Mechatronics adalah salah salah satu bagian dari perkembangan teknologi yang sedang berkembang di Indonesia. Awal mula mechatronics ini berasal dari jepang dan di kenalkan pada tahun 1969 oleh perusahaan yang ada di jepang yaitu “Yaskawa Electric Cooperation” ini adalah produsen pembuatan servos, penggendali gerak, penggerak motor AC, sakelar dan robot industri jepang.
Mechatronics Industry
Mechatronics ini adalah perpaduan dari tiga unsur bidang ilmu seperti Mechanical, Electronics dan Informatics yang dipadukan menjadi sebuah rekayasa sistem yang dapat mengefisiensi sebuah pekerjaan pada beberapa bidang seperti contohnya industri.
Mechatronics ini sendiri yang nantinya akan menguasai bidang industri dengan pembuatan sebuah sistem atau robot yang beroperasi menjalankan tugas produksi dalam industri yang lebih mengefisiensi biaya operasional produksi, waktu prdouksi dan jumlah produksi.
Mungkin ini akan menjadikan mimpi buruk bagi tenaga kerja manusia yang nantinya akan menginvasi segala sesuatu pekerjaan manusia. Tak bisa dipungkiri cepat atau lambat memang itu akan terjadi kita hanya memikirkan bagaimana menyikapi dan menghadapi perkembangan tersebut.
Prinsip kerjanya adalah mechanical sebagai perancangan prototype, perancangan gerak mekanik. Electronics sebagai penyuport daya, pemasok sumber arus, pengoneksi sistem yang di butuhkan. Informatics sebagai wadah logika atau alur dari sebuah sistem yang nantinya ketiga unsur ini akan di gabungkan menjadi sebuah rekayasa sistem.
Mungkin bisa dibilang seperti sistem cerdas (artificial intelligence) yang nantinya sistem ini akan mengotomatisasi suatu alat. Hanya saja artificial intlliigence ini tidak terlalu mendominasi untuk digunakan pada bidang industri.
SmartHome
Salah satu contoh lagi pengimplementasi dari mechatronics itu sendiri seperti SmartHome, sebuah sistem yang dirancang yang dapat mengelola atau mengatur aktifitas dalam rumah. Seperti pengotomatisan suhu rumah melalui AC, pengotomatisan penerangan rumah dan keamanan rumah.
Untuk SmartHome saat ini lebih mengedepankan bidang informatics seperti pengendali melalui smartphone yang terkoneksi melalui web server, wifi, Bluetooth dan internet. Mungkin bisa juga dibilang seperti penerapan sistem IOT (Internet Of Things) yang sedang tren pada perkembangan teknologi sekarang.
Dan masih banyak lagi pengimplementasianya pada berbagai bidang seperti bangunan dan kontruksi, biomedis, energi, industri, informasi dan komunikasi, lingkungan, militer, Pendidikan, pertanian, transportasi dan ilmu terapan lainya.
Sesungguhnya perkembagan teknologi yang pesat sekarang ini saling melengkapi atau saling terhubung satu sama lain untuk kebutuhan manusia saat ini. Dan selebihnya bagaimana cara kita untuk menyikapi dan menghadapi perkembangan tersebut.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Kapan Puncak dan Akhir Virus Corona di Indonesia?
-
Bulan April, Kasus Virus Corona di Indonesia Diprediksi Capai 8.000 Orang
-
Google Nest Mini, Smart Speaker Dibekali Google Assistant
-
Penelitian ITB: Pandemi Virus Corona Berakhir Pertengahan April 2020
-
Cegah Penyebaran Corona, ITB Bentuk Satgas Khusus dan Batalkan Wisuda
News
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Mau Nonton Lebih Irit? XXI Sekarang Bolehkan Bawa Tumbler, Ini Syaratnya!
Terkini
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Mengupas Lirik Jiwa yang Bersedih: Pelukan Hangat untuk Jiwa yang Lelah
-
Buku Tak Terbeli, Nyawa Tergadai: Potret Buram Pendidikan Indonesia
-
Resmi! Gen V Batal Lanjut Season 3 dan Rampung di Season 2
-
Buku Sebelum Aku Tiada: Suara-Suara Kecil dari Tanah yang Terluka