Menghadapi mensetsu alias wawancara kerja dengan user Jepang sering kali bikin jantung mau copot. Jujur saja, dulu saat pertama kali ikut mensetsu, saya pun sempat grogi berat bahkan sampai nggak bisa jawab pertanyaan! Alhasil gagal total, deh.
Namun, kegagalan adalah guru terbaik, yang penting adalah berani untuk mencoba lagi. Dari sana, saya belajar memahami polanya hingga akhirnya berhasil lolos mensetsu. Bagi kamu pejuang kerja ke Jepang yang sedang berada di tahap ini, jangan sampai melakukan kesalahan yang sama.
Berdasarkan pengalaman pribadi saya, inilah 5 tips ampuh agar kamu tampil percaya diri di depan user. Stay tune!
1. First Impression: Penampilan adalah Kunci Utama
Tahukah kamu? Sebelum kamu mulai berbicara, user sudah menilai kepribadianmu dari penampilan. Di budaya Jepang, kesopanan dan kerapian adalah nomor satu. Jadi, pastikan kamu tampil formal dengan kemeja (disarankan warna putih) dan bawahan gelap.
Bagi perempuan, pastikan rambut dikuncir kuda atau dicepol rapi menggunakan pita jaring. Buat kamu yang berhijab, pastikan jilbabnya dimasukkan ke dalam kerah baju atau diikat rapi ke belakang. Jangan lupa dandan tipis-tipis agar wajah terlihat profesional dan cantiknya mantulity!
Ingat! Saat pertama kali masuk ruangan atau masuk ke Zoom, awali dengan sapaan "Shitsureishimasu" (permisi) sambil melakukan ojigi (salam membungkuk). Setelah itu, baru deh siapkan jikoshokai (perkenalan diri) singkatmu dengan penuh semangat!
2. The Power of Smile: Tunjukkan kalau Kamu Excited!
Dalam sesi mensetsu, jangan pernah lupa untuk tersenyum sampai akhir. Orang Jepang sangat menyukai kandidat yang genki alias penuh semangat dan ceria.
Percayalah, senyum cerah bukan hanya membuatmu terlihat ramah, tapi juga menunjukkan bahwa kamu siap bekerja dengan energi positif. Walaupun risikonya rahang jadi pegal karena senyum terus, tapi terbayar kok apalagi kalau lihat user jadi ikut excited juga bertanyanya.
Selain senyum, pastikan posisi dudukmu tegak dan tidak bersandar. Jika sesi mensetsu dilakukan secara daring dan kamu terkendala suara user yang kurang jelas atau terlalu cepat, jangan panik! Kamu bisa menggunakan kalimat sopan berikut:
- Jika suara tidak terdengar: "Sumimasen, mou ichido onegaishimasu" (Maaf, bisa tolong ulangi sekali lagi?)
- Jika bicara user terlalu cepat: "Sumimasen, yukkuri hanashite moraemasuka?" (Maaf, bisakah bicara sedikit lebih perlahan?)
Jangan malu untuk bertanya ulang. Ingat, lebih baik bertanya daripada hanya mengangguk dan bilang: "hai, wakarimashita" (baik, saya mengerti) tapi sebenarnya tidak paham. Hal ini justru menunjukkan kalau kamu benar-benar menyimak dengan serius!
3. Anti-Lag: Pastikan Koneksi Internetmu Stabil
Ini adalah hal wajib jika kamu melakukan mensetsu secara daring. Bayangin! Bagaimana kalau saat kita sedang serius menyimak pertanyaan user, tiba-tiba sinyal lemot atau layar Zoom jadi nge-freeze? Panik nggak? Panik dong, dan pastinya akan merusak suasana dan konsentrasimu.
Sebelum giliran kamu mensetsu, sebaiknya siapkan koneksi internet yang lancar dan jangan lupa sediakan kuota cadangan atau tethering, kalau-kalau ada hal yang tidak diinginkan.
Pastikan juga aplikasi sudah diperbarui dan perangkat yang kamu gunakan punya memori yang cukup. Jangan sampai saat giliranmu tiba, aplikasi justru sulit dibuka atau mendadak error. Duh, pasti panik kalau sudah begitu. Jadi, jangan lupa dipersiapkan, ya! Persiapan teknis yang matang adalah separuh dari kemenangan!
4. Mastering Question: Siapkan Jawaban untuk Segala Skenario dan Hafalkan!
Jangan mensetsu dengan tangan kosong. Kecuali kamu sudah lancar kaiwa (percakapan) dan bisa menjawab dengan mata tertutup. Rahasia supaya tetap tenang saat mensetsu adalah dengan memprediksi apa saja yang akan ditanyakan oleh user.
Saat mensetsu kemarin, saya sampai membuat 50 daftar pertanyaan yang paling sering muncul yang saya kumpulkan dari pengalaman orang lain di aplikasi TikTok atau YouTube: Mulai dari jikoshokai, kelebihan dan kekurangan, bahkan sampai apa makanan kesukaan kamu.
Buatlah daftar pertanyaan dan jawaban versimu sendiri, lalu latih terus sampai kamu benar-benar menguasainya. Ingat ya, poinnya adalah menguasai materi. Walaupun tidak semua pertanyaan akan keluar, dengan persiapan "bank pertanyaan" yang matang, kamu tidak akan kaget lagi jika tiba-tiba diberikan pertanyaan jebakan. Rasa percaya dirimu otomatis akan naik karena kamu sudah punya "Koentji" untuk menjawabnya!
5. Point Plus: Curi Hati User dengan Hasil Riset Perusahaanmu!
Jangan anggap remeh, ini penting banget! Bahkan bisa dibilang "senjata rahasia" yang membedakan kandidat biasa dengan kandidat yang terlihat sangat niat di mata user.
Kalau kamu tahu visi dan misi perusahaan mereka, atau produk apa saja yang mereka produksi, user akan merasa sangat dihargai.
Ini menunjukkan kalau kamu tidak sekadar mencari kerja, tetapi memang niat bergabung di perusahaan mereka.
Misalnya, jika kamu melamar di bidang Kaigo (perawat lansia), coba cari tahu nama perusahaan, rumah sakit, atau fasilitas panti yang kamu lamar melalui internet. Telaah dan pelajari hal-hal dasarnya. Tidak perlu menghafal seluruh isi website-nya, cukup pahami visi-misi, filosofi perusahaan, jenis layanannya, hingga kapan fasilitas tersebut berdiri.
Nah, itulah 5 tips ampuh berdasarkan pengalaman pribadi saya. Menghadapi user Jepang memang menegangkan, tapi dengan persiapan yang matang, rasa grogi itu pasti bisa kamu kendalikan. Percaya pada kemampuan dirimu sendiri, tetap tenang, dan jangan lupa berdoa. Ganbatte kudasai! Semoga berhasil menjemput mimpi kerja di Jepang, ya!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Xiaomi 17 Series Siap Guncang Pasar Global pada 28 Februari, Diprediksi Harga Mulai Rp19 Jutaan
-
Wajah Cerah Bebas Kusam Saat Puasa! Ini 4 Pelembab Harga Murah Rp30 Ribuan
-
5 HP Rp 3 Jutaan dengan Spesifikasi Gahar, Mana yang Paling Layak Dibeli?
-
4 Moisturizer untuk Cegah Dehidrasi dan Perkuat Skin Barrier saat Puasa
-
4 Hybrid Sunscreen Bikin Wajah Cerah, Pudarkan PIH, dan Proteksi Sinar UV
Terkini
-
Korban Speak Up, Kim Geon Woo Alpha Drive One Diduga Lakukan Pelecehan Verbal
-
Polemik Paspor Asing: Refleksi Nasionalisme atau Krisis Kepercayaan?
-
Bahaya Korupsi Sistemik: Barang Bukti Pun Ikut "Dilahap" Oknum
-
YG, SM, dan HYBE Luncurkan Proyek Ambisius untuk Cetak Bintang Global Baru
-
3 Rekomendasi Tontonan Asal Korea yang Aman Ditonton di Bulan Ramadan