Idul Adha merupakan salah satu hari besar islam. Di mana umat islam di seluruh dunia memperingati hari raya yang juga dikenal dengan hari raya haji.
Bersamaan dengan virus corona yang juga belum selesai, Idul Adha tahun 2021 yang jatuh pada tanggal 19 Juli 2021 tentu akan diwarnai dengan salat id dan perayaannya yang serba protokol kesehatan.
Karena memang Idul Adha bersamaan dengan ibadah haji dan wuquf di arafah, maka iduladha sendiri begitu sangat sakral bagi kaum muslim. Sayangnya tahun 2021 ini calon jamaah haji dari Indonesia batal berangkat haji dikarenakan pandemi covid.
Perayaan Idul Adha adalah perayaan untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim. Di mana, Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri yaitu Nabi Ismail.
Hal ini disampaikan dalam al-Quran, Surat As-Saffat ayat 102, berikut terjemahannya:
“Maka ketika anak itu sampai pada umur yang sanggu berusaha bersamanya (berfikir/ balligh), Ibrahim berkata: Wahai anakku! sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu? Dia (Ismail) menjawab, Wahai ayahku! lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku temasuk dari orang-orang yang sabar.”
Kendati demikian, Allah mengganti ketulusan Nabi Ismail dan kesabaran serta kepatuhan Nabi Ibrahim dengan seekor sembelihan yang besar. Hal ini juga tertulis dalam al-Quran surat As-Saffat ayat 107, yang artinya, “dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”
Untuk memperingati kisah tentang Nabi Ibrahim yang mendapat perintah menyembelih putranya, maka kaum muslim turut serta berkurban dengan menyembelih kambing atau sapi, lalu membagikan dagingnya kepada para faqir dan miskin.
Penyembelihan hewan kurban itu dilaksanakan setelah melakukan salat idul Adha, yang mana niatnya sebagai berikut, “Ushalli sunnatan li’idil adha rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’ala.”
Salat dilakukan dengan 7 kali takbir di rakaat pertama dan 5 kali takbir di rakaat kedua. Di antara takbir tersebut membaca doa, “Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illa Allah wa Allahu akbar.”
Seorang imam salat id dianjurkan untuk membaca surat Qof, Al-Qomar atau Al-Gosiyah setelah membaca surat al-Fatihah di rakaat pertaman. Sedangkan di rakaat kedua, dianjurkan untuk membaca surat al-A’la.
Disunnahkan setelah salat idul adha untuk bersalam-salaman dengan jamaah yang lain. Seperti halnya pada salat idul fitri.
Itulah sejarah singkat dan tatacara salat Idul Adha. Semoga Idul Adha tahun 2021 ini dipermudah segala urusannya.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
BAZNAS Luncurkan Kurban Online untuk Mudahkan Masyarakat
-
DMI Tangsel Sebut Salat Idul Adha di Masjid Berpotensi Ditiadakan Jika...
-
Imbauan Menag Saat Perayaan Idul Adha; Salat Id Ditiadakan di Zona Merah dan Oranye
-
COVID-19 Merajalela, Begini Fatwa Penyembelihan Hewan Kurban dari MUI
-
Covid-19 Melonjak, Ini Hal yang Harus Diwaspadai saat Hari Raya Idul Adha 2021
News
-
Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?
-
Membawa Ruh Yogyakarta ke Bandung: Sinergi Budaya dan Bisnis LBC Hotels Group
-
Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur
-
Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia
-
Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art
Terkini
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea