Pernahkah kamu mendengar tentang Triangle Methode? Teknik menggoda yang satu ini diklaim ampuh untuk menarik perhatian dan menciptakan keintiman dengan seseorang, loh. Kali ini, kita akan membahas cara melakukan Triangle Methode berdasarkan sumber dari Psychology Today.
Sebelum itu, kita harus tahu apakah sebenarnya metode segitiga ini. Triangle Methode adalah teknik flirting yang menggunakan kontak mata untuk menciptakan rasa tertarik dan keintiman dengan lawan bicara. Teknik ini dilakukan dengan menatap mata kiri, mata kanan dan bibir orang tersebut secara bergantian, dengan membentuk segitiga imajiner. Bagaimana cara melakukan Triangle Method? Dilansir dari sumber yang sama, berikut step by step-nya. Yuk, scrool ke bawah!
Cara Melakukan Triangle Method
Hal yang harus kamu lakukan pertama kali adalah tatap mata gebetanmu dengan penuh perhatian dan ketulusan. Biarkan matamu berbicara dan tunjukkan rasa tertarikmu. Selanjutnya, pindahkan pandanganmu dari mata kirinya ke mata kanannya, lalu turun ke bibirnya. Mengalihkan pandangan ke bibir bisa membuat suasana menjadi lebih intim dan antisipasi untuk sebuah ciuman. Ingat, lakukan gerakan ini dengan alami dan perlahan.
Setelah itu, perlihatkan senyum ramahmu dan ajukan pertanyaan atau berikan komentar untuk membuka percakapan. Sebisa mungkin ciptakanlah suasana yang santai dan menyenangkan agar dia merasa nyaman. Terakhir, ulangi langkah-langkah tadi beberapa kali selama percakapan. Semakin sering kamu melakukan Triangle Methode, makin besar kemungkinan kamu untuk menarik perhatiannya.
Tips Sukses dengan Triangle Method
- Kunci utama dalam flirting adalah rasa percaya diri. Yakinkan dirimu bahwa kamu menarik dan layak untuk disukai. Sikap percaya diri akan membuatmu lebih menarik di matanya.
- Pastikan kamu tidak terlalu tegang atau terburu-buru. Biarkan interaksi mengalir dengan alami. Buatlah suasana yang santai dan menyenangkan agar kamu dan dia bisa menikmati percakapan
- Pastikan bahasa tubuhmu menunjukkan ketertarikan, seperti membungkuk ke arahnya, tersenyum dan menjaga kontak mata. Bahasa tubuh yang positif akan memperkuat pesan yang ingin kamu sampaikan.
Namun perlu di ingat! Teknik ini hanya membantu meningkatkan peluang untuk menarik perhatian dan membangun koneksi, ya. Kamu harus menggunakan teknik ini dengan bijak dan hormatilah respon gebetanmu. Jangan memaksakan interaksi jika mereka menunjukkan ketidaknyamanan.
Nah, itu dia cara dan tips flirting dengan Triangle Methode. Jadi, siapkah kamu untuk mencoba Triangle Method dan memikat hati orang yang kamu sukai, hm? Semoga berhasil, guys!
Baca Juga
-
Anti Nyegrak! 4 Parfum Uniseks dengan Woody Green Notes untuk Daily Wear
-
4 Sepatu Trail Running untuk Medan Licin dan Berbatu, Stabil dan Anti-Slip!
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
5 Parfum Fresh Fruity untuk Wanita Aktif dan Energik, Bebas Bau Badan!
-
Anti Kusam! 4 Pilihan Sunscreen Oil-Free yang Aman Dipakai Kulit Berminyak
Artikel Terkait
-
Detik-detik Luna Maya Nyosor Cium Maxime Bouttier sampai Tak Berkutik
-
Krisjiana Baharudin dan Angela Gilsha Dikhawatirkan Cinlok
-
Sering Jadi Alasan Putus, Ini Istilah 'Kamu Terlalu Baik untuk Aku' dalam Aspek Sosial-Psikologis
-
Profil Devara Putri Prananda: Caleg DPR Jadi Otak Pembunuhan Indriana Dewi, Sukses Raih Ratusan Suara
-
4 Zodiak Ini Tak Bisa Ungkapkan Cinta Lewat Ucapan, Bahasa Cintanya Bukan Word of Affirmation
Lifestyle
-
4 Sunscreen Stick dengan Blue Light Protection, Praktis untuk Daily Use
-
4 Tinted Sunscreen Non-Comedogenic, Bikin Wajah Flawless Tanpa Menyumbat Pori-Pori
-
4 Jajanan Jadul Warna-warni yang Meramaikan Masa Kecil, Ada Es Gabus!
-
4 Inspirasi Makeup Look ala Lisa Blackpink untuk Kamu yang Mau Tampil Beda!
-
5 Zodiak yang Paling Mudah Menghadapi dan Mengatasi Stres, si Tahan Banting!
Terkini
-
Hotel Rajawali
-
Film Kafir: Gerbang Sukma, Kembalinya Karma yang Datang Menagih Nyawa!
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
-
Return to Silent Hill: Adaptasi Horor yang Mengecewakan dan Gagal Total!
-
Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?