Hayuning Ratri Hapsari | Fathorrozi 🖊️
Samsung Galaxy S26 Ultra dan Vivo X300 Pro (GSMArena)
Fathorrozi 🖊️

Samsung Galaxy S26 Ultra dan Vivo X300 Pro menghadirkan dua pendekatan berbeda dalam mendefinisikan smartphone flagship Android di tahun 2026.

Samsung tampil dengan perangkat yang matang dari sisi hardware serta janji dukungan software jangka panjang. Sementara itu, Vivo lebih agresif dalam menawarkan sensor kamera besar, baterai jumbo, dan nilai harga yang kompetitif.

Keduanya sama-sama menjalankan Android 16, menggunakan chipset fabrikasi 3nm, serta dibekali kamera kelas atas. Namun, perbedaan mulai terasa dari desain, layar, performa, hingga daya tahan baterainya.

Berikut perbandingan lengkapnya:

1. Layar Besar dengan Karakter Berbeda

Galaxy S26 Ultra tampil dengan layar besar 6,9 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X beresolusi tajam 1440p dan refresh rate hingga 120Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 2.600 nits dan dilindungi Gorilla Armor 2 dengan lapisan anti-reflektif untuk mengurangi pantulan cahaya.

Di sisi lain, Vivo X300 Pro hadir dengan layar sedikit lebih kecil, yakni 6,78 inci. Meski begitu, Vivo mengunggulkan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Layarnya juga mendukung Dolby Vision, HDR Vivid, serta menampilkan hingga 1 miliar warna.

Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaannya mungkin tidak terlalu mencolok. Namun Samsung punya fitur tambahan bernama Privacy Display, yang membuat layar lebih sulit dilihat dari sudut samping.

Fitur ini bisa diatur langsung dari pengaturan, bahkan dapat diterapkan khusus untuk aplikasi tertentu. Vivo belum memiliki fitur serupa secara bawaan, meski pengguna bisa menggunakan screen protector privasi sebagai alternatif.

2. Desain dan Ketahanan

Galaxy S26 Ultra memiliki dimensi 163,6 x 78,1 x 7,9 mm dengan bobot 214 gram. Bagian depannya dilindungi Gorilla Armor 2, belakangnya Gorilla Glass Victus 2, dan rangkanya menggunakan Armor Aluminum 2. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP68 (tahan air hingga 1,5 meter selama 30 menit) dan dilengkapi stylus terintegrasi.

Vivo X300 Pro sedikit lebih pendek dan ramping (161,2 x 75,5 x 8 mm), tetapi lebih berat di angka 226 gram. Materialnya menggunakan Armor Glass di depan, rangka aluminium alloy, dan bodi belakang kaca. Vivo sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Dengan begitu, selain tahan air, ia juga tahan semprotan air bertekanan tinggi.

Keduanya sama-sama tidak memiliki jack audio 3,5mm dan menggunakan port USB-C 3.2 untuk pengisian daya. Galaxy S26 Ultra juga mendukung output DisplayPort untuk fitur Samsung DeX. Untuk konfigurasi SIM, Samsung mendukung Nano-SIM dan eSIM (maksimal dua aktif), sedangkan Vivo menawarkan opsi dual Nano-SIM plus eSIM di pasar internasional.

3. Performa dan Dukungan Software

Galaxy S26 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) dengan GPU Adreno 840. Opsi memorinya meliputi 12GB RAM dengan penyimpanan 256GB atau 512GB, serta varian 16GB RAM dengan 1TB penyimpanan berbasis UFS 4.x.

Sementara itu, Vivo X300 Pro menggunakan Dimensity 9500 (3nm) dengan desain CPU tiga klaster dan GPU Arm G1-Ultra. Konfigurasinya tersedia dalam 12GB/256GB, 16GB/512GB, hingga 16GB/1TB dengan dual UFS 4.1.

Keduanya menawarkan performa sangat kencang untuk gaming maupun multitasking berat. Namun perbedaan besar ada pada dukungan software. Samsung dengan One UI menjanjikan hingga tujuh kali pembaruan Android utama, sedangkan Vivo melalui OriginOS 6 menawarkan hingga lima kali pembaruan Android.

4. Kamera: Resolusi vs Ukuran Sensor

Di sektor kamera, Samsung mengusung empat kamera belakang:

  • 200MP kamera utama
  • Telefoto 3x optik
  • Periskop 5x optik
  • 50MP ultrawide

Fitur-fiturnya termasuk laser autofocus, Horizon Lock, Best Face, perekaman HDR 10-bit, HDR10+, hingga video 8K 30fps.

Vivo memilih pendekatan berbeda dengan fokus pada ukuran sensor:

  • 50MP sensor utama berukuran besar
  • 200MP periskop 3,7x optik
  • 50MP ultrawide

Vivo juga dibekali optik Zeiss dengan lapisan Zeiss T*, sensor spektrum warna, dukungan impor 3D LUT, Dolby Vision HDR recording, serta perekaman 4K 120fps 10-bit Log.

Samsung menawarkan dua jarak zoom optik khusus (3x dan 5x), sedangkan Vivo mengandalkan resolusi tinggi 200MP untuk fleksibilitas zoom.

Untuk kamera depan, Samsung menggunakan 12MP dual-pixel autofocus, sementara Vivo unggul dengan kamera selfie 50MP autofocus. Keduanya mendukung perekaman video 4K.

5. Baterai dan Pengisian Daya

Vivo X300 Pro membawa baterai silikon-karbon besar berkapasitas 6.510mAh (di sebagian besar pasar global) dengan dukungan fast charging 90W dan wireless charging 40W.

Samsung Galaxy S26 Ultra mengusung baterai 5.000mAh, namun meningkatkan pengisian kabel menjadi 60W dan wireless 25W dengan dukungan Qi2.

Dari perbedaan ini, penulis simpulkan Samsung Galaxy S26 Ultra cocok bagi pengguna yang menginginkan pengalaman premium menyeluruh, dukungan software sangat panjang, stylus bawaan, serta ekosistem yang matang.

Sebaliknya, Vivo X300 Pro lebih menarik bagi mereka yang mengutamakan baterai super besar, layar sangat terang, dan kamera dengan pendekatan sensor besar serta fitur sinematik.

Pilihan terbaik bergantung pada prioritas Anda: stabilitas dan dukungan jangka panjang ala Samsung, atau inovasi agresif dan value tinggi dari Vivo? Terserah.