Gareth Southgate mengakui Inggris masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai Piala Dunia 2022 setelah gol penyeimbang waktu tambahan Damian Szymanski membuat Polandia bermain imbang 1-1 di Warsawa, Rabu (8/9/2021).
The Three Lions masih berada di posisi yang baik untuk mengamankan tempat mereka di Qatar sebagai pemenang Grup I kualifikasi Eropa dengan keunggulan empat poin atas Albania yang berada di posisi kedua dan unggul lima poin dari Polandia.
Sebuah permainan pendek pada aksi mulut gawang tampak berkelok-kelok menuju jalan buntu sampai tendangan jarak jauh Harry Kane 18 menit dari waktu menipu Wojciech Szczesny.
Szymanski menyelamatkan satu poin yang bisa menjadi peluang Polandia untuk bertahan di posisi kedua di grup dan tempat playoff untuk Piala Dunia dengan menahan sundulan dari umpan silang Robert Lewandowski.
Dengan melawan Andorra dan San Marino masih akan ada empat pertandingan tersisa, kualifikasi di Qatar seharusnya tidak lebih dari sekadar formalitas untuk pasukan Southgate.
Namun, bos Inggris itu kembali dipertanyakan keengganannya menggunakan bangku yang diisi bintang-bintang Premier League.
Meskipun mencapai final internasional besar pertama selama 55 tahun, Southgate dikritik selama Euro 2020 karena tidak memanfaatkan kekuatan secara mendalam yang ia tawarkan.
Untuk pertama kalinya sejak semifinal Euro 96, Inggris tidak melakukan pergantian pemain.
Sebaliknya, bos Polandia Paulo Sousa menggunakan semua lima dari perubahan yang dialokasikan, termasuk pengenalan Szymanski.
"Kami benar-benar mengendalikan permainan. Anda bisa membawa pemain ke dalam permainan ketika tidak begitu mudah di tahap akhir," kata Southgate dikutip theScore.com, Kamis (9/9/2021).
“Kami tahu jika kami memenangkan pertandingan, kami cukup banyak di Qatar. Bukan itu masalahnya, kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya tidak bisa menyalahkan para pemain dalam cara mereka merespons musim panas," imbuh dia.
Inggris bangkit kembali secara mengesankan dari kekecewaan Euro 2020 mereka dengan kemenangan 4-0 atas Hungaria dan Andorra di awal pekan.
Namun tim tamu harus bekerja lebih keras melawan tim yang diharapkan menjadi penantang terdekat mereka di grup.
Kane tidak seperti biasanya menyia-nyiakan satu peluang besar Inggris di babak pertama saat sundulannya dari umpan silang Raheem Sterling dengan mudah diblok.
Striker Tottenham akhirnya mendapatkan gol internasional ke-41 setelah turun minum dengan upaya jarak jauh yang membelok dari Szczesny.
"Itu mungkin salah satu gol terbaik, mungkin gol terjauh yang pernah saya cetak untuk Inggris. Polandia jelas melihat ini sebagai kesempatan terakhir mereka untuk mengambil beberapa poin dari kami dan lebih dekat dengan kami di grup," kata Kane.
"Saya pikir kami menanganinya dengan baik. Pertandingan Hungaria dan pertandingan tandang ini tidak mudah untuk dimainkan. Para pemain melangkah dan menampilkan penampilan yang bagus," jelas dia.
Jordan Pickford hampir membuat Polandia menyamakan kedudukan ketika izinnya ditepis oleh Karol Swiderski, tetapi penjaga gawang Everton itu berterima kasih atas pantulan yang memungkinkannya mengumpulkan bola sebelum melewati garis.
Pickford tidak berdaya pada menit ke-92, ketika Jakub Moder membalikkan Kyle Walker untuk membuka pertahanan Inggris dan bola akhirnya pecah untuk Robert Lewandowski untuk memilih Szymanski di tiang jauh untuk sundulan peluru.
Tag
Baca Juga
-
Media Lokal Sudah Badai Selama 10 Tahun Terakhir dan Tak Ada yang Peduli
-
Sama-Sama Pekerja Gig, Kok Driver Ojol Lebih Berani daripada Freelancer?
-
Percuma Menghapus Outsourcing Kalau Banyak Perusahaan Melanggar Aturan
-
Wajib Tahu! 5 Buah yang Bisa Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh
-
Makin Sehat! Ini 6 Manfaat Tidur Siang bagi Tubuh
Artikel Terkait
-
Gestur Berkelas Lewandowski Peringatkan Fans Polandia yang Soraki Timnas Inggris
-
Viral Bule Beli Gorengan Pinggir Jalan, Tetiba Bikin Panik Penjual Gegara Lakukan Ini
-
Kembali ke Timnas Italia dan Cetak Dua Gol, Moise Kean seperti Terlahir Kembali
-
Balas Dendam, Brasil Larang Pemainnya Perkuat Man United hingga Chelsea di Liga Inggris
-
Miris! Ratusan Tentara Inggris yang Pernah Perang di Afghanistan Melakukan Bunuh Diri
News
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?