Pengguna skincare sempat dibuat was-was beberapa waktu lalu, karena adanya konten video yang viral terkait SPF palsu yang terdapat pada sunscreen. Hingga banyak kreator dermatolog hingga kecantikan yang memberikan arahan pada pentingnya pemilihan perawatan tabir matahari.
Khususnya yang harus diketahui adalah sunscreen yang teruji memiliki hasil sama dari uji in vitro dan in vivo. Lantas apa sebenarnya uji in vitro dan in vivo?
Setelah ini akan dibahas lengkap terkait pengertian uji in vitro dan in vivo, juga standar yang harus dipenuhi untuk peluncuran produk sunscreen.
Pengertian uji in vitro
Mengutip dari Medical News Today, pengujian in vitro adalah proses menguji suatu produk di dalam laboratorium. Pengujian in vitro dilakukan dengan menggunakan benda mati seperti tabung, labu uji, atau wadah kaca. Ini berarti pengujian ini tidak melibatkan pengujian pada makhluk hidup seperti manusia atau hewan.
Dalam pengukuran nilai Sun Protection Factor (SPF) sunscreen menggunakan dua metode in vitro. Pertama, melibatkan penelitian tentang seberapa baik radiasi sinar UV sunscreen dapat ditransmisikan melalui biomembran.
Metode kedua melibatkan pengujian karakteristik sunscreen melalui analisis instrumen yang terkait dengan interaksi cahaya dengan molekul atau spektrofotometri.
Pengertian uji in vivo
Pengujian sunscreen selanjutnya adalah uji in vivo, dalam hal ini metodenya berbeda dari uji in vitro. Dalam uji sunscreen ini akan menggunakan organisme hidup yang khususnya adalah manusia. Dengan cara mengaplikasikan secara langsung produk ke kulit.
Selanjutnya peneliti uji in vivo akan melakukan tes untuk efektif atau tidak produk tersebut saat diterpa oleh sinar UV, dengan maksud mengetahui secara langsung klaim SPF dan PA pada sunscreen.
Standar sunscreen
Inti dari penjelasan terkait metode in vitro dan in vivo adalah sama-sama melakukan uji yang bertujuan untuk tingkat efetivitas dari SPF pada produk sunscreen sebagai perlindungan pada kulit dari paparan sinar matahari. Sudah paham?
Begitulah beberapa informasi terkait dengan uji in vitro dan in vivo, juga standar yang harus diikuti untuk produk sunscreen. Penting juga untuk diketahui pemakai terkait SPF yang tertera dalam sunscreen, lebih baik lagi jika pengguna menggunakan produk yang sudah terjamin, semoga informasi membantu.
Baca Juga
-
4 Padu Padan Outerwear ala Cho Han Gyeol, OOTD Makin Sat Set Tanpa Ribet!
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Minimalist Boy Style! 4 Daily Outfit ala Jinyoung GOT7 yang Wajib Ditiru
-
4 Padu Padan OOTD Long Sleeve ala Kim Min Ju, Modis dan Effortless!
Artikel Terkait
-
Sunscreen Water-Based Cocok untuk Kulit Berminyak, Ini Rekomendasinya
-
Polusi Udara Sudah Sangat Mengkhawatirkan, Bisakah Sunscreen Cegah Kulit Rusak Karena Polutan?
-
5 Alasan Mengapa Orang Enggan Memakai Sunscreen, Tidak Suka Baunya
-
4 Kesalahan Fatal saat Menggunakan Sunscreen, Wajib Diperhatikan!
-
Kamu Wajib Tahu! Ini Dia 6 Langkah Pakai Skincare yang Benar
Lifestyle
-
3 Pilihan Parfum Mykonos dengan Aroma Powdery yang Lembut dan Elegan
-
Cari HP Budget 5 Jutaan? Ini 5 HP Spek Flagship Paling Masuk Akal
-
4 Padu Padan Outerwear ala Cho Han Gyeol, OOTD Makin Sat Set Tanpa Ribet!
-
3 Tablet Android Terjangkau dengan Spek Menarik di Bawah Rp5 Juta
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
Terkini
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Tinggalkan Agensi, Voice Actor Yuki Kaji Luncurkan Proyek AI Soyogi Fractal
-
Mau Glowing Luar Dalam? Cobain 200 Resep Sehat JSR dari dr. Zaidul Akbar
-
Seni Curhat ke Orang Tua: Baru Ngomong "A", Eh Nasihatnya Sudah Sampai "Z"
-
Di Antara Seteguk Air dan Sebutir Kurma