Belum reda kontroversi tudingan "agen CIA" terhadap Sri Mulyani, publik kembali diguncang oleh putra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa.
Sosoknya mendadak viral setelah sebuah video menampilkan dirinya menguraikan “empat ciri orang miskin” yang dianggap merendahkan dan tidak berempati.
Namun, bukan hanya pernyataannya yang memicu amarah. Dalam video tersebut, Yudo tampil mengenakan hoodie A Bathing Ape (BAPE) seri Shark Full Zip dengan logo monogram. Berdasarkan katalog resmi, harga jaket itu mencapai hampir Rp9 juta.
Dalam rekaman yang beredar, Yudo memaparkan empat ciri orang miskin: mentalitas kepiting (crab mentality), sikap munafik dengan ungkapan “harta tidak dibawa mati”, kecenderungan rasis, serta “mental pengemis” yang disebutnya paling sulit dihapus. Ucapannya itu dilontarkan dengan gaya layaknya seorang motivator.
Ironisnya, di saat menyebut orang miskin rasis, Yudo justru memamerkan kartu ATM BCA Prioritas ke arah kamera. Gestur tersebut dianggap sebagai puncak arogansi, memperlihatkan kekayaan sambil menggurui kelompok yang tidak seberuntung dirinya.
Warganet ramai-ramai mengecam sikap Yudo. Ia dianggap gagal memahami bahwa kemiskinan bukan sekadar persoalan mentalitas individu, melainkan masalah struktural yang berkaitan dengan akses pendidikan, lapangan kerja, hingga kebijakan pemerintah.
“Privilege berbicara. Dia tidak sadar kalau kartu prioritas dan fasilitasnya itu mungkin juga berasal dari pajak rakyat,” ujar seorang pengguna X (Twitter).
Kontroversi ini kian panas karena posisinya sebagai anak pejabat tinggi negara. Purbaya Yudhi Sadewa baru saja dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani. Publik menilai, ucapan Yudo justru mencoreng citra sang ayah yang tengah menjadi sorotan besar di panggung politik.
Di tengah derasnya kritik, muncul suara menohok dari Priyo Sambadha, mantan ajudan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Melalui akun X pribadinya, ia menulis, “Aduh, ketahuilah nak, menjadi miskin itu bukan penyakit. Justru para pembuat kebijakan yang bergelimang harta itulah sumber penyakitnya.”
Priyo juga heran dengan sikap Yudo yang dinilai jauh dari sosok terpelajar. “Siapa yang ngajarin kamu berpikir jumawa seperti ini, nak?” cuitnya.
Sebelumnya, Yudo juga sempat menuai perhatian usai menyinggung soal penunjukan ayahnya sebagai Menkeu. Ia dengan percaya diri menyebut Purbaya berhasil “menyingkirkan agen CIA”, tudingan yang diduga diarahkan ke Sri Mulyani. Namun, setelah banjir kritikan, unggahan tersebut raib, disusul hilangnya akun Instagram Yudo yang mendadak lenyap seolah ditelan bumi.
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam