Viral baru-baru ini sebuah video yang mengisahkan seorang anak yang dimintai bayaran oleh ayah kandungnya agar mau menjadi wali pada acara pernikahannya.
Video tersebut viral di media sosial TikTok @di.pus, sehari setelah video tersebut diunggah.
Dalam video tersebut pemilik akun menyebutkan bahwa pada umumnya seseorang bapak yang memberikan hadiah kepada sang anak di acara pernikahannya.
Namun, berbeda dengan dirinya yang malah harus mengeluarkan biaya untuk membayar sang ayah agar rela menjadi wali nikah dalam acara pernikahannya.
"Nikah di kasih uang ayah (salah), Nikah Bayar Ayah (benar)," tulisnya dalam keterangan video.
Dalam keterangan yang ditulis pada video tersebut, pemilik akun menceritakan bahwa dirinya bertunangan pada tanggal 28 November 2021.
Usai tunangan, keluarga mereka berdua pun mendiskusikan tanggal pernikahannya lalu mengurus berkas ke Kantor Urusan Agama (KUA).
"Tanggal 28nov2021 aku tunangan, Setelah tunangan, keluargaku dan keluarga suamiku berdiskusi untuk acara nikah lalu akhirnya kita mengurus semua berkas untuk ke KAU, dan semua berjalan dengan baik," tulisnya
Usai mengurus segala keperluan, jatuhlah tanggal pernikahan mereka pada 2 Desember 2021. Namun, setelah semua persiapan telah disiapkan datanglah cobaan yang begitu berat kepadanya.
Ayah dari pengantin perempuan tersebut tak ingin menjadi wali nikah dengan sang suami jika tak diberikan uang.
"Dan ternyata menurut hitungan keluarga nikahku jatuh di tgl 2 desember 2021. Setelah semua persiapan yang kita siapkan, datanglah cobaan yang begitu berat, ayahku tidak mau menjadi wali nikahku dengan suamiku jika tidak dikasih uang," tulisnya.
Hal tersebut pun membuatnya sedih, hingga akhirnya sang ibunda lah yang berjuang mencari biaya untuk membayar sang ayah agar mau menjadi wali nikah.
"Seketika ku menangis sejadi"nya. Dan akhirnya ibuku yang berjuang mencari uang untuk membayar ayahku agar menjadi wali," sambungnya.
Pemilik akun tersebut pun mengungkapkan bahwa ibu dan ayahnya sudah berpisah sejak dirinya masih sd. Namun dia saat itu ikut dengan sang ayah.
Hal tersebutlah yang membuat dirinya kecewa, lantaran sang ayah yang begitu tega melakukan hal tersebut kepadanya.
"Ayahku dan ibuku memang sudah berpisah dari aku sd, dulu waktu aku kls 1sd-6sd aku ikut dg ayahku, tapi knp ayahku begitu tega? dulu dia tidak setega ini!," lanjutnya.
"Entahlah knp ada ayah yang tega sama anaknya! anak pertama dan dia anak kandungnya!," tulisnya.
"Makasih ibuku yang sudah berjuang selama ini," tutupnya.
Baca Juga
-
Tak Hanya berbicara, Ini 5 Tips Jago Public Speaking Ala Sherly Annavita
-
Terima Challenge Sambung Ayat, Pedagang Asongan ini Bikin Insecure, Nitizen: Calon Penghuni Surga
-
Ngakak, Guru Ini Digombalin Muridnya Sebelum Pulang: Resiko Jadi...
-
Gak Ada Akhlak, Kucing ini Serang Majikan saat Lakukan Ibadah Shalat Fardhu
-
Miris, Pamer Foto Lepas Hijab, Instagram Kekeyi Tuai Hujatan dari Nitizen
Artikel Terkait
News
-
Gandeng Astra, Perjuangan Kang Edai Angkat Budaya Suku Osing Berbuah Manis
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
Terkini
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan
-
Kang Edai Sang Pahlawan Desa Kemiren: Budaya Agraris dan Kolaborasi Astra
-
Fenomena Doom Spending: Saat Nabung Terasa Percuma, Gen Z Pilih Belanja
-
Dari Kepedulian Warga Menuju Kemandirian Desa: Jejak Kang Edai Membangun Kemiren