Perayaan lebaran kurang lengkap jika tanpa hidangan lontong di atas meja makan. Setiap tahun saat perayaan hari Raya Idul Fitri, lontong selalu tersaji di meja makan untuk para tamu yang datang bersilaturahmi. Biasanya lontong lebaran tersebut bersanding dengan opor ayam bumbu kuning.
Telah viral sebuah video yang menayangkan seorang ibu-ibu muslimah membagikan lontong lebaran kepada tetangganya yang beda agama. Di dalam video tersebut tertulis keterangan "Indahnya toleransi." Meski berbeda keyakinan, tapi tetap hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati.
Tertulis pula pada keterangan video itu, "Kami (tanda salib sebagai lambang umat Kristen), tetangga (tanda bulan bintang sebagai lambang kubah masjid tempat ibadah umat Islam), terima kasih lontong lebarannya." Hal ini menandakan bahwa video tersebut awalnya dibuat oleh seorang Nasrani yang diduga keluarga dari ibu yang menerima lontong lebaran, yang kemudian di-repost oleh @dunia_kaumhawa di akun Instagramnya pada hari Selasa (3/5/2022).
Tampak pada video tersebut seorang wanita muslimah berpakaian hitam dan berkerudung hitam datang menghampiri rumah tetangganya yang beragama Kristen dengan membawa sepiring lontong lebaran. Pemilik rumah tersebut kemudian datang menyambutnya dan membuka gembok pintu pagar rumah.
Saat pintu pagar telah dibuka, seketika si wanita muslimah menyerahkan kepadanya sepiring lontong lebaran. Lalu, si ibu Kristen mempersilahkan wanita muslimah tersebut masuk ke rumahnya. Keduanya pun berjalan berdampingan sambil saling melempar senyum dan kedamaian.
Sampai berita ini ditulis, video yang diunggah oleh @dunia_kaumhawa pada Selasa (3/5/2022) di akun Instagramnya ini, telah ditonton 3500 kali dan mendapat 2974 tanda suka, serta hampir seratus komentar netizen turut merespon tayangan ini.
"Tetangga saya Kristen, juga ikut keliling kampung sekeluarga bersilaturahmi sehabis kami salat Id," mereka mengaku demikian damai hidup meski berbeda keyakinan.
"Oknum saja yang pengin kita saling musuhan," kata netizen.
"Mamahku juga sama. Setiap tahun ngirimin beberapa tetangga yang beda keyakinan ketupat, opor, sambel goreng, sama rendang ke mereka. Dan mereka suka kirim balik kalau natalan," imbuhnya.
"Iya, saya juga begitu kalau lebaran ke tetangga yang Nasrani. Dan kalau mereka natalan, mereka juga kasih ke kami. Itulah kenapa saya heran kalau di dunia maya kok kayak musuhan ya tapi kalau di dunia nyata kitanya baik-baik saja kok tetanggaan, damai," ujarnya.
Baca Juga
-
Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz
Artikel Terkait
News
-
Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak
-
Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah
-
Darurat ISPA di Wilayah Karhutla: Mengapa Mitigasi Preventif untuk Anak Selalu Terlambat?
Terkini
-
Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober
-
Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
-
Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu
-
Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya