Menurut sebuah studi dalam jurnal Nature, stres dapat memainkan peran penting dalam seberapa cepat rambut Anda berubah warna menjadi putih atau uban.
Penelitian oleh Universitas Harvard mendalami hubungan antara stres dan rambut beruban. Tes awal para peneliti mengamati dengan seksama kortisol (hormon stres) yang melonjak dalam tubuh.
Ini adalah fungsi tubuh yang penting, tetapi kehadiran jangka panjang dari kortisol tinggi dikaitkan dengan sejumlah hasil kesehatan negatif
Bahan kimia yang dilepaskan selama respons stres - khususnya norepinefrin - menyebabkan sel-sel induk penghasil pigmen aktif secara prematur, menipiskan "cadangan" warna rambut.
"Dampak buruk dari stres yang kami temukan berada di luar apa yang saya bayangkan," Ya-Chieh Hsu, PhD, seorang penulis studi utama dan seorang profesor sel induk dan biologi regeneratif di Harvard, mengatakan dalam siaran pers.
“Setelah beberapa hari, semua sel induk regenerasi pigmen hilang. Setelah hilang, Anda tidak dapat membuat kembali pigmen. Kerusakannya permanen. "
Baca Juga
-
8 Cara Menghilangkan Bau Mulut, Jangan Makan Permen!
-
5 Cara Screenshoot di Laptop, Bisa Screenrecord Juga
-
Daftar 5 Film Horor yang Pernah Masuk Nominasi Best Picture Oscar
-
Sukses dengan Part 1 dan 2, A Quiet Place Part 3 Akan Hadir 31 Maret 2023
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
Artikel Terkait
-
Hukum Cat Rambut dalam Islam, Dilarang Warna Hitam?
-
Mencabut Uban Tak Membuatnya Tambah Banyak, Justru Ini yang Terjadi
-
5 Cara Menghilangkan Uban di Usia Muda: Pakai Bahan Alami dan Ubah Pola Hidup
-
Jangan Pernah Mencabut Uban Rambut, Ini 5 Risiko Kesehatannya
-
Stop Kebiasaan Mencabut Uban Rambut, Ini Lho Dampaknya!
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja