Upaya mengurangi sampah plastik, telah dilakukan pemerintah dengan mengambil kebijakan ujicoba penerapan kantong plastik berbayar di ritel modern. Tapi berhasil atau tidaknya upaya ini bergantung pada perubahan perilaku masyarakat.
Adalah Kurnia Arif Setiawan, pemuda yang tinggal di Sumampir, Purwokerto ini mencoba melakukan aksi nyata dengan membuat kantong belanja sendiri. Alasan Arif, penggunaan kantong plastik baik gratis atau berbayar, ujungnya akan tetap dibuang ke tempat sampah.
“Gratis atau berbayar, ujungnya akan dibuang ke tempat sampah. Perlu digalakkan penggunaan kantong yang reusable atau foldable bag, dengan begitu orang akan selalu menyimpan dan membawanya,” ujar Arif, sapaan akrabnya.
Arif yang selama ini aktif sebagai pegiat lingkungan di Purwokerto, mencoba mengurangi penggunaan plastik yang dimulai dari dirinya sendiri. Arif membuat foldable bag yang dia pakai sendiri ketika berbelanja.
“Saya membuat kantong belanja lipat dari bahan kain parasut. Beli sendiri bahannya, lalu bawa ke penjahit, nggak sampe keluar uang 10 ribu,” ungkapnya.
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Bangsal Lantai 3
-
Daftar Harga Mobil Hyundai, Mobil Keluarga yang Efisien, Modern dan Sporty
-
Fenomena Trust Issue Gen Z: Mengapa Mereka Tak Lagi Percaya Institusi Formal?
-
10 Kesalahan Fatal dalam Membuat CV dan Tips Ampuh Menghindarinya
-
Sudah Sukses Tapi Merasa Hampa? Kenali Fenomena Hedonic Adaptation