Sekar Anindyah Lamase | Nur Khikmatia Hasna
Dubai Chewy Cookies (Youtube/Gombom)
Nur Khikmatia Hasna

Sejak akhir 2025, sebuah dessert unik bernama Dubai Chewy Cookie atau dalam bahasa Korea sering disebut dujjonku () telah menjadi salah satu fenomena kuliner paling ramai dibicarakan di media sosial dan gerai makanan di Korea Selatan.

Istilah chewy cookie ini menggabungkan bentuk yang menyerupai kue kecil dengan tekstur kenyal yang mirip mochi, sekaligus pengalaman makan yang menarik di era konten visual seperti Instagram dan TikTok.

Meski namanya mengandung kata cookie, dessert ini sebenarnya bukan cookie dalam arti klasik. Dubai Chewy Cookie dibuat dari lapisan luar marshmallow yang dilelehkan, lalu diisi dengan krim pistachio dan serpihan kataifi yang renyah, kemudian ditaburi cokelat bubuk untuk menambah cita rasa dan tampilan.

Tekstur di dalamnya memberikan perpaduan yang membuat penasaran banyak orang: chewy di luar, renyah dan creamy di dalam.

Tren ini merupakan evolusi dari fenomena Dubai chocolate yang pernah viral sebelumnya, yang juga terkenal karena kombinasi pistachio dan kunafa yang kaya rasa.

Banyak pengamat kuliner menyebut nama Dubai lebih sebagai label estetika dessert premium daripada menunjukkan asal geografis makanan ini.

Salah satu faktor besar di balik popularitas Dubai Chewy Cookie adalah peran selebriti Korea, terutama idol K-pop, yang ikut mencoba atau bahkan membuat dessert ini lalu membagikannya di media sosial.

Member Girls Generation, Yoona, terlihat membagikan prosesnya membuat Dubai Chewy Cookie sendiri di Instagram. Ia mengunggah foto-foto langkah pembuatannya lengkap dengan komentarnya tentang hasil kreasinya sendiri yang menarik perhatian banyak penggemar. 

Tak hanya itu, Sooyoung kemudian memposting cerita di Instagram Story menunjukkan bahwa ia menerima cookie hasil buatan Yoona dan memuji rasanya, memberi kesan bahwa cookie ini bukan sekadar hype, tapi juga dinikmati langsung oleh idol terkenal.

Pencarian tren ini semakin kuat setelah Jang Won-young dari grup IVE memposting foto dirinya sedang makan Dubai Chewy Cookie di Instagram, yang ikut memicu lonjakan minat netizen untuk mencoba dessert ini.

Beberapa idol  lain, seperti Leeseo IVE, Sowon eks-GFRIEND, Bahiyyih Kep1er, turut membagikan momen mereka membuat Dubai Chewy Cookie sendiri di media sosial atau YouTube. Leeseo misalnya memperlihatkan proses pembuatan cookie untuk rekan grupnya, sementara Sowon memposting tutorial di kanal YouTube pribadinya.

Aktor Korea Kim Seon-ho juga ikut meramaikan tren ini lewat video di kanal YouTube resmi W Korea, di mana ia mencicipi pastry ini dan mengatakan bahwa rasanya enak dan mudah dimengerti kenapa dessert itu sedang populer.

Tak semua selebritas memberikan pujian tanpa syarat. Aktor Ji Chang-wook membuat konten YouTube tentang pengalamannya mencoba Dubai Chewy Cookie dan secara jujur mempertanyakan harga dan rasanya, sementara Baekhyun (EXO) juga berkomentar tentang kalorinya lewat aplikasi pesan fans. Namun, kehadiran mereka justru makin membuat topik ini ramai dibicarakan.

Di banyak kota di Korea Selatan, antrean panjang tampak setiap hari di kafe dan toko dessert yang menjual dujjonku. Bahkan restoran yang sebelumnya tidak fokus pada dessert pun mulai menawarkannya sebagai bagian dari strategi menarik pelanggan. Banyak tempat melaporkan bahwa stok dessert ini habis hanya dalam hitungan menit setelah buka.

Tren ini juga mendorong perusahaan besar ritel seperti minimarket di Korea untuk ikut merilis versi chewy cookie dengan kombinasi rasa khas Dubai, sementara warganet bahkan membuat peta daring untuk memantau lokasi penjualan dan stoknya secara real-time.

Fenomena ini tidak hanya berhenti di Korea. Menurut laporan media kuliner Indonesia, beberapa kafe di Jakarta kini telah mulai menawarkan Dubai Chewy Cookie dengan variasi lokal, seperti tambahan rasa buah atau interpretasi ala bakery internasional.

Harga per buah di kafe-kafe ini berkisar antara puluhan ribu hingga hampir seratus ribu rupiah, tergantung kreasi dan lokasi penjualannya.

Tren kuliner ini juga menunjukkan bagaimana dessert viral bisa berpindah benua dalam waktu singkat berkat kekuatan media sosial dan budaya pop. Namun, meski populer dan estetis, banyak ahli kuliner mengingatkan bahwa dessert seperti ini cenderung tinggi gula dan kalori, sehingga konsumsinya tetap perlu bijak.

Dubai Chewy Cookie merupakan contoh bagaimana makanan viral modern sering kali lebih tentang pengalaman visual dan sosial daripada sekadar rasa. Dengan kombinasi tekstur yang tidak biasa, dukungan selebriti, dan daya tarik visual, dessert ini menjadi topik hangat di media sosial dan meja makan di berbagai negara. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS