Laptop di tengah pola kerja yang semakin fleksibel seperti saat ini, bukan lagi sekadar menjadi perangkat untuk mengetik dokumen atau membuka spreadsheet. Profesional masa kini membutuhkan komputer yang sanggup diajak berpindah dari kantor ke rumah, dari ruang rapat ke perjalanan dinas, sekaligus mampu mengolah berbagai pekerjaan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kebutuhan inilah yang coba dijawab oleh ASUS melalui ExpertBook P5 G2.
ASUS ExpertBook P5 G2 hadir sebagai laptop bisnis generasi baru, membawa kombinasi performa, portabilitas, AI, keamanan, serta ketahanan yang dirancang untuk profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah.
Perangkat ini juga masuk dalam kategori Windows Copilot+ PC, sehingga kemampuan AI bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian penting dari pengalaman kerja yang ditawarkan.
Desain Ringkas, tetapi Dibuat untuk Kerja Serius
Sepintas, ExpertBook P5 G2 memiliki penampilan yang tenang dan profesional. ASUS tidak membuat desainnya terlalu ramai dengan aksen gaming atau ornamen berlebihan. Bodi aluminium yang ramping justru memberikan kesan elegan dan cocok ditempatkan di meja kantor, ruang rapat, maupun kafe.
Tetapi menariknya, karakter ringkas tersebut tidak mengorbankan ketahanan. ASUS menyebut ExpertBook P5 G2 telah memenuhi standar ketahanan militer Amerika Serikat MIL-STD-810H. Untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi, sertifikasi ini memberikan nilai tambah karena perangkat memang dirancang menghadapi berbagai kondisi penggunaan yang lebih berat.
Bobotnya juga menjadi salah satu daya tarik. Varian AMD memiliki bobot mulai sekitar 1,27 kilogram, sedangkan versi Intel dimulai dari 1,38 kilogram. Dengan ketebalan yang berada di kisaran 1,5 hingga 1,8 cm, laptop ini cukup masuk akal untuk dijadikan teman kerja yang setiap hari harus masuk ke dalam tas.
Dua Pilihan Platform: Intel dan AMD
ASUS menawarkan ExpertBook P5 G2 dalam konfigurasi berbasis Intel maupun AMD. Pada varian Intel, perangkat ini tersedia hingga Intel Core Ultra 7 Series 3 dengan Intel AI Boost NPU hingga 50 TOPS. ASUS juga menyediakan opsi Core Ultra 5 dengan NPU hingga 47 TOPS. Memori dapat dikonfigurasi hingga 64 GB DDR5 dan penyimpanan hingga 2 TB SSD.
Sementara itu, varian AMD membawa tenaga hingga AMD Ryzen AI 9 HX dengan kemampuan AI hingga 55 NPU TOPS. ASUS bahkan menyebut konfigurasi platform ini mendukung memori hingga 96 GB dan penyimpanan dual SSD PCIe 4.0 hingga 3 TB. Artinya, pengguna profesional yang membutuhkan multitasking berat memiliki ruang peningkatan yang cukup luas.
Untuk pekerjaan sehari-hari, kemampuan tersebut tentu bukan sekadar angka spesifikasi. Pengguna dapat menjalankan banyak aplikasi sekaligus, membuka dokumen berukuran besar, melakukan konferensi video, mengolah data, hingga memanfaatkan berbagai fitur AI tanpa menjadikan laptop sebagai perangkat yang cepat terasa tertinggal.
ASUS juga membekali perangkat dengan sistem pendinginan ExpertCool. Sistem ini dirancang untuk menjaga temperatur dan performa tetap stabil ketika laptop digunakan dalam beban kerja berat maupun aktivitas AI yang berlangsung lebih lama.
Layar 14 Inci untuk Produktivitas
ExpertBook P5 G2 membawa layar 14 inci dengan rasio aspek 16:10. Rasio ini terasa relevan untuk pekerjaan karena area vertikal layar lebih luas dibandingkan panel 16:9, sehingga pengguna dapat melihat lebih banyak baris dokumen atau halaman web tanpa terlalu sering melakukan scrolling.
Untuk varian tertentu, ASUS menawarkan panel IPS 2.5K/WQXGA dengan refresh rate 144Hz dan cakupan warna 100 persen sRGB. Ada pula pilihan panel OLED WUXGA dengan cakupan warna 100 persen DCI-P3 bagi pengguna yang lebih memperhatikan kualitas warna.
Pilihan tersebut membuat ExpertBook P5 G2 tidak hanya menarik untuk pekerja kantoran. Pengguna yang sesekali mengerjakan desain, presentasi, pengolahan foto, maupun konten visual juga mendapatkan layar yang lebih mumpuni.
AI yang Bukan Sekadar Gimmick
Di antara alasan utama laptop ini menarik adalah integrasi AI melalui ASUS MyExpert dan Microsoft Copilot+ PC. ASUS MyExpert dirancang sebagai pusat berbagai fitur AI yang berkaitan dengan pekerjaan.
Tersedia fitur Chat untuk membantu pertanyaan dan tugas sederhana, Knowledge Hub untuk menganalisis dokumen dan gambar, serta Advanced Tools untuk membantu penulisan dan pengelolaan pekerjaan. Sementara AI ExpertMeet dapat digunakan untuk merekam dan merangkum rapat, menerjemahkan percakapan secara real-time, serta membuat daftar tugas secara otomatis.
Dalam praktiknya, fitur semacam ini bisa memangkas pekerjaan administratif yang sering kali menghabiskan waktu. Rapat yang sebelumnya harus dicatat secara manual, misalnya, dapat dibantu AI untuk dibuatkan rangkuman dan daftar tindak lanjut.
Kamera hingga 5MP serta fitur AI noise-cancelling juga menjadi bagian dari paket produktivitas. Kombinasi ini membuat perangkat lebih siap digunakan untuk konferensi video, terutama bagi pekerja hybrid yang tidak selalu berada di ruang kerja yang ideal.
Keamanan Menjadi Prioritas
Untuk laptop bisnis, performa tinggi saja tidak cukup. Data perusahaan, dokumen keuangan, informasi pelanggan, hingga komunikasi internal membutuhkan perlindungan serius. Karena itu, ASUS menyematkan ekosistem keamanan ExpertGuardian.
Fitur yang tersedia mencakup Windows 11 Secured-core PC, TPM 2.0, sensor sidik jari dengan autentikasi FIDO2, BIOS yang memenuhi standar NIST SP 800-155, serta penutup fisik webcam. ASUS juga menjanjikan pembaruan keamanan BIOS dan driver hingga lima tahun.
Penutup webcam sederhana tetapi penting. Ketika kamera tidak digunakan, pengguna cukup menggeser penutup fisiknya. Ini menjadi lapisan privasi tambahan yang tidak bergantung pada perangkat lunak.
Port Lengkap, Tidak Bergantung Dongle
Salah satu persoalan laptop tipis masa kini adalah semakin sedikitnya port. ExpertBook P5 G2 mengambil pendekatan berbeda.
Varian AMD menyediakan USB 4 Type-C, USB 3.2 Gen 2 Type-C full-function, dua USB Type-A, HDMI 2.1, RJ45 Ethernet, audio combo jack, serta Kensington Nano Security Slot. Versi Intel juga menyediakan Thunderbolt 4, USB Type-A, HDMI 2.1, RJ45, dan jack audio.
Kehadiran RJ45 Ethernet menjadi nilai penting bagi pengguna bisnis. Saat berada di kantor atau ruang kerja dengan jaringan kabel, pengguna tidak perlu mencari adaptor tambahan.
Baterai untuk Mobilitas Tinggi
Untuk profesional yang sering bekerja berpindah tempat, daya tahan baterai menjadi faktor penting. Varian AMD ExpertBook P5 G2 dibekali baterai hingga 70Wh dan ASUS mengklaim daya tahannya dapat mencapai 22,5 jam untuk penggunaan aplikasi perkantoran.
Angka tersebut tentunya merupakan klaim pengujian dan hasil nyata dapat berubah tergantung tingkat kecerahan layar, aplikasi, koneksi internet, serta pola penggunaan. Namun, kapasitas 70Wh tetap menjadi modal menarik bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering mencari colokan.
Harga Resmi ASUS ExpertBook P5 G2 di Indonesia
Di Indonesia, ASUS ExpertBook P5 G2 dipasarkan mulai Rp19.799.000 untuk varian PM5406CKA. Sementara varian PM5406CGA dibanderol Rp21.599.000. Harga tersebut merupakan harga resmi yang diberitakan saat peluncuran di pasar Indonesia dan dapat berbeda mengikuti konfigurasi maupun program penjualan.
Dengan banderol hampir Rp20 juta hingga lebih dari Rp21 juta, laptop ini memang tidak menyasar konsumen yang sekadar membutuhkan perangkat untuk mengetik dan browsing. Targetnya lebih jelas, yaitu profesional, pekerja hybrid, pebisnis, serta perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja dengan umur pakai dan keamanan lebih serius.
ASUS juga membekali perangkat dengan layanan purna jual yang mencakup garansi hingga tiga tahun, layanan on-site, serta komitmen penyelesaian servis dalam lima hari kerja pada paket tertentu.
Baca Juga
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang