Bulu ketiak merupakan hal yang normal dan secara alami tumbuh pada tubuh, tetapi bagi sebagian orang, keberadaannya mungkin membuat kurang nyaman sehingga memilih untuk menghilangkannya secara rutin.
Menghilangkan bulu ketiak tidak hanya dilakukan dengan mencukur saja. Meski jadi cara paling praktis dan paling sering dilakukan, mencukur sebenarnya hanya memberikan hasil yang bersifat sementara, sebab bulu akan kembali terlihat dalam hitungan hari saja.
Kalau kamu mulai bosan mencukur berulang-ulang, ada beberapa metode lain yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan, kondisi kulit, serta hasil yang ingin didapatkan.
American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa setiap metode menghilangkan bulu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga penting untuk mengetahui cara penggunaannya sebelum menentukan pilihan.
1. Waxing
Kalau ingin mendapatkan hasil yang bertahan lebih lama dibandingkan mencukur, waxing dapat menjadi pilihan karena metode ini tidak hanya memotong bulu di permukaan kulit, tetapi menarik bulu dari akarnya ketika lilin dilepaskan dari kulit.
Hasil waxing dapat bertahan selama beberapa minggu atau lebih, sehingga kamu tidak perlu menghilangkan bulu sesering ketika menggunakan pisau cukur.
Namun, metode ini juga memiliki kekurangan karena proses pencabutan dapat terasa sakit dan kulit dapat mengalami kemerahan atau iritasi sementara setelahnya, terutama jika kulit cukup sensitif.
Ketika melakukan waxing di salon, kebersihan juga perlu diperhatikan karena AAD menyarankan agar aplikator lilin tidak digunakan berulang kali ke dalam wadah lilin yang sama, sebab kebiasaan tersebut dapat memindahkan bakteri dan kuman dari satu orang ke orang lain.
2. Krim Penghilang Bulu
Selain mencukur dan waxing, kamu juga bisa menggunakan krim penghilang bulu atau depilatory. Produk ini bekerja dengan melarutkan bulu sehingga dapat dibilas setelah didiamkan sesuai waktu yang tercantum dalam petunjuk penggunaan.
AAD menjelaskan bahwa hasil dari krim penghilang bulu cenderung bertahan lebih lama dibandingkan mencukur dan penggunaannya juga cukup praktis karena dapat dilakukan di rumah.
Meski praktis, produk tersebut tetap dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang yang memiliki kulit sensitif, sehingga AAD menyarankan untuk melakukan uji coba terlebih dahulu sebelum digunakan pada ketiak. Jika muncul rasa terbakar atau perih, produk sebaiknya segera dibilas dan tidak digunakan pada area tersebut.
3. Threading
Threading atau teknik benang juga dikenal sebagai salah satu metode untuk menghilangkan bulu dengan menggunakan dua benang yang dipilin, kemudian digerakkan pada permukaan kulit untuk mencabut bulu dari akarnya.
Berbeda dengan mencukur yang hanya memotong bulu di permukaan kulit, teknik ini mengangkat bulu dari akarnya sehingga hasilnya dapat bertahan lebih lama dan kulit terlihat lebih halus.
Teknik threading juga cenderung minim iritasi karena prosesnya tidak menggunakan bahan kimia atau produk yang langsung diaplikasikan pada kulit untuk menghilangkan bulu
4. Laser Hair Removal
Bagi kamu yang ingin mengurangi pertumbuhan bulu dalam jangka panjang, laser hair removal dapat menjadi pilihan yang lebih permanen dibandingkan metode lainnya.
Prosedur ini menggunakan sinar laser yang diserap oleh pigmen pada bulu dan secara bertahap dapat merusak folikel bulu sehingga pertumbuhannya berkurang.
AAD menyebutkan bahwa setelah enam kali melakukan perawatan laser pada area yang sama, hasilnya dapat bersifat permanen.
Akan tetapi, hal yang perlu diingat adalah laser tidak akan efektif untuk bulu berwarna pirang, putih, abu-abu, atau merah, karena pigmennya terlalu terang untuk ditargetkan laser.
Baca Juga
-
Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!
-
Punya Kulit Sawo Matang? Ini 5 Lip Matte yang Bikin Wajah Makin Fresh
-
4 Rekomendasi Tas Siaga Bencana, Biar Aman Saat Situasi Darurat!
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Mulai Babak Baru! Putri Leonor Kembali Kuliah Usai 3 Tahun Sekolah Militer
Artikel Terkait
-
Perbedaan Treatment Pico Laser vs IPL untuk Memudarkan Flek Hitam, Mana Lebih Efektif?
-
Berapa Biaya Laser Flek Hitam di Klinik Kecantikan dan Ketahanannya?
-
Berapa Biaya Laser Flek Hitam Pico Laser di Klinik Kecantikan? Ini Kisaran Harganya
-
Kasus Batu Ginjal Meningkat, Dokter Ingatkan Deteksi Dini dan Teknologi Laser Minim Sayatan
-
7 Langkah Mencukur Bulu Ketiak yang Benar, Hasil Mulus Tanpa Iritasi
Lifestyle
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi
-
Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit
Terkini
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026