Hayuning Ratri Hapsari | Nugraha Nugraha
Axioo Hype 5 AMD X6 (axioo)
Nugraha Nugraha

Memasuki awal tahun 2026, pasar laptop di harga Rp7 jutaan terasa semakin menarik, sekaligus bikin dilema. Di satu sisi, harga komponen memang sedang tidak stabil dan cenderung naik. Namun di sisi lain, spesifikasi yang ditawarkan di kelas ini justru makin matang.

Kalau beberapa tahun lalu laptop 7 jutaan identik dengan “cukup buat nugas”, kini ceritanya sudah berbeda. Editing video Full HD, multitasking berat, bahkan gaming ringan sudah bukan hal yang mustahil.

Dari sekian banyak pilihan, ada lima laptop yang paling layak dipertimbangkan pada Januari 2026. Masing-masing punya karakter kuat, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan.

1. Advan WorkPlus Heritage

Advan Workplus (shopee)

Advan WorkPlus Heritage langsung mencuri perhatian karena pendekatannya yang cukup agresif. Laptop ini mengandalkan AMD Ryzen 5 7535HS, prosesor kelas performa yang jarang ditemui di harga Rp7 jutaan.

Dalam pengujian Cinebench R23 multicore, skornya tembus di kisaran 9.700 poin, angka yang sudah sangat nyaman untuk editing video Full HD, multitasking berat, hingga kerja kreatif harian.

GPU terintegrasi Radeon 660M juga tidak bisa dianggap remeh. Skor 3DMark Fire Strike di kisaran 4.400 poin membuat laptop ini sanggup menjalankan GTA V di 50–70 FPS, sementara Forza Horizon 5 masih bisa bermain di angka 40 FPS-an.

Dipadukan dengan RAM 16 GB DDR5 4800 MHz dan SSD NVMe 512 GB, performanya terasa responsif untuk jangka panjang. Nilai tambah lain ada pada opsi upgrade yang longgar, karena RAM masih bisa diganti dan tersedia slot SSD tambahan.

Layarnya sendiri berukuran 14 inci IPS Full HD dengan kecerahan 320 nits, cukup nyaman untuk kerja lama, sementara bobot 1,47 kg masih tergolong ramah dibawa.

2. ASUS Vivobook Go 14

Asus Vivobook Go 14 (asus)

Kalau Advan fokus ke performa, ASUS Vivobook Go 14 bermain di ranah efisiensi dan mobilitas. Laptop ini ditenagai Ryzen 5 7520U, prosesor seri hemat daya yang memang tidak sekencang Ryzen seri HS, tapi lebih adem dan stabil.

Skor Cinebench R23 multicore di kisaran 4.900 poin menunjukkan bahwa laptop ini memang ditujukan untuk kerja harian seperti mengetik, browsing, presentasi, dan multitasking ringan.

RAM 16 GB LPDDR5 5500 MHz sudah onboard dan tidak bisa di-upgrade, tetapi kapasitas tersebut sudah cukup untuk penggunaan jangka menengah.

Bobotnya hanya 1,38 kg dengan ketebalan 1,79 cm, menjadikannya salah satu laptop paling nyaman untuk dibawa ke kampus atau kerja mobile. Layarnya IPS Full HD 14 inci dengan warna standar 45% NTSC, cukup untuk produktivitas, meski bukan untuk kebutuhan editing warna yang serius.

3. Acer Aspire Lite 15

Acer Aspire Lite 15 (shopee)

Acer Aspire Lite 15 hadir sebagai opsi menarik bagi pengguna yang butuh layar besar dan performa kencang dari brand global.

Laptop ini dibekali AMD Ryzen 7 7730U yang mampu mencetak skor performa di kisaran 10.000 poin. RAM 16 GB DDR4 dan SSD NVMe 512 GB membuatnya siap untuk multitasking berat maupun editing video Full HD.

Untuk urusan gaming, GTA V masih bisa berjalan di kisaran 40 FPS, CS2 tembus di atas 80 FPS, dan Forza Horizon 5 di angka 40 FPS-an.

Layar 15,6 inci IPS Full HD dengan kecerahan 300 nits terasa lega untuk kerja dan hiburan, meski konsekuensinya bobot naik ke 1,7 kg. Baterai 58 Wh diklaim mampu bertahan hingga 10 jam untuk penggunaan ringan, cukup aman untuk pemakaian seharian.

4. HP 240 G10

HP 240 G10 (shopee)

HP 240 G10 bisa dibilang pilihan yang paling “aman” di daftar ini. Mengandalkan Intel Core i5-1335U dengan 10 core dan 12 thread, laptop ini mencetak skor Cinebench R23 multicore di kisaran 8.300 poin. Performanya cukup untuk kerja berat ringan, editing video Full HD, hingga gaming tipis-tipis.

RAM bawaan 8 GB DDR4 memang terasa pas-pasan, tapi masih bisa di-upgrade berkat slot tambahan. SSD NVMe 512 GB sudah tersedia sebagai standar.

Bobotnya hanya 1,36 kg dengan ketebalan 1,79 cm, membuatnya nyaman untuk mobilitas. Layarnya IPS Full HD 14 inci dengan kecerahan 250 nits dan warna 45% NTSC, cukup untuk kebutuhan kerja harian.

5. Axioo Hype 5 AMD X6

Axioo Hype 5 AMD X6 (axioo)

Axioo Hype 5 AMD X6 menjadi penutup yang cukup mencolok. Laptop ini membawa Ryzen 5 6600H dengan Radeon 660M, kombinasi yang terbukti sangat bertenaga. Skor Cinebench R23 multicore tembus 10.500 poin, sementara Fire Strike berada di kisaran 4.800 poin, menjadikannya yang paling kencang di daftar ini.

RAM 16 GB DDR5, SSD NVMe 512 GB, dua slot RAM, serta slot SSD tambahan membuatnya sangat future-proof. Layarnya IPS Full HD 14 inci dengan kecerahan 350 nits, bobot hanya 1,34 kg, serta port USB-C full function ganda menjadi nilai jual utama. Ditambah reputasi aftersales Axioo yang cukup serius, laptop ini cocok untuk kerja berat sekaligus WFC.

Laptop 7 jutaan di awal 2026 sudah bukan sekadar “cukup”. Tinggal menyesuaikan prioritas, apakah mencari performa, mobilitas, layar besar, atau kestabilan brand. Dengan harga yang masih fluktuatif, satu hal yang pasti, kelas Rp7 jutaan saat ini menawarkan value yang jauh lebih tinggi dibanding beberapa tahun lalu.