Suasana hari kedua PPKM Darurat di kawasan Sudirman Jakarta Selatan, Minggu (4/7/2021). Biasanya kawasan ini sangat ramai oleh orang beraktivitas, tetapi kini sangat sepi dikarenakan PPKM Darurat.
Kawasan ini sebagai penghubung antara Jakarta Selatan dan Jakarta pusat. Jadi, sangat berbeda dampaknya setelah PPKM Darurat. Kawasan ini sangat sepi dari yang biasanya.
Di kawasan ini juga terdapat beberapa moda transportasi umum, seperti contohnya MRT, CommuterLine, dan Transjakarta. Biasanya beberapa moda transportasi tersebut sangat ramai di naiki pengunjung, tetapi selama PPKM Darurat sedang berlangsung saat ini, semuanya berubah menjadi sepi.
Oleh sebab itu, kawasan Sudirman pada saat ini terlihat sangat asri karena sudah menurunnya polusi-polusi dari kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. hal ini sangat berdampak baik bagi kawasan Sudirman, karena yang bisanya sangat panas dan polusi dimana-mana, kini kawasan Sudirman menjadi sejuk dan asri.
Dengan adanya PPKM Darurat ini, pemerintah sangat menganjurkan kepada masyarakat untuk berdiam di rumah sejenak, dan melakukan pekerjaan dari rumah, yang biasa disebut dengan work from home.
Pemerintah mengambil keputusan PPKM Darurat karena Angka Positif Covid-19 yang semakin meningkat, maka dari itu pemerintah mengambil keputusan yaitu PPKM Darurat, untuk meminimalisir adanya pertemuan secara langsung.
Sampai saat ini PPKM Darurat di DKI Jakarta khususnya kawasan Sudirman sangat berjalan dengan efektif karena mobilitas dari para pekerja di kawasan tersebut sudah menurun.
Artikel Terkait
News
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Kisah Pilu Tragedi KMP Virgo: Saat Firasat Saudara Kembar Terjawab di Balik Kantong Jenazah
-
Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan
-
Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat
-
Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif
Terkini
-
Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan
-
Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Ketika Nasihat Mindfulness Bertemu Realitas yang Tidak Setara
-
Di Balik Emas Leo/Daniel: Sampai Kapan Bulu Tangkis Menggendong Klasemen?