Sinyal perpindahan ibu kota ke sebuah daerah di Pulau Kalimantan semakin kuat. Apalagi di beberapa media, saya baca, Presiden Jokowi pun sudah mantap dengan keputusannya ini.
Sayang belum disebutkan kota pastinya. Tapi dulu media sempat menulis, Palangkaraya.
Dimana pun kota yang ditunjuk presiden, nyatanya sebagian warganet di akun @infia_fact menyatakan tak setuju. Lucunya, mereka yang bilang tak setuju adalah warga Pulau Kalimanan (yang tak menyebut asal kotanya);
@renni_anggraeni; Saya orang kalimantan tidak setuju
@ariefrachmann_; orang kalimantan tidak setuju
@anggaprasetya.w; Sumpahhh gw org kalimantan nda setuju deh mending tmpt lain deh, udh damai di sini.
Apa yang membuat mereka tak setuju? Ada 2 alasan paling mengemuka yang saya kumpulkan di dinding akun ini;
1. Takut kebanyakan utang
@bagaskaraer14; Utang masih banyak. Tapi mau pindahin ibukota. Uang nya dari mana yak?
@andriancahyadi; jangan ngutang please.
2. Takut hutan Indonesia habis
@ezawal14; Habis sudah hutan Indonesiaaaaaa
@piyapi_; Semoga hutan di Kalimantan ga di babat habis.
Pengirim : Rendy S, karyawan magang.
Baca Juga
-
Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
5 Body Toner Niacinamide di Bawah Rp50 Ribu, Ampuh Cerahkan Kulit Kusam!
-
Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing
Artikel Terkait
-
Panglima TNI Kaji Ancaman Keamanan Ibu Kota Baru di Kalimantan
-
Ini Tiga Skema Pembiayaan untuk Bangun Ibu Kota Baru di Kalimantan
-
Ibu Kota Bakal Pindah, DPRD: Pengaruhnya Sedikit untuk Kurangi Kemacetan
-
Jokowi: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Sudah Jelas!
-
DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Pemindahan Ibu Kota Baru
News
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra
-
Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
Terkini
-
Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
5 Body Toner Niacinamide di Bawah Rp50 Ribu, Ampuh Cerahkan Kulit Kusam!
-
Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing