Pelantikan BSMI Bengkulu
Dewan Pengurus Nasional (DPN) Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) resmi melantik pengurus BSMI Provinsi Bengkulu pada Sabtu (23/11) di Ruang Pola, Kantor Gubernur Bengkulu.Terpilih sebagai Ketua BSMI Provinsi Bengkulu dr Nur Cholish.
Gubernur Bengkulu yang diwaliki Asisten III Gotri Suyanto mengucapkan selamat atas terbentuknya BSMI Provinsi Bengkulu.
"Segeralah beraktivitas melaksanakan program-program, tidak perlu menunggu bencana. Masyarakat perlu dilatih untuk persiapan menghadapi bencana," papar Gotri.
Ia berharap BSMI Bengkulu bisa melakukan sinergisitas dengan lembaga kebencanaan dan kemanusiaan lain di Bengkulu. "Kita harapkan nantinya ada kantor bersama dari seluruh lembaga kemanusiaan untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi," papar dia.
Ketua Umum BSMI Djazuli Ambari mengatakan, BSMI ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi segenap masyarakat Indonesia. Semangat itulah yang melandasi hadirnya setiap kepengurusan baru di beberapa provinsi di Indonesia.
"Lakukan sinergi dengan lembaga lain dan teruslah menjaga amanat kemanusiaan ini," terang Djazuli.
Sebelum pengukuhan BSMI Provinsi Bengkulu, diadakan Kuliah Umum dalam rangka Dies Natalis ke-2 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Desahen, Bengkulu.
Ketua Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) BSMI dr Basuki Supartono didapuk sebagai pembicara utama dalam Kuliah Umum tersebut.
Kuliah Umum bertajuk Manajemen Kegawatdaruratan Bencana dan Manajemen Rumah Sakit Lapangan ini digelar karena provinsi Bengkulu sangat rawan bencana terutama gempa bumi.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global
-
Sunblock vs Sunscreen, Mana yang Lebih Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari?
-
Penjualan Mobil di Indonesia Catatkan Kinerja Positif September 2026
-
7 Cara Membersihkan Air Fryer yang Benar agar Awet dan Bebas Bau
-
Tak Terbebani Rekor Sempurna Persija, Shin Tae-yong: Sama Sekali Tidak
News
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau
-
Susah Fokus Bukan Cuma karena 'Gadget': Memahami Mitos Attention Span di Era Digital
-
Akhir Era Naik Kelas Otomatis: Mendikdasmen Kaji Ulang Kebijakan Demi Cegah Fenomena RMS
Terkini
-
Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami