Sekar Anindyah Lamase | Ardina Praf
Buku The Big Mouse Party (goodreads.com)
Ardina Praf

The Big Mouse Party karya Anastasia Temborska adalah buku bergambar yang mengajak anak-anak masuk ke dunia Mice City, sebuah kota tikus yang sedang sibuk mempersiapkan pesta besar.

Cerita berpusat pada tiga tikus kecil yang bekerja sama mempersiapkan pesta. Mereka merencanakan berbagai hal, mulai dari menghias tempat, menyiapkan makanan, sampai menikmati kemeriahan pesta.

Sekilas, premisnya memang sederhana. Tidak ada konflik besar atau perjalanan penuh kejutan.

Namun, justru kesederhanaan tersebut membuat buku ini mudah dinikmati oleh anak-anak, terutama karena perhatian pembaca tidak hanya diarahkan pada cerita, tetapi juga pada apa yang terjadi di setiap halaman.

Hal yang paling menarik dari The Big Mouse Party adalah konsep search and find yang menjadi bagian penting dari pengalaman membaca.

Anak-anak diajak mencari tiga tokoh utama yang bersembunyi di antara keramaian Mice City. Setelah cerita selesai, masih ada berbagai benda lain yang dapat dicari sehingga buku ini tidak berhenti ketika halaman terakhir dibaca.

Pembaca bisa kembali ke halaman-halaman sebelumnya dan menemukan sesuatu yang mungkin terlewat pada pembacaan pertama.

Konsep tersebut membuat buku terasa seperti perpaduan antara cerita dan permainan. Anak tidak hanya duduk mendengarkan orang dewasa membacakan cerita, tetapi ikut menunjuk, mencari, mengamati, dan menjawab.

Beberapa pembaca Goodreads juga menilai bagian interaktif inilah yang membuat buku menyenangkan untuk dibaca berulang kali.

Ilustrasinya menjadi kekuatan lain yang sangat menonjol. Setiap halaman dipenuhi detail, karakter, benda, pakaian, bangunan, kendaraan, serta aktivitas kecil yang membentuk kehidupan di Mice City.

Bahkan terdapat berbagai cerita mini yang berlangsung bersamaan di dalam satu halaman. Pendekatan seperti ini membuat anak memiliki banyak hal untuk dibicarakan bersama orang tua.

Gaya ilustrasinya juga terasa seperti buku bergambar klasik yang menggambarkan sebuah kota yang sangat sibuk.

Montreal Review of Books bahkan membandingkan atmosfernya dengan dunia penuh aktivitas dalam karya Richard Scarry.

Selain gambar, penggunaan gelembung suara membuat sesi membaca menjadi lebih hidup. Kata-kata yang menggambarkan suara atau aktivitas dapat dibaca keras-keras dan ditirukan anak.

Elemen ini sederhana, tetapi efektif untuk membuat anak merasa ikut bermain di dalam cerita. Buku menjadi lebih interaktif karena pembaca tidak hanya mengikuti kalimat narasi, tetapi juga ikut "menghidupkan" suara-suara yang muncul.

Meski begitu, konsep search and find-nya masih memiliki sedikit kekurangan. Pada bagian awal, pembaca diberi gambaran mengenai karakter yang perlu dicari. Namun, panduan visual tersebut tidak selalu muncul kembali di halaman berikutnya.

Beberapa pembaca Goodreads merasa hal ini membuat pencarian menjadi lebih sulit, terutama bagi anak-anak yang masih kecil.

Ilustrasi yang sangat detail juga bisa menjadi kelebihan sekaligus tantangan. Bagi anak yang menyukai aktivitas mengamati, banyaknya elemen justru membuat buku semakin menarik.

Namun, bagi sebagian pembaca, halaman yang ramai mungkin terasa sedikit membingungkan. Karena itu, buku ini tampaknya akan lebih menyenangkan jika dibaca bersama orang tua atau pendamping yang bisa membantu anak menemukan karakter dan membicarakan berbagai hal yang terlihat.

Pada akhirnya, The Big Mouse Party bukan buku yang mengandalkan cerita kompleks. Daya tarik utamanya terletak pada pengalaman menjelajahi halaman demi halaman.

Anak dapat mengikuti persiapan pesta, mencari tokoh tersembunyi, mengenali benda-benda baru, menirukan suara, sekaligus menciptakan percakapan sendiri berdasarkan apa yang mereka lihat.

Buku ini cocok untuk anak-anak yang menikmati aktivitas mencari dan menemukan, ilustrasi penuh detail, serta cerita yang bisa dieksplorasi berulang kali.

Lebih dari sekadar buku untuk dibacakan, The Big Mouse Party terasa seperti taman bermain kecil dalam bentuk buku, ramai, penuh warna, dan selalu menyimpan sesuatu untuk ditemukan kembali.