Setiap kita diperintahkan agar bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan olehNya. Perintah syukur itu sesungguhnya untuk kepentingan dan kebaikan kita sendiri. Perintah ini tidak berarti bahwa Allah membutuhkan ungkapan syukur dari kita. Tanpa kita bersyukur pun, Allah tetaplah maha kaya, terpuji dan berkuasa atas seluruh alam ini.
Kita yang bersyukur atas nikmat yang diberikan, maka Tuhan akan menambahkan nikmatNya kepada kita. Sebagaimana ditegaskan dalam Surah Ibrahim ayat 7, yang artinya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Jika kita ingkar atas nikmatNya, maka Allah akan memberikan azab yang pedih atau sanksi yang berat. Azab dari Allah tersebut bisa kita rasakan di dunia dan di akhirat kelak. Saat di dunia hidup kita akan dicekam guncangan yang menjadikan hidup kita hancur berantakan dan tidak tenteram sebab selalu dihantui rasa kekurangan dan selalu merasa kurang setiap saat. Sedangkan saat di akhirat kelak, berupa siksaan yang pedih di jurang neraka.
Bersyukur sejatinya tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan hamdalah. Dari itu, setidaknya ada tiga cara mengungkapkan syukur, yaitu sebagai berikut:
1. Melalui lisan
Minimal yang harus kita lakukan sebagai wujud syukur melalui lisan adalah dengan ucapan alhamdulillah. Seterusnya, sebagai bentuk syukur melalui lisan ialah menggunakan amanah Allah yang berupa lisan untuk berkata-kata yang baik. Menjaga lisan dari ucapan yang menyakiti hati orang lain. Lisan orang yang bersyukur juga akan selalu memaafkan kesalahan-kesalahan sesama serta lisannya selalu basah dengan memohon ampun kepada Allah.
2. Melalui perbuatan
Bentuk syukur melalui perbuatan, bisa dengan cara berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan, berbagi ilmu dan kebahagiaan. Contoh berbagi kebahagiaan, misalnya setelah lulus kuliah atau wisuda mengundang beberapa tetangga dan saudara dengan tujuan berbagi rezeki. Dalam acara syukuran tersebut para undangan biasanya diberi jamuan makan dan minum. Pengadaan acara-acara syukuran semacam ini dimaksudkan agar para undangan ikut merasakan kebahagiaan yang sedang kita rasakan.
Ungkapan syukur melalui perbuatan dapat pula diapresiasi dengan meningkatkan ibadah kepada Allah. Biasanya sebelum wisuda kita mengaji Al-Quran satu halaman dalam sehari, ketika usai wisuda mengaji al-Quran satu juz sehari. Sebelum punya mobil, tahajudnya hanya empat rakaat dua salam, saat hajatnya tercapai yang ingin punya mobil, tahajudnya meningkat menjadi delapan rakaat empat salam.
3. Melalui hati
Cara bersyukur melalui hati adalah dengan diwujudkan dalam bentuk perasaan senang, ikhlas dan rela dengan apa yang sudah diterima. Kita yang bersyukur tentu lebih mudah mencapai bahagia dalam hidup, memiliki jiwa yang ikhlas dalam melakukan dan menerima sesuatu. Orang yang bersyukur tidak suka mengeluh atas takdir yang kurang menyenangkan.
Inilah tiga cara mensyukuri nikmat Tuhan. Semoga manfaat dan kita diberi kekuatan untuk selalu bersyukur dalam setiap nikmat yang dicurahkan, baik bersyukur melalui lisan, perbuatan juga hati.
Fathorrozi
Penulis lepas tinggal di Ledokombo Jember.
Baca Juga
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
-
Realme P4 Power Siap Meluncur 29 Januari di India, HP Baru Bawa Baterai Setara Power Bank
-
Oppo A6 5G Meluncur di Indonesia: Baterai 7000 mAh Pengisian Daya Cepat SUPERVOOC 45W
-
4 Rekomendasi Tablet Murah Anti Lemot, RAM 8 GB Harga Mulai Rp 1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Murah Usung Kamera Optical Image Stabilization, Ambil Foto dan Video Anti Goyang
Artikel Terkait
-
Bacaan Tahmid 'Alhamdulillah': Arti dan Keutamaannya
-
7 Hal yang Wajib Disyukuri dalam Hidup, Sangat Sayang untuk Dilewatkan!
-
Kesal Menghadapi Masa Sulit? Ini 5 Cara Bersyukur di Setiap Keadaan!
-
3 Pengingat agar Kamu Bisa Lebih Bersyukur Menjalani Hidup, Segera Tanamkan!
-
4 Tanda Kamu Termasuk Pribadi Kurang Bersyukur, Segera Ubah!
News
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
Milenial vs Gen Z: Mengapa Generasi Milenial Dinilai Lebih Awet Muda?
-
Perbandingan Banjir Jakarta Dulu dan Sekarang: Cerita Warga Kelapa Gading Timur
-
Dating Apps dan Kesepian di Tengah Keramaian Kota
Terkini
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis
-
4 Sepatu Trail Running untuk Medan Licin dan Berbatu, Stabil dan Anti-Slip!
-
Debut Unit Baru, Jeno dan Jaemin NCT Siap Merilis Mini Album 'Both Sides'