Selama ini tablet sering dianggap sebagai perangkat yang berada di tengah-tengah di antara ponsel dan laptop. Namun, Huawei MatePad Pro Max (2026) datang dengan ambisi yang berbeda.
Perangkat ini tidak sekadar ingin menjadi layar besar untuk menonton film, membaca dokumen, atau berselancar di internet, tetapi mencoba menghadirkan pengalaman kerja yang lebih dekat dengan sebuah komputer.
Hal pertama yang membuat tablet ini menarik tentu saja dimensinya. Huawei berhasil merancang MatePad Pro Max dengan ketebalan hanya 4,7 mm. Bobotnya pun berada di kisaran 499 gram untuk versi standar, sedangkan varian PaperMatte sekitar 509 gram. Angka tersebut membuat perangkat berlayar besar ini terasa sangat agresif dalam urusan desain tipis dan ringan.
Di Indonesia, Huawei MatePad Pro Max hadir dengan pilihan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB atau 512 GB. Harga resminya masing-masing Rp19.999.999 untuk varian 12 GB/256 GB dan Rp26.999.999 untuk varian 12 GB/512 GB. Selama periode promosi 22 Juli hingga 21 Agustus 2026, Huawei juga menawarkan sejumlah bonus dan layanan tambahan untuk pembeli.
Layar 13,2 Inci yang Bikin Betah Menatap
Dilansir dari laman Notebookcheck, Kamis (6/8/2026), layar MatePad Pro Max menggunakan panel Flexible OLED berukuran 13,2 inci dengan resolusi 3.000 x 2.000 piksel atau 3K. Layar tersebut memiliki refresh rate hingga 144 Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 1.600 nits, serta rasio layar ke bodi mencapai 94 persen. Bezel-nya juga sangat tipis, sekitar 3,55 mm.
Ukuran dan rasio layar 3:2 menjadi kombinasi yang menarik untuk produktivitas. Berbeda dari tablet yang lebih mengutamakan format hiburan, layar MatePad Pro Max terasa seperti kanvas kerja yang luas. Membuka dokumen, mengedit presentasi, mengolah spreadsheet, hingga membuat desain bisa terasa lebih lapang.
Huawei juga membekali perangkat ini dengan teknologi PaperMatte. Permukaannya dirancang untuk mengurangi pantulan dan silau sehingga tampilan tetap nyaman ketika digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Teknologi ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menghabiskan banyak waktu membaca atau bekerja di depan layar.
Tipis, tetapi Tetap Dirancang untuk Produktivitas
Bodi 4,7 mm mungkin menjadi angka yang paling mudah dijual, tetapi MatePad Pro Max sebenarnya punya misi lebih besar. Huawei menempatkannya sebagai perangkat produktivitas yang mampu mendekati pengalaman menggunakan PC.
Perangkat ini mendukung keyboard Huawei Glide Keyboard yang membuat tablet dapat digunakan layaknya laptop. Keyboard tersebut mempunyai susunan enam baris tombol dengan key travel sekitar 1,8 mm. Ada pula slot stylus terintegrasi yang memudahkan penyimpanan sekaligus pengisian Huawei M-Pencil Pro.
Untuk pengguna yang bekerja dengan tulisan tangan, sketsa, ilustrasi, maupun anotasi dokumen, keberadaan M-Pencil Pro menjadi pasangan yang masuk akal. Tablet pun bisa berubah fungsi dari layar kerja menjadi buku catatan digital atau kanvas gambar dalam sekejap.
Huawei juga menyediakan dukungan untuk mouse dan aksesori lainnya. Dengan kombinasi layar besar, keyboard, mouse, dan stylus, MatePad Pro Max semakin terasa seperti perangkat kerja yang kebetulan berbentuk tablet.
Performa Flagship dengan Kirin T93 Pro
Di segi performa, seperti dikutip dari laporan Notebookcheck, Kamis (6/8/2026), MatePad Pro Max menggunakan Kirin T93 Pro untuk varian flagship. Huawei mengintegrasikan chip tersebut dengan sistem operasi HarmonyOS dan berbagai fitur produktivitas untuk menghasilkan pengalaman penggunaan yang lebih menyerupai PC.
Konfigurasi memorinya juga tidak main-main. Di pasar global, MatePad Pro Max tersedia hingga 20 GB RAM dan 1 TB penyimpanan pada varian tertentu. Untuk pasar Indonesia, Huawei menawarkan konfigurasi 12 GB/256 GB dan 12 GB/512 GB.
Yang menarik bukan hanya angka RAM dan penyimpanannya, melainkan bagaimana Huawei memanfaatkan perangkat lunak untuk mendukung pekerjaan. MatePad Pro Max membawa pengalaman PC-level WPS Office dengan dukungan AI untuk berbagai kebutuhan dokumen, spreadsheet, dan presentasi.
Fitur multitasking juga memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan sehingga pekerjaan tidak selalu harus berpindah-pindah layar.
Baterai 10.400 mAh untuk Menemani Aktivitas Panjang
Tablet berukuran besar tentu membutuhkan sumber daya yang memadai. Huawei menjawab kebutuhan tersebut melalui baterai berkapasitas 10.400 mAh. Pengisian dayanya mendukung teknologi fast charging hingga 66 W, sementara perangkat juga dapat melakukan reverse charging melalui kabel hingga 40 W.
Kapasitas tersebut membuat MatePad Pro Max tidak hanya menarik untuk bekerja di meja. Pengguna yang sering berpindah tempat, bepergian, mengikuti rapat, atau bekerja secara mobile dapat membawa perangkat ini tanpa harus terlalu sering mencari stopkontak.
Di sinilah desain tipis dan bobot ringan menjadi semakin relevan. Tablet 13,2 inci biasanya identik dengan perangkat besar yang terasa berat ketika dimasukkan ke dalam tas. MatePad Pro Max mencoba mematahkan anggapan tersebut.
Kamera 50 MP dan Enam Speaker
Meski tablet bukan perangkat yang biasanya dibeli karena kemampuan kameranya, Huawei tetap memberikan kamera utama 50 MP di bagian belakang. Kamera tersebut dapat digunakan untuk memotret dokumen, mengambil gambar ketika dibutuhkan, hingga merekam video dengan resolusi tinggi.
Untuk urusan multimedia, perangkat ini juga dilengkapi enam speaker yang dirancang menghasilkan suara lebih imersif. Kombinasi layar OLED besar dan sistem audio tersebut membuat MatePad Pro Max tetap menarik ketika digunakan untuk menikmati film, video, musik, maupun konten hiburan lainnya.
HarmonyOS dan Ekosistem Produktivitas
Di antara bagian penting dari pengalaman MatePad Pro Max adalah sistem operasinya. Huawei membawa HarmonyOS dengan sejumlah fitur yang diarahkan untuk produktivitas, termasuk kemampuan multitasking dan pengalaman desktop yang lebih dekat dengan komputer.
Huawei bahkan menawarkan konsep dua tampilan, termasuk desktop yang dirancang untuk mendukung pekerjaan bergaya PC. Dengan demikian, pengguna tidak hanya mendapatkan aplikasi dalam format tablet, tetapi juga pengalaman kerja yang lebih fleksibel.
Kehadiran AI juga semakin memperkuat arah tersebut. Untuk pekerjaan kantor, kemampuan AI pada aplikasi produktivitas dapat membantu berbagai aktivitas seperti pengolahan dokumen dan presentasi. Bagi pekerja kreatif, dukungan aplikasi seperti GoPaint dan M-Pencil Pro membuka ruang lebih luas untuk menggambar dan membuat karya secara langsung di layar.
Apakah MatePad Pro Max Layak Dibeli?
Dengan harga resmi mulai Rp19.999.999, Huawei MatePad Pro Max jelas bukan tablet yang menyasar semua kalangan. Harganya sudah memasuki wilayah laptop premium. Maka sebab itu, pertimbangan membeli perangkat ini bukan sekadar soal spesifikasi, melainkan tentang kebutuhan dan ekosistem kerja.
Bagi pengguna yang membutuhkan perangkat tipis, ringan, memiliki layar besar, serta bisa dipasangkan dengan keyboard dan stylus, MatePad Pro Max punya daya tarik kuat. Desain 4,7 mm, layar OLED 13,2 inci 3K 144 Hz, baterai 10.400 mAh, RAM 12 GB, serta dukungan produktivitas berbasis HarmonyOS membuatnya terlihat serius sebagai perangkat kerja.
Tapi, pengguna yang membutuhkan kompatibilitas penuh dengan seluruh aplikasi desktop tertentu tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan perangkat lunaknya. Tablet ini memang semakin mendekati laptop dalam pengalaman kerja, tetapi bukan berarti semua kebutuhan komputer konvensional otomatis dapat digantikan.
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul
-
5 Parfum Fresh Pria dengan Aroma Maskulin dan Menyegarkan
-
Sama-Sama dari Singkong, Apa yang Bikin Tepung Tapioka dan Mocaf Beda?
-
Anti Lengket! 5 Sunscreen Gel Lokal SPF 50 untuk Perlindungan Maksimal
-
4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat
Terkini
-
Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code
-
Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'
-
Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru
-
Sinopsis I Live In Your Time, Drama Romantis Zhang Ruo Nan dan Wang An Yu
-
Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya