Ditemukannya korban coronavirus di Indonesia, membuat warganet di media sosial panik. Para pakar kesehatan sudah banyak yang menyarankan untuk menjaga kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun sebagai bentuk pencegahan corona.
Cuci tangan saat ini juga bisa dengan menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer adalah cairan berbasis alkohol untuk mencuci tangan yang dapat dibawa kemana-mana.
Alkohol yang terdapat di hand sanitizer dapat mengatasi sebagian besar jenis bakteri di lapisan luar kulit.
Manakah yang lebih efektif?
Mengenai apa yang paling efektif, para ahli sepakat bahwa mencuci tangan menggunakan sabun adalah pilihan yang lebih baik. Mencuci tangan dengan sabun lebih efektif menghilangkan kotoran yang membandel, yang bisa melekat, dan berpotensi termakan atau masuk ke mulut.
"Ini [cuci tangan] juga akan melindungi Anda dari penyakit menular lainnya, seperti flu dan penyakit diare," kata Dr. Nahid Bhadelia, direktur medis unit patogen khusus di Boston Medical Center, mengatakan pada The Post.
Namun apabila Anda dalam perjalanan dan sulit untuk mencuci tangan menggunakan sabun, pembersih tangan seperti hand sanitizer tetap dapat menjadi alternatif.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pembersih tangan praktis seperti hand sanitizer yang efektif setidaknya mengandung 60 persen alkohol. Anda dapat mengeceknya pada bagian kandungan di belakang botol hand sanitizer.
Cara tepat mencuci tangan
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda harus melakukan prosedur membersihkan tangan dengan tepat. Sudah mencuci tangan dengan sabun namun jika cara membersihkannya tidak tepat maka tidak akan efektif.
CDC merekomendasikan membasahi tangan dengan air bersih yang mengalir, kemudian oleskan sabun ke telapak tangan. Saat menyabuni, pastikan gosok punggung tangan, sela-sela jari, dan bawah kuku.
Gosok dilakukan setidaknya selama 20 detik. Bilas bersih menggunakan air mengalir dan keringkan dengan handuk bersih.
Begitu juga dengan hand sainitizer. Pastikan seluruh telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan bawah kuku terbaluri dengan hand sanitizer.
Baca Juga
-
8 Cara Menghilangkan Bau Mulut, Jangan Makan Permen!
-
5 Cara Screenshoot di Laptop, Bisa Screenrecord Juga
-
Daftar 5 Film Horor yang Pernah Masuk Nominasi Best Picture Oscar
-
Sukses dengan Part 1 dan 2, A Quiet Place Part 3 Akan Hadir 31 Maret 2023
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
Artikel Terkait
-
Langka akibat Corona Covid-19, Harga Masker Bedah Tembus Rp 15 Juta!
-
Omzet Merosot Imbas Corona, Sopir Ojol: Pemerintah Jangan Bikin Panik Warga
-
Harga Masker Naik karena Corona Covid-19, Dokter Paru Ingatkan Etika Batuk
-
Waspada Virus Corona, 4 Artis Cantik Dunia Ikutan Jalan-Jalan Pakai Masker
-
Begini Suasana Rumah Pasien Positif Virus Corona di Depok
News
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
Terkini
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang