Tindakan kasar dari orang tua dapat memiliki dampak jangka panjang yang serius terhadap perkembangan dan kesejahteraan anak, terutama ketika anak melalukan suatu kesalahan. Bentuk kasar ini termasuk kekerasan fisik, verbal, maupun emosional. Apalagi orang tua adalah sosok contoh untuk anak-anaknya, bukan?
Mengutip dari akun instagram @tumbuhkembanganak_id, berikut ini ada delapan dampak tindakan kasar orang tua yang dapat mencelakai anak.
1. Kesulitan Meregulasi Emosi
Tindakan kasar dapat mengakibatkan anak sulit mengontrol emosinya. Mereka mungkin menjadi mudah marah, cemas, atau mudah tersinggung tanpa alasan yang jelas.
2. Perkembangan Konsep Diri yang Kurang Baik
Anak yang sering mengalami tindakan kasar mungkin memiliki persepsi diri yang negatif. Mereka mungkin merasa tidak berharga atau tidak pantas mendapatkan kasih sayang. Ini sangat tidak sehat bagi kesehatan mental anak.
3. Perilaku Agresif
Kasus kekerasan dalam rumah tangga atau tindakan kasar dari orang tua dapat meningkatkan perilaku agresif pada anak. Mereka mungkin meniru pola perilaku yang mereka lihat di rumah.
4. Kepercayaan Diri yang Rendah
Tindakan kasar dapat merusak rasa percaya diri anak. Mereka mungkin merasa tidak mampu melakukan hal-hal dengan baik dan kurang berdaya.
5. Kesulitan Belajar
Tindakan kasar dapat mengganggu fokus dan konsentrasi anak, mengakibatkan kesulitan belajar di sekolah. Gangguan emosional juga bisa mempengaruhi kemampuan belajar mereka.
6. Gangguan Tidur
Anak-anak yang mengalami tindakan kasar mungkin akan menyebabkan gangguan pada tidur anak seperti mimpi buruk, sulit tidur, atau terbangun secara teratur.
7. Mudah Tantrum
Tindakan kasar dapat mempengaruhi kontrol emosi anak, sehingga mereka lebih rentan terhadap tantrum dan reaksi emosional yang kuat.
8. Masalah Hubungan Sosial
Anak yang mengalami tindakan kasar dapat mengalami kesulitan membentuk dan mempertahankan hubungan sosial yang sehat. Mereka mungkin sulit mempercayai orang lain atau terbuka terhadap orang lain.
Penting bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak tindakan kasar terhadap anak. Mendukung dan melindungi anak-anak dari tindakan kasar adalah kewajiban bersama untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dibutuhkan pendekatan holistik yang mencakup pencegahan, pendidikan, dan perubahan perilaku untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengedepankan kebahagiaan serta perkembangan positif anak.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Sheet Mask dengan Efek Poremizing Bikin Pori-Pori Kecil dan Kontrol Sebum
-
Youthful Vibes, 4 Ide OOTD Kekinian ala Kya KiiiKiii Wajib Kamu Sontek!
-
4 Rekomendasi HP Layar Lengkung Terbaik 2026, RAM Besar Harga Mulai Rp 2 Jutaan
-
Huawei Nova 14i Diluncurkan di Hong Kong, Andalkan Chipset Snapdragon 680 dan Penyimpanan 256 GB
-
4 Tinted Sunscreen SPF 50 untuk Proteksi Maksimal dan Kulit Glowing Sehat
Terkini
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Di Balik Kasus Epstein: Rahasia Gelap di Balik Jas Mahal Para Elite
-
Arsip Perpustakaan yang Tak Ingin Ditemukan
-
Toko Pensil yang Menggambar Masa Depan
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas