Ustadz Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya menjelaskan tentang hukum makan sahur saat adzan telah berkumandang. Hal tersebut sangat penting untuk kita ketahui, pasalnya makan sahur adalah sebuah aktivitas yang menyangkut dengan ibadah puasa saat Ramadhan.
Berikut ini penjelasan Ustadz Abdul Somad yang wajib kamu simak agar dapat memahami hukum makan sahur saat tiba-tiba adzan berkumandang. Dilansir dari kanal YouTube Mentari Senja TV pada Minggu, 3 Mei 2020 Ustadz Abdul Somad menjelaskan tentang hal tersebut.
Perlu diketahui bahwa sebelum menjalankan ibadah puasa, setiap orang diharuskan menyantap makanan sebelumnya. Hal tersebut bertujuan agar puasa yang dijalani seharian, dapat berjalan dengan lancar karena memiliki energi di dalam tubuh.
Adapun makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur merupakan jenis makanan yang dapat menjadi sumber energi utama bagi tubuh saat menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, makan sahur juga bertujuan agar kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar. Sehingga, melakukan aktivitas makan tersebut dianjurkan untuk melakukannya mendekati waktu subuh.
Makan tersebut dinamakan makan sahur, dan setiap muslim yang hendak berpuasa disunnahkan untuk melakukannya. Perlu diketahui bahwa di Indonesia sendiri, pada umunya waktu sahur dimulai pukul tiga petang sampai waktu imsak tiba.
Menurut Ustadz Abdul Somad, imsak merupakan peringatan penting bagi seseorang yang sedang menyantap makanan untuk sahur. Dengan adanya peringatan imsak, setiap muslim bisa menentukan waktu berhenti untuk makan.
Pada dasarnya, imsak berjarak sekitar sepuluh menit dari adzan subuh. Maka, saat imsak tiba seseorang masih diperbolehkan menyantap makanan.
Namun, bagaimana hukumnya saat tiba-tiba adzan berkumandang. Apakah masih boleh menyantap makanan karena bangun terlambat?
Menurut Ustadz Abdul Somad, seseorang yang makan saat adzan harus segera dimuntahkan sampai mulut benar-benar bersih.
Hal itu karena saat adzan subuh merupakan waktu terlarang untuk mengonsumsi apa pun. Batal puasa bila hak tersebut dilakukan.
"Tapi kalau sudah adzan berkumandang, ada makanan dimuntahkan karena kalau sampai dia telan waktu adzan kena adzan sudah masuk waktu terlarang," kata Ustadz Abdul Somad.
Tag
Baca Juga
-
Tak Hanya berbicara, Ini 5 Tips Jago Public Speaking Ala Sherly Annavita
-
Terima Challenge Sambung Ayat, Pedagang Asongan ini Bikin Insecure, Nitizen: Calon Penghuni Surga
-
Ngakak, Guru Ini Digombalin Muridnya Sebelum Pulang: Resiko Jadi...
-
Gak Ada Akhlak, Kucing ini Serang Majikan saat Lakukan Ibadah Shalat Fardhu
-
Miris, Pamer Foto Lepas Hijab, Instagram Kekeyi Tuai Hujatan dari Nitizen
Artikel Terkait
-
Hukum Qadha Puasa Ramadhan dan Puasa Syawal, Mana Lebih Utama? Ini Kata Ulama
-
Puasa Syawal 2025 Sampai Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Keutamaannya
-
Niat Puasa Syawal Boleh Siang Hari? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!
-
Hukum Qadha Puasa Ramadan di Hari Jumat, Boleh atau Tidak?
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda