Hayuning Ratri Hapsari | Fathorrozi 🖊️
Smartphone Motorola Moto G Max (Gizmochina)
Fathorrozi 🖊️

Bagi sebagian pengguna, mencari HP bukan lagi soal kamera paling tajam atau chipset paling kencang, namun ada pula pengguna yang mencari ponsel dengan kebutuhan yang sederhana, seperti HP yang bisa dipakai sejak pagi hingga malam tanpa harus berkali-kali sibuk mencari colokan. Kebutuhan inilah yang tampaknya ingin dijawab Motorola lewat Moto G Max, smartphone baru yang menjadikan baterai jumbo sebagai andalannya.

Motorola resmi memperkenalkan Moto G Max untuk pasar India pada Kamis, 20 Agustus 2026, seperti dikutip dari laporan PhoneArena, Senin (17/8/2026). Perangkat ini membawa baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh, layar 120Hz, chipset Snapdragon 6s Gen 4, serta bodi yang dirancang cukup tangguh untuk menemani aktivitas sehari-hari. Motorola bahkan mengklaim daya tahannya dapat mencapai hingga tiga hari dalam kondisi penggunaan tertentu.

Moto G Max yang meluncur di India merupakan versi yang berbeda dari Moto G Max yang sebelumnya diperkenalkan di Brasil. Perbedaan tersebut terutama terlihat pada kapasitas baterai dan platform hardware. Maka, nama yang sama tidak serta-merta berarti spesifikasi yang sama di setiap negara.

Layar 6,72 Inci 120Hz untuk Pengalaman Lebih Mulus

Dari sisi depan, Moto G Max tampil dengan layar berukuran 6,72 inci. Panel yang digunakan memiliki resolusi Full HD+ atau 2.400 x 1.080 piksel dengan refresh rate mencapai 120Hz.

Refresh rate tinggi membuat pergerakan animasi, scrolling media sosial, perpindahan menu, hingga navigasi aplikasi terasa lebih mulus dibandingkan layar 60Hz. Tingkat kecerahannya juga mencapai 1.050 nits dalam mode High Brightness Mode, sehingga masih cukup menjanjikan untuk penggunaan di luar ruangan.

Motorola turut membekali layar dengan fitur Water Touch 2.0, yang dirancang agar layar tetap lebih responsif ketika digunakan dalam kondisi basah. Melansir dari laman Gizmochina, Minggu (16/8/2026), perlindungannya mengandalkan Corning Gorilla Glass, sementara bodinya memiliki sertifikasi IP64 dan MIL-STD-810H. Kombinasi tersebut membuat Moto G Max tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga ketahanan untuk penggunaan harian.

Secara desain, karakter Motorola masih cukup terasa. Bodinya menggunakan frame datar dengan modul kamera berbentuk kotak di bagian belakang. Pilihan warnanya juga dibuat lebih segar melalui warna Pantone Stargazer, Alaskan Blue, dan Malaga. Dengan ketebalan sekitar 8,6 mm dan bobot sekitar 213 gram, perangkat ini memang bukan HP paling ringan, tetapi kapasitas baterai besar menjadi alasan utamanya.

Snapdragon 6s Gen 4 Jadi Otaknya

Untuk urusan performa, Motorola memilih Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4. Chipset tersebut menggunakan CPU octa-core dengan kecepatan hingga 2,4GHz dan dipadukan dengan RAM LPDDR5X.

Di India, Moto G Max tersedia dalam konfigurasi 6GB RAM + 128GB penyimpanan serta 8GB RAM + 128GB. Dukungan RAM Boost juga memungkinkan sebagian penyimpanan internal dimanfaatkan sebagai RAM virtual untuk membantu menangani lebih banyak aplikasi.

Spesifikasi tersebut memang tidak ditujukan untuk menantang smartphone flagship. Namun, untuk kebutuhan seperti media sosial, komunikasi, streaming video, browsing, pekerjaan ringan, hingga gaming kasual, Snapdragon 6s Gen 4 masih berada di jalur yang masuk akal.

Sistem operasinya sudah menggunakan Android 16 dengan antarmuka Hello UX. Motorola menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi utama serta tiga tahun pembaruan keamanan. Bagi pengguna yang berencana memakai HP selama beberapa tahun, komitmen software ini menjadi nilai tambah tersendiri.

Kamera 50MP dengan Sensor Sony LYTIA 600

Motorola Moto G Max (Gizmochina)

Moto G Max tidak mengabaikan sektor fotografi. Di bagian belakang terdapat kamera utama 50MP yang menggunakan sensor Sony LYTIA 600 dengan aperture f/1.8. Kamera tersebut ditemani kamera ultrawide 8MP.

Sementara di bagian depan tersedia kamera selfie 32MP. Kombinasi ini membuat Moto G Max cukup fleksibel untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari, foto keluarga, konten media sosial, hingga video call.

Memang, konfigurasi dua kamera belakang tersebut tidak terlihat seheboh beberapa pesaing yang menawarkan tiga atau bahkan empat kamera. Namun, pendekatan Motorola terasa lebih realistis, yaitu menyediakan kamera utama yang berpotensi menjadi senjata utama, kemudian menambahkan ultrawide untuk memperluas sudut pengambilan gambar.

Baterai 7.000 mAh Jadi Senjata Utama

Motorola menanamkan baterai 7.000 mAh berbasis silikon-karbon. Kapasitas sebesar ini berada jauh di atas angka 5.000 mAh yang masih umum ditemui pada banyak smartphone. Motorola mengklaim baterai tersebut mampu memberikan daya tahan hingga tiga hari, sementara laporan Notebookcheck, Jumat (14/8/2026), menyebut perangkat ini dirancang untuk penggunaan lebih dari dua hari.

Baterai besar tentu sangat cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Pelajar, pekerja lapangan, pengemudi, kreator konten, hingga pengguna yang sering bepergian dapat memperoleh keuntungan dari kapasitas tersebut.

Pengisian dayanya menggunakan USB Type-C dengan dukungan 30W TurboPower. Memang, angka 30W bukan yang tercepat di kelas smartphone saat ini. Namun, kompromi tersebut cukup masuk akal karena Motorola tampaknya lebih memprioritaskan ketahanan baterai daripada kecepatan pengisian ekstrem.

Speaker Stereo dan Jack Audio Masih Dipertahankan

Moto G Max juga membawa sejumlah fitur yang mulai jarang ditemukan pada ponsel modern. Salah satunya adalah jack audio 3,5 mm. Pengguna yang masih menyukai earphone kabel tidak perlu bergantung pada adaptor.

Motorola juga menghadirkan speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio. Kehadiran fitur tersebut membuat perangkat ini tidak hanya cocok untuk komunikasi, tetapi juga menarik untuk menikmati musik, film, dan video.

Untuk konektivitas, Moto G Max mendukung Wi-Fi 5, Bluetooth 5.1, dual-SIM, GPS, dan USB Type-C. Namun, satu hal yang perlu dicatat adalah perangkat ini tidak dibekali NFC, sehingga pengguna yang mengandalkan fitur tersebut perlu mempertimbangkannya sebelum membeli.

Harga Moto G Max dan Prediksi Masuk Indonesia

Untuk pasar India, harga Moto G Max dilaporkan mulai dari 27.999 rupee untuk varian 6GB/128GB dan 29.999 rupee untuk varian 8GB/128GB. Angka tersebut setara sekitar Rp5,2 juta dan Rp5,5 juta berdasarkan konversi yang diberitakan media teknologi. Motorola juga menyiapkan penjualan melalui Flipkart.

Terdapat sedikit perbedaan angka dalam sejumlah laporan awal. PhoneArena, misalnya, menyebut harga awal yang setara 26.999 rupee, sebelum informasi peluncuran berikutnya mencantumkan harga 27.999 rupee untuk varian 6GB/128GB. Oleh karena itu, harga India yang paling aman dijadikan acuan saat ini adalah kisaran 27.999 rupee.

Motorola sendiri belum mengumumkan Moto G Max untuk pasar Indonesia. Jika suatu saat perangkat ini resmi masuk Tanah Air, prediksi harga resminya berada di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp6 juta untuk varian dasar. Sementara varian 8GB/128GB berpotensi berada di sekitar Rp6 juta-Rp6,3 juta, tergantung strategi harga, pajak, biaya distribusi, dan konfigurasi yang dipilih Motorola.

Perlu ditegaskan, angka tersebut masih prediksi, bukan harga resmi Indonesia, karena sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai ketersediaannya di Tanah Air.