Anggota ALPHA DRIVE ONE, Kim Geon Woo, kembali menjadi sorotan usai diduga menjadi pelaku pelecehan verbal terhadap seorang wanita. Dilansir dari Allkpop pada Jumat (19/2/2026), kontroversi tersebut dimulai setelah sosok yang diduga sebagai korban dalam kontroversi pelecehan verbal akhirnya mengunggah pernyataan pribadi secara daring.
Kronologi yang Disebutkan oleh Terduga Korban Kim Geon Woo
Sebelumnya, seorang netizen yang mengaku sebagai ibu dari seorang direktur panggung kontrak di Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) menulis unggahan panjang yang menuduh seorang idola rookie bermarga Kim telah melakukan penghinaan verbal terhadap putrinya saat proses syuting.
Publik kemudian mengaitkan deskripsi tersebut dengan Kim Geon Woo dari ALPHA DRIVE ONE.
Dalam unggahan awal, sang ibu mengklaim bahwa putrinya pulang dalam kondisi emosional yang sangat tertekan, bahkan menyatakan 'ingin mati'. Ia juga menuduh bahwa sang idola diduga melontarkan komentar merendahkan terkait fisik putrinya ketika memberikan arahan di lokasi syuting. Tuduhan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai komunitas online dan memicu spekulasi luas mengenai identitas idola yang dimaksud.
Tak lama setelah kontroversi membesar, seseorang yang diyakini sebagai putri yang disebut dalam unggahan itu muncul secara online. Ia membagikan sejumlah materi yang diklaim sebagai bukti pekerjaannya di MBC, termasuk jadwal kerja dan foto meja kerjanya. Seiring meningkatnya perhatian publik, rumor tambahan juga bermunculan, termasuk spekulasi mengenai dugaan insiden lain yang melibatkan Kim Geon Woo di program variety KBS2.
Korban Buka Suara untuk Kedua Kalinya
Baru-baru ini, perempuan yang diduga korban tersebut merilis pernyataan langsung. Dalam tulisannya, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk 'membongkar aib' Kim Geon Woo. Ia menyatakan bahwa sejak awal hanya ingin menjalani hidup dengan tenang sambil terus menjalani perawatan kesehatan mental.
"Ada beberapa hal yang ingin saya klarifikasi mengenai unggahan yang beredar dengan klaim bahwa itu adalah blog saya. Saya tidak pernah sekalipun berniat untuk membongkar aib Kim Geon Woo dari Alpha Drive One, dan saya masih tidak memiliki niat seperti itu," tulisnya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya mengalami tekanan emosional berat dan telah menjalani perawatan psikiatri secara rutin. Ia juga menyatakan keberatan atas penyebaran blog pribadinya tanpa izin serta berbagai serangan daring yang diterimanya, termasuk pesan bernada kebencian dan ancaman.
Menurut pernyataannya, ia sempat kembali melakukan tindakan menyakiti diri sendiri akibat tekanan tersebut (sesuatu yang sudah lama tidak dilakukannya). Ia memohon agar publik berhenti menebak identitas tempat kerjanya dan menghentikan penyebaran informasi pribadinya.
"Jika Kim Geon Woo menyatakan bahwa semuanya bohong dan mengumumkan tindakan hukum, saya tidak akan bisa tinggal diam," tulisnya untuk menambahkan pernyataan bahwa ia telah menerima berbagai serangan pribadi dari penggemar sang idola.
Kim Geon Woo dan Agensi Masih Bungkam
Di sisi lain, hingga artikel ini diterbitkan, baik Kim Geon Woo maupun agensinya belum merilis pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut. Keheningan dari pihak agensi membuat perdebatan daring semakin memanas, dengan sebagian warganet mendesak klarifikasi cepat untuk mencegah spekulasi lebih lanjut.
Di berbagai forum komunitas Korea, reaksi warganet terpecah. Ada yang menilai bahwa jika tuduhan tersebut benar, sang idola harus segera meminta maaf. Namun ada pula yang memperingatkan agar publik tidak langsung mempercayai klaim sepihak tanpa bukti yang diverifikasi.
Beberapa komentar juga menyoroti bahaya 'pelecehan sekunder' yakni serangan terhadap korban yang diduga, serta dampak serius dari perundungan daring. Warganet lain menyebut bahwa agensi seharusnya lebih sigap dalam menangani isu sensitif seperti ini.
Dengan kontroversi yang masih berkembang, perhatian kini tertuju pada langkah yang akan diambil oleh agensi ALPHA DRIVE ONE. Apakah mereka akan mengeluarkan klarifikasi resmi, mengambil jalur hukum, atau memilih tetap diam, masih menjadi tanda tanya besar di tengah sorotan publik yang kian intens.
Baca Juga
-
Setelah 3 Tahun, Yoo Seon Ho Umumkan Hengkang dari 2 Days & 1 Night Season 4
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
Artikel Terkait
Entertainment
-
Romansa Quinn dan Staten Berlanjut di Ransom Canyon Season 2
-
Tayang 21 Juli, Lee Seok Hoon dan DinDin Jadi Pembawa Acara di Playlist 109
-
Lama Dinanti, Delicious in Dungeon Season 2 Tayang Oktober 2027 di Netflix
-
L INFINITE Dipastikan Absen dari Tur Fan Meeting, Agensi Ungkap Alasannya
-
Mulai Rp 1,45 Juta, Ini Harga Tiket Konser ENHYPEN 'Blood Saga' di Jakarta
Terkini
-
Ketika Rakyat Patungan Membangun Jembatan, Apa Prioritas Negara?
-
Seni Menghadapi Tetangga Cerewet dan Julid: Manfaatkan Situasi dengan Baik!
-
Review Moana Live Action: Hadirkan Sentuhan Budaya Polinesia yang Autentik
-
Bye Kemerahan! 4 Moisturizer Cream Madecassoside Cocok untuk Kulit Kering
-
Rumah Kecil dengan Seribu Tawa