Ada kabar kurang mengenakkan datang dari komedian kesayangan kita semua, Sutisna alias Sule. Beberapa hari terakhir ini, beredar foto-foto yang menunjukkan Kang Sule terbaring lemas di rumah dengan selang infus menempel di tangannya. Sontak, kabar ini langsung bikin para penggemarnya khawatir.
Apalagi sebelumnya sempat beredar gosip miring kalau ia kritis akibat penyakit liver. Tapi tenang dulu, kabar itu sudah dibantah. Anak ketiganya, Rizwan Fadilah atau Njan, akhirnya buka suara dan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Alhamdulillah, Sudah Membaik!
Dalam sebuah wawancara pada Rabu (10/9/2025), Njan datang membawa kabar baik. Kondisi ayahnya kini sudah jauh lebih baik dan berangsur pulih. Infus yang tadinya menempel pun sudah dilepas.
"Waktu kemarin kan sempat diinfus, sekarang udah nggak," ungkap Njan.
"Alhamdulillah sekarang, itu udah membaik. Alhamdulillah udah membaik banget," jelasnya.
Njan juga menjelaskan kenapa ayahnya memilih dirawat di rumah, bukan di rumah sakit. Ternyata, itu murni permintaan Kang Sule sendiri yang merasa lebih nyaman berada di lingkungan rumahnya.
"Iya, ayah pengen di rumah. Pengen di rumah aja," tutur Njan.
Jadi, Sakit Apa Sebenarnya?
Nah, ini dia bagian paling pentingnya. Njan dengan jujur membongkar penyebab ayahnya sampai "tumbang". Ternyata, bukan karena penyakit serius, melainkan murni karena kelelahan.
Menurut Njan, jadwal kerja ayahnya belakangan ini benar-benar gila-gilaan dan nggak kenal waktu.
"Kecapekan. Ayah itu banyak banget kegiatannya kan waktu itu," kata Njan.
Ia menceritakan bagaimana ayahnya harus bolak-balik luar kota, terutama Bandung-Jakarta, untuk berbagai urusan pekerjaan. Rutinitas padat inilah yang akhirnya menguras habis stamina sang komedian.
'Nge-gas Terus' Sampai Akhirnya Drop
Njan menggambarkan kondisi ayahnya seperti mesin yang dipaksa bekerja tanpa henti. Ada satu titik di mana tubuhnya sebenarnya sudah memberikan sinyal untuk istirahat, tapi Kang Sule tetap "nge-gas terus".
"Jadinya mungkin ada di titik di mana sebetulnya dia perlu istirahat, tapi dia gas terus, akhirnya drop," ujar adik dari Rizky Febian ini.
Sebuah cerita yang mungkin relate banget sama kita semua yang sering kali lupa sama batas kemampuan tubuh sendiri demi kerjaan.
Kondisi kesehatan Sule ini jadi pengingat penting, nggak cuma buat keluarganya, tapi juga buat kita semua. Sesibuk apa pun, sekuat apa pun kita merasa, tubuh tetap punya haknya untuk istirahat.
Yuk, kita doakan bareng-bareng semoga Kang Sule bisa segera pulih total dan kembali menghibur kita semua dengan candaannya yang khas!
Baca Juga
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
Artikel Terkait
-
Kondisinya Sempat Bikin Panik, Rizwan Fadilan Bongkar Penyebab Sule Drop Hingga Harus Diinfus
-
Kondisi Terkini Sule Diungkap Anak Usai Dikabarkan Kritis
-
Fakta-Fakta Penyakit Sule: Bantah Sakit Liver, Begini Kondisi Aslinya
-
Tak Tinggal Diam, Sule Bongkar Hoaks Sakit Liver dan Sindir Pihak yang Manfaatkan Namanya
-
Sule Kesal Sakitnya Dihubungkan dengan Ramalan Sesat Hard Gumay
Lifestyle
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
Terkini
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan