Saat masih kecil, kita cenderung menyukai hal-hal yang berbau sulap. Kita selalu terpana melihat aksi pesulap yang dengan lihainya memainkan sebuah trik. Seringkali, kita berpikir tentang bagaimana pesulap dapat melakukan hal tersebut.
Aksi sulap pun tidak hanya dapat dilakukan oleh orang profesional sekalipun. Kita juga dapat mempelajari trik sulap secara oktodidak. Mempelajari sulap juga tidak mengenal usia. Anak-anak bahkan prang dewasa juga tertarik dengan sulap.
Bagaimana jika aksi sulap dimainkan oleh bapak-bapak di tempat umum. Video yang diunggah oleh akun @jakarta.keras via Instagram, menampilkan bapak-bapak yang menjual buku ajaib sambil menunjukkan aksi sulapnya agar tertarik untuk membeli dagangannya.
Di video tersebut, terlihat seorang bapak-bapak yang mengenakan baju batik dan peci sedang memegang buku bergambar. Awalnya, Bapak tersebut menerima uang yang diketahui sebagai pembeli. Bapak tersebut menerima uang sambil menjelaskan tentang keunikan buku yang dijualnya.
“Anda gak usah khawatir tidak bisa atau apa,” ucap Bapak tersebut sambil memegang buku.
Terlihat cukup ramai bapak-bapak beserta anak kecil, menonton aksi penjual yang menampilkan aksi sulap untuk menjual dagangannya. Bapak tersebut dengan antusias mempraktikkan caranya untuk megubah buku yang awalnya kosong, menjadi bergambar dan berwarna.
Aksi Bapak yang memunculkan gambar di buku ajaib
“Cara mainnya begini pak, saya ulangi lagi!” ucap Bapak tersebut.
Sambil berbicara, Bapak tersebut membuka tiap lembaran buku yang kosong tanpa ada gambar sama sekali. Lalu, Bapak itu membolak-balikkan buku untuk meyakinkan kepada penonton kalau buku tersebut benar-benar kosong.
Bapak tersebut menyuruh seorang anak kecil untuk memukul buku tersebut agar muncul gambar sambil berbicara.
“Walaupun kita tidak bisa gambar, karena buku ini ajaib, pukul sekali!” ucap Bapak tersebut sambil menyuruh seorang anak kecil memukul buku tersebut.
Bapak tersebut langsung membuka buku tersebut. Ajaibnya, buku tersebut langsung muncul gambar di setiap halamannya. Lalu, untuk memunculkan warnanya, Bapak tersebut menyuruh bocah yang tadi untuk memukul bukunya dua kali.
Setelah dibuka lagi, buku tersebut langsung berwarna. Bapak tersebut langsung menjelaskan cara untuk menghilangkan gambar dan warna di buku tersebut. Bapak tersebut hanya menggoyang-goyangkan buku itu, dan seketika semua gambar langsung hilang.
Aksi Bapak tersebut membuat penonton terhibur dan tertarik untuk membeli buku ajaib tersebut.
Video lucu tersebut membuat warganet ikut berkomentar.
“Pesulap merah langsung resign,” ucap salah satu warganet.
“Pesulap Mbah,” ucap warganet lainnya.
Baca Juga
-
5 Tips Sederhana agar Kamu Bisa Membaca dengan Fokus, Segera Terapkan!
-
5 Cara agar Orang Lain Betah Ngobrol Sama Kamu, Terapkan!
-
5 Tips agar Kamu Mendapatkan Pasangan yang Berkualitas
-
So Sweet! Tingkah Bule Ini Bikin Warganet Baper saat Makan Mie
-
4 Hal yang Akan Terjadi Ketika Kamu Serius Menggapai Mimpi, Siap Kesepian!
Artikel Terkait
-
Viral Jambret Kalung Nenek-nenek, Nitizen Sumpahi Pelaku
-
Viral Video Jambret Kalung Nenek-nenek saat Jalan Kaki, Pelaku Disumpahi Kualat: Sengsara Pasti
-
Pegawai Perempuan Kawan Lama Group Jadi Korban Pelecehan Seksual Verbal Rekan Sekantornya, Viral di Twitter
-
Lirik Gam Gam Teki Teki Viral di TikTok DJ Close Your Eyes X Bangun Tidur
News
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Kadang Bukan Gagal, Hidup Memang Punya Rencana yang Berbeda
-
Anak Muda Punya Banyak Rencana Hidup, Tapi Risiko Bisa Datang Kapan Saja
Terkini
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!
-
Bukan Karena Malas, 5 Hal Ini Jadi Alasan Utama Kenapa Kamar Anak Kos Cepat Berantakan
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Tanpa Jeda