Sebuah ponsel pintar lazimnya memikat perhatian melalui ketajaman kamera, kecepatan prosesor, atau kemilau desainnya. Namun, Infinix Note 50S 5G+ punya rasa yang lebih nyentrik.
Perangkat ini tidak hanya menawarkan performa berbasis jaringan 5G, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang melibatkan indra penciuman melalui panel belakang beraroma parfum.
Diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada 16 Mei 2025, Infinix Note 50S 5G+ melengkapi keluarga Note 50 Series dengan membawa perpaduan desain atraktif, layar berkelas, kemampuan fotografi, dan daya tahan baterai yang menjanjikan.
Infinix membidik pengguna yang membutuhkan perangkat serbaguna untuk bekerja, menikmati hiburan, bermain game, hingga membuat konten digital. Berbagai fitur tersebut ditawarkan dengan harga resmi Rp3.199.000 untuk konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Desain Aromatik yang Menjadi Pembeda
Daya pikat paling mencolok dari Infinix Note 50S 5G+ terletak pada teknologi Energizing Scent-Tech. Fitur ini menyematkan aroma pada panel belakang berbahan kulit vegan, sehingga pengguna memperoleh pengalaman sensorik yang berbeda dari kebanyakan smartphone di kelasnya.
Keistimewaan tersebut tersedia pada varian warna Marine Drift Blue. Infinix mengklaim aroma yang dihasilkan dapat bertahan hingga enam bulan, bergantung pada intensitas penggunaan perangkat. Racikan aromanya memadukan lemon, lily of the valley, amber, dan vetiver, menghasilkan karakter wangi yang dirancang untuk memberikan kesan segar.
Inovasi tersebut tentu bukan penentu utama kualitas sebuah ponsel. Meski begitu, pendekatan ini memperlihatkan keberanian produsen dalam mengeksplorasi desain yang tidak semata-mata mengandalkan tampilan visual. Ponsel bukan hanya benda yang dipandang dan disentuh, melainkan juga aksesori personal yang bisa menghadirkan pengalaman berbeda.
Bagi pengguna yang kurang menyukai panel aromatik, Infinix turut menyediakan pilihan Titanium Grey dan Burgundy Red. Kedua warna ini tetap membawa kesan elegan tanpa fitur aroma khusus.
Secara fisik, perangkat memiliki dimensi sekitar 164,33 × 74,53 × 7,6 milimeter dengan bobot 180 gram. Proporsi tersebut membuatnya tampak ramping untuk sebuah smartphone berlayar besar dan berkapasitas baterai cukup lapang.
Layar AMOLED 144Hz, Sajikan Visual Lebih Luwes
Beranjak ke bagian depan, melansir dari laman resmi Infinix, Infinix Note 50S 5G+ mengusung layar 3D Curved AMOLED berukuran 6,78 inci. Panel ini mempunyai resolusi Full HD+ sebesar 2.436 × 1.080 piksel, sehingga menawarkan ruang pandang luas untuk membaca, menonton film, menggulir media sosial, maupun menikmati permainan seluler.
Keunggulan lainnya terletak pada refresh rate hingga 144Hz. Angka tersebut menunjukkan kemampuan layar memperbarui tampilan sampai 144 kali per detik. Hasilnya, pergerakan antarmuka berpotensi terlihat lebih mulus, terutama saat menggulir halaman panjang atau memainkan game yang mendukung kecepatan penyegaran tinggi.
Layar ini juga mempunyai tingkat kecerahan puncak hingga 1.300 nits. Kemampuan tersebut membantu menjaga keterbacaan konten dalam kondisi pencahayaan terang, meskipun kenyamanan aktual tetap dipengaruhi pantulan cahaya dan situasi penggunaan.
Untuk menunjang respons sentuhan, Infinix membekalinya dengan touch sampling rate tinggi. Spesifikasi yang dipublikasikan turut mencantumkan dukungan Rainwater Touch, yang dirancang membantu pengoperasian layar dalam kondisi tertentu saat permukaannya terkena air.
Perlindungan Corning Gorilla Glass 5 menjadi pelengkap untuk membantu menghadapi goresan dan benturan ringan. Sementara itu, sertifikasi TÜV Low Blue Light ditujukan untuk mendukung kenyamanan visual.
Kombinasi layar lengkung, panel AMOLED, dan refresh rate tinggi menjadikan perangkat ini menarik bagi pengguna yang mengutamakan kualitas visual. Kendati demikian, angka 144Hz tidak otomatis membuat setiap game berjalan pada kecepatan tersebut karena hasil akhirnya bergantung pada dukungan perangkat lunak dan kemampuan game itu sendiri.
MediaTek Dimensity 7300 Ultimate untuk Aktivitas Produktif
Sektor performa dipercayakan kepada MediaTek Dimensity 7300 Ultimate, chipset berbasis proses fabrikasi 4 nanometer. Prosesor ini menjadi salah satu fondasi utama yang membuat Infinix Note 50S 5G+ layak dipertimbangkan untuk kebutuhan harian maupun hiburan yang lebih intensif.
Dukungan RAM LPDDR5X sebesar 8 GB membantu menjalankan sejumlah aplikasi secara bersamaan. Pengguna dapat berpindah dari aplikasi percakapan menuju peramban, membuka dokumen, atau mengakses media sosial tanpa harus selalu menutup aplikasi sebelumnya.
Fitur Extended RAM memungkinkan kapasitas RAM diperluas secara virtual dengan memanfaatkan sebagian ruang penyimpanan. Infinix mempromosikan kemampuan tersebut hingga 16 GB dalam konfigurasi tertentu, tetapi angka itu bukan berarti perangkat memiliki RAM fisik 16 GB.
Penyimpanan internalnya mencapai 256 GB dengan teknologi UFS 2.2. Kapasitas tersebut relatif lega untuk menampung aplikasi, foto, video, dokumen pekerjaan, dan sejumlah game berukuran besar.
Dukungan jaringan 5G juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang tinggal di wilayah dengan cakupan jaringan tersebut. Konektivitas generasi terbaru ini berpotensi menawarkan kecepatan transfer data lebih tinggi dan latensi lebih rendah, bergantung pada operator, kualitas sinyal, serta kondisi jaringan.
Sistem operasinya menggunakan Android 15 dengan antarmuka XOS 15. Perpaduan tersebut menghadirkan pengalaman Android dengan penyesuaian khas Infinix, termasuk fitur pendukung produktivitas dan berbagai perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan.
Dengan bekal tersebut, Note 50S 5G+ tidak hanya diarahkan untuk pengguna yang gemar bermain game. Perangkat ini juga relevan bagi pelajar, mahasiswa, pekerja, dan kreator konten yang membutuhkan satu perangkat untuk beragam kepentingan.
Kamera 64 MP dengan Sensor Sony IMX682
Sektor fotografi menjadi bagian penting lainnya. Infinix Note 50S 5G+ mengandalkan kamera utama 64 MP dengan sensor Sony IMX682, ditemani kamera sekunder 2 MP untuk membantu kebutuhan pemotretan tertentu. Sementara itu, kamera depan beresolusi 13 MP disiapkan untuk swafoto dan panggilan video.
Resolusi 64 MP memberikan keleluasaan dalam menghasilkan foto berukuran besar. Namun, kualitas gambar tidak ditentukan oleh jumlah megapiksel semata. Pengolahan gambar, pencahayaan, karakter sensor, dan kestabilan tangan tetap berperan penting dalam menentukan hasil akhir.
Untuk perekaman video, kamera utamanya mendukung resolusi hingga 4K pada 30 frame per detik. Kemampuan ini berguna bagi pengguna yang ingin merekam perjalanan, kegiatan keluarga, aktivitas sekolah, atau bahan video untuk media sosial dengan detail yang lebih tinggi.
Infinix turut menawarkan fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk Super Night, Dual Video, dan Vlog Mode. Super Night ditujukan untuk membantu pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya, sedangkan Dual Video memungkinkan perekaman menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan dalam skenario yang didukung.
Vlog Mode menyasar pengguna yang ingin memproduksi konten dengan proses lebih praktis. Kehadiran fitur-fitur tersebut memperlihatkan bahwa ponsel ini tidak hanya mengejar spesifikasi di atas kertas, tetapi juga berusaha memudahkan aktivitas kreatif sehari-hari.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami keterbatasan kamera ponsel kelas menengah. Pemotretan malam, misalnya, sangat bergantung pada kondisi cahaya dan kemampuan pemrosesan gambar. Fitur AI membantu pengolahan, tetapi tidak selalu dapat menggantikan pencahayaan yang memadai.
Baterai 5.500 mAh dan Pengisian Cepat 45W
Daya tahan menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang aktif berkomunikasi, menikmati hiburan, dan bekerja melalui ponsel. Infinix Note 50S 5G+ dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh yang dirancang untuk mendukung aktivitas sepanjang hari.
Kapasitas tersebut terbilang memadai untuk perangkat berlayar 6,78 inci. Kendati demikian, ketahanan aktual baterai tetap bergantung pada kecerahan layar, intensitas bermain gim, penggunaan jaringan 5G, dan aplikasi yang berjalan di latar belakang.
Untuk mengisi ulang daya, Infinix menyediakan teknologi pengisian cepat 45W. Fitur ini membantu mempersingkat waktu pengisian dibandingkan pengisi daya berdaya lebih rendah, meskipun durasi pastinya bergantung pada kondisi baterai dan suhu perangkat.
Ponsel ini juga mendukung reverse charging hingga 10W, sehingga dapat menyalurkan daya ke perangkat lain yang kompatibel. Fitur tersebut berpotensi berguna saat perangkat pendamping membutuhkan tambahan energi dalam keadaan mendesak.
Selain itu, dukungan bypass charging membantu mengalirkan daya secara langsung untuk kebutuhan tertentu saat bermain game sambil mengisi daya. Fitur ini dapat membantu mengurangi beban pengisian baterai dalam skenario yang didukung, walaupun hasilnya tetap dipengaruhi suhu dan kondisi penggunaan.
Audio JBL dan Fitur Pendukung
Pengalaman multimedia tidak hanya bertumpu pada visual. Infinix Note 50S 5G+ membawa speaker stereo yang disetel bersama JBL dan mendukung sertifikasi Hi-Res Audio.
Konfigurasi tersebut ditujukan untuk menghasilkan pengalaman mendengarkan yang lebih berisi saat menonton film, mendengarkan musik, atau bermain game. Speaker stereo juga membantu menciptakan kesan suara yang lebih luas dibandingkan keluaran audio tunggal.
Untuk keamanan, perangkat dilengkapi sensor sidik jari di dalam layar. Pengguna dapat membuka kunci perangkat tanpa harus mengandalkan pola atau PIN setiap kali mengaksesnya.
Ponsel ini juga mempunyai rating IP64 yang menunjukkan perlindungan terhadap debu dan cipratan air dalam kondisi pengujian yang ditentukan. Selain itu, perangkat mencantumkan standar MIL-STD-810H untuk pengujian ketahanan terhadap kondisi lingkungan tertentu.
Namun, kedua penanda tersebut tidak berarti ponsel kebal terhadap segala bentuk kerusakan. IP64 bukan sertifikasi untuk merendam perangkat di dalam air, sedangkan standar MIL-STD-810H tidak menjamin ponsel pasti selamat dari setiap benturan atau jatuh.
Satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli adalah absennya NFC dan slot microSD. Pengguna yang mengandalkan NFC untuk transaksi atau pemeriksaan saldo kartu tertentu perlu memperhitungkan keterbatasan ini. Begitu pula mereka yang gemar menyimpan banyak video dan foto mungkin harus lebih cermat mengelola penyimpanan internal 256 GB.
Baca Juga
-
Gergasi Karya Danarto: Kisah Semut Mengusung Mayat dan Pohon Bermusyawarah
-
Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos
-
Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh
-
iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama
-
Bukan Sekadar Kencang, Honor Win 2 Hadir dengan Pendingin Ganda dan Layar 2K
Artikel Terkait
-
5 Wangi Parfum Terbaik untuk Musim Hujan: Hangat, Tenang, dan Tahan Lama
-
7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
-
Digimap Buka Sinyal Kehadiran iPhone Lipat Apple di Indonesia
-
Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi
-
Kenapa HP Cepat Panas saat Pakai Data Seluler? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Lifestyle
-
Menilik Bakso: Antara Sejarah, Akulturasi Budaya, dan Momen Bareng Keluarga
-
Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos
-
4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah
-
Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam
-
5 TWS Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Tahan Seharian
Terkini
-
We Made a Beautiful Bouquet: Ketika Cinta Kalah Oleh Sibuknya Jadi Dewasa
-
Ulasan Dua Belas Pasang Mata: Kehangatan Guru di Tengah Kelamnya Perang
-
Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi
-
Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir
-
Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai