Rasa salut saya buat TNI dan Polri masih ada sampai hari ini. Perasaan ini semakin terasa setelah melihat salah satu video yang diunggah @roccabarayaa di Instagram, yang mana masyarakat ternyata membantu aparat meredakan ketegangan di salah satu sudut Jakarta pada 22 Mei 2019.
Akun ini memperlihatkan masyarakat yang menyanyi Indonesia Raya, sementara para polisi menghalau perusuh. Sambil menyanyi, warga membuat barisan seperti pagar.
Saya salut dengan spontanitas ini, sebab rasanya, inilah Indonesia yang saya kenal. Kerusuhan yang terjadi 22 Mei itu pastinya bukan Indonesiaku.
Akun ini menulis caption dengan indah juga. @roccabarayaa; POLRI , TNI & MASYARAKAT saling bahu membahu ... hati bergetar ... mata kami basah saat saudara muslim kami berdiri di belakang kami ... tubuh yang sudah letih kembali bersemangat ! terimakasih untuk pasukan surga yang engkau kirim ya Allah.
Benar sekali, TNI - Polri dan masyarakat adalah pasukan Surga yang dikirim Tuhan. Aduh, sungguh saya terharu...
Warganet pun salut dengan aksi bantu ini, bahkan ada yang bilang adegan ini lebih keren daripada Avengers: Endgame;
@mloeys; Thanks God masih banyak orang yang cinta Indonesia, selamat bertugas pak, Tuhan menyertai, aamiin.
@griseldaagatha; Terharu.. Semangaattt membela negri. Trima kasih Tuhan atas orang-orang yg sdh dipilih untuk membantu melindungi negri kami.
@iincebul; Sayanggg bangettt sama abdi negara dr kemaren malemm ampe detikk ini...
@steffisanta; Ini keren sih lebih merinding daripada pas nnton Avengers End Game.
Silakan Anda tonton adegan yang bikin haru ini di sini.
Pengirim : Andreas P, karyawan swasta.
Baca Juga
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua
-
Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong
Artikel Terkait
News
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Kadang Bukan Gagal, Hidup Memang Punya Rencana yang Berbeda
-
Anak Muda Punya Banyak Rencana Hidup, Tapi Risiko Bisa Datang Kapan Saja
-
The 9th INAMICE 2026 Angkat Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta
-
Tanpa Alas Kaki dan Tanpa Suara, Makna di Balik Mubeng Beteng Malam 1 Suro
Terkini
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua
-
Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong
-
Mengatasi Kulit Dehidrasi: 5 Pilihan Moisturizing Cream untuk Dry Skin