Hayuning Ratri Hapsari | Desyta Rina Marta Guritno
Ilustrasi hidangan berbuka puasa (Pixabay/LUM3N)
Desyta Rina Marta Guritno

Berbuka adalah waktu yang paling ditunggu oleh orang yang berpuasa, tak heran segala macam hidangan disiapkan sedemikian rupa untuk melepas rasa lapar dan dahaga. Mulai dari kudapan, makanan berat, hingga minuman, semua tersaji di meja makan, tak jarang ada yang menyiapkan lebih dari satu jenis.

Menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam tentu membuat kita ingin makan dan minum yang enak-enak, seolah-olah semua ingin kita santap. Sayangnya, hal ini terkadang membuat kita tidak sadar akan perilaku konsumtif yang berlebihan.

Akibatnya banyak makanan yang terbuang, uang dihambur-hamburkan, sampai dampak negatif ke tubuh. Makan terlali banyak saat berbuka kadang membuat perut menjadi tidak nyaman, perut yang seharian kosong tiba-tiba diisi dengan berbagai makanan di waktu yang berdekatan, sehingga terjadi begah.

Kondisi ini kemudian berbuntut panjang, usai berbuka kita masih punya banyak aktivitas terutama ibadah salat tarawih. Perut begah membuat salat kita tidak nyaman, atau yang paling parah malah membuat kita mbolos tarawih.

Lalu, bagaimana solusinya agar perut kita tetap terisi, tapi tidak sampai begah agar ibadah tetap aman? Berikut 5 tips yang bisa kamu terapkan.

1. Buka dengan Makanan Ringan

Rasa lapar yang ditahan seharian kadang membuat kita ingin segera menyantap hidangan berat, tapi ternyata ini justru tidak baik. Benar akan terasa cepat kenyang, tapi perut akan begah dan tidak nyaman. Mulailah dengan makanan-makanan ringan seperti kurma atau buah segar, ini cocok untuk mengganjal perut sebelum lanjut ke makanan berat.

2. Beri Jeda

Usai berbuka dengan makanan ringan, beri jeda 10-15 menit untuk makanan berat. Dalam waktu ini bisa kamu gunakan untuk ibadah salat magrib terlebih dahulu. Baru setelah itu kamu bisa makan makanan berat.

3. Makan Pelan Pelan

Tidak ada yang memintamu untuk makan lebih cepat, oleh karena itu kamu tidak perlu buru-buru. Kunyah makanan perlahan, nikmati hidangan yang sudah kamu siapkan dan momen berbuka bersama keluarga.

4. Makan dan Minum Secukupnya

Meskipun tersedia banyak makanan dan kamu bisa makan sepuasnya, alangkah lebih baik kalau kamu makan secukupnya saja. Hal ini penting dilakukan agar perut kamu tetap nyaman sampai aktivitas selanjutnya. Kenyang memang enak, tapi kalau kekenyangan buat perut begah.

Kamu bisa makan secukupnya di waktu berbuka, nanti bisa dilanjutkan setelah salat tarawih atau selang waktu beberapa menit.

Sebagaimana makan, minum juga harus secukupnya. Banyak minum setelah makan kadang membuat perut semakin terasa penuh, sesak, bahkan mual. Aktivitas pun jadi tidak nyaman, apalagi saat kita salat tarawih badan jadi berat sehingga mudah lelah.

Minum air putih memang penting agar tubuh tidak dehidrasi, kamu bisa minum secara bertahap. Misal, satu gelas untuk membatalkam puasa, satu gelas setelah/sebelum makan, kemudian segelas lagi selang 5-10 menit.

5. Beri Batas Waktu

Kalau kamu ingin tarawih dengan nyaman, beri batas waktu untuk berbuka. Misal, salat tarawih dimulai pukul 7 malam, setidaknya 20 menit sebelum ini kamu sudah tidak makan/minum. Jeda ini memberi kesempatan kita untuk rehat setelah merasa kenyang, sehingga perut sudah nyaman saat kita mulai salat tarawih.

Nah, itu tadi 5 tips berbuka agar perut tidak terasa begah. Dengan kondisi perut yang baik, tentu kita bisa melanjutkan aktivitas seperti ibadah yang lain atau bekerja dengan aman tanpa terganggu. Selamat menunaikan ibadah puasa!