Oleh sebab itu, ketika ayahnya mengunjungi kediamannya pada suatu malam dan memberitahunya bahwa adiknya sudah kembali, ia memilih tidak peduli dan meninggalkan ayahnya.

Seiring berjalannya waktu, keadaan mulai berubah. Tommy mencoba kembali peruntungannya sebagai atlet MMA. Tak butuh waktu lama, Tommy langsung dikontrak oleh pemilik gelanggang MMA, Colt Boyd (Maximiliano Hernandez), untuk mengikuti ajang kejuaraan MMA terbesar di dunia yang akan diselenggarakan. Kendati sudah dikontrak oleh pemilik gelanggang, Tommy memilih untuk berlatih secara mandiri dengan ayahnya, meskipun ia masih memendam dendam kepadanya.

Pada kehidupan sang kakak, yakni Brendan, keadaan pun mulai berubah. Ia terlibat utang pinjaman yang cukup besar di sebuah bank sehingga rumahnya menjadi taruhan. Selain itu, ia terpaksa diskors dari jabatannya sebagai guru fisika karena ketahuan bertarung di atas ring, dan hal tersebut menghambat penghasilannya.

Alhasil, untuk menyelamatkan rumahnya dari penyitaan dan menutupi kebutuhan hariannya, Brendan kembali berlatih di sebuah sasana MMA milik sahabatnya, Frank Campana (Frank Grillo), dengan harapan dapat mengikuti ajang kejuaraan MMA terbesar di dunia. Akhirnya, setelah meyakinkan sahabatnya, Brendan dipromosikan dan dilatih oleh Frank untuk ajang tersebut dengan harapan keduanya akan mendapatkan banyak keuntungan.

Singkat cerita, kakak beradik tersebut mulai berlatih untuk ajang kejuaraan MMA terbesar di dunia yang akan diselenggarakan di Atlantic City, New Jersey. Ketika konferensi pers diadakan, kedua kakak beradik tersebut tak saling menyapa meskipun saling melihat. Pada malam sebelum turnamen dimulai, keduanya bertemu di sebuah lapangan dan saling menyalahkan tentang masa lalu mereka. Alhasil, keduanya mengikuti turnamen tersebut dengan sikap acuh tak acuh, hingga akhirnya mereka dipertemukan di partai final.

Lalu, siapakah di antara kakak beradik tersebut yang akan menjuarai ajang kejuaraan MMA terbesar di dunia? Bagaimana hubungan mereka selanjutnya, termasuk hubungan mereka dengan sang ayah?

Kelebihan Film Warrior

Beberapa kelebihan yang terdapat dalam film Warrior ini, menurut saya, adalah skenario filmnya yang ciamik. Meskipun film ini merupakan fiksi (bukan berdasarkan kisah nyata), film ini berhasil menampilkan adegan-adegan yang amat emosional beserta aksi-aksi pertarungan yang memukau sehingga terkesan seperti kisah nyata. Selain itu, kelebihan lain yang terdapat dalam film Warrior, menurut saya, adalah isi ceritanya yang sarat akan pelajaran, khususnya pelajaran terkait keluarga dan kehidupan.

Dengan mengangkat keluarga sebagai latar belakangnya, serta kehidupan para tokoh yang memiliki trauma, film ini berhasil menunjukkan kepada kita bahwa seburuk apa pun keluarga kita di masa lalu, mereka tetaplah keluarga kita dan selalu bisa menerima kita apa adanya. Menurut saya, film Warrior sangat cocok untuk kalian saksikan karena skenario filmnya yang ciamik, akting para tokohnya yang memukau, serta isi ceritanya yang sarat akan pelajaran terkait keluarga dan kehidupan.

Nah, itu tadi merupakan ulasan mengenai sebuah film berlatar belakang keluarga dengan judul Warrior. Ulasan ini merupakan ulasan saya pribadi berdasarkan film tersebut. Lalu, bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk menyaksikan film tersebut?