Lintang Siltya Utami | Dini Sukmaningtyas
Drama Korea Doctor Lawyer (Disney Plus)
Dini Sukmaningtyas

Bagi seorang dokter, kehilangan izin praktik berarti kehilangan profesi yang selama ini menjadi bagian dari identitasnya. Itulah yang dialami Han Yi Han (diperankan oleh So Ji Sub) dalam drama Korea Doctor Lawyer setelah sebuah operasi berakhir dengan kematian pasien dan membuatnya harus meninggalkan dunia medis.

Alih-alih menyerah, Han Yi Han mempelajari hukum dan kembali empat tahun kemudian sebagai pengacara. Kali ini, ia menggunakan pengetahuan medisnya untuk menghadapi kasus-kasus yang melibatkan rumah sakit, tenaga medis, serta pihak-pihak yang memiliki kepentingan di baliknya.

Lantas, seberapa menarik Doctor Lawyer dalam mengolah konflik medis dan hukum menjadi sebuah cerita yang seru? Simak ulasan lengkapnya.

Dari Dokter Jenius Menjadi Pengacara Kasus Medis

Hal yang pertama membuat saya tertarik dengan Doctor Lawyer adalah kisah Han Yi Han itu sendiri. Ia digambarkan sebagai dokter dengan kemampuan luar biasa.

Ia bahkan menguasai dua bidang bedah yang sama-sama sulit, yaitu bedah umum dan bedah kardiotoraks. Sayangnya, karier cemerlang yang selama ini dibangunnya berubah setelah seorang pasien meninggal dalam sebuah operasi.

Situasi semakin rumit karena Han Yi Han merasa tidak melakukan kesalahan dalam operasi tersebut. Namun, kematian pasien membuatnya harus menerima konsekuensi berat, yakni kehilangan lisensi dan meninggalkan profesinya sebagai dokter.

Empat tahun kemudian, ia memilih jalur yang cukup tidak biasa bagi seseorang dengan latar belakang seperti dirinya. Ia menjadi pengacara yang menangani kasus medis.

Bagi saya, perpindahan profesi ini bukan sekadar gimmick untuk membuat cerita terlihat unik. Ada semacam ironi di dalamnya.

Han Yi Han sebelumnya menggunakan pengetahuan medis untuk menyelamatkan pasien. Setelah kehilangan hak untuk melakukan operasi, pengetahuan yang sama justru ia gunakan untuk membela orang-orang yang menjadi korban dalam sistem kesehatan.

Menariknya, Doctor Lawyer mampu menghubungkan dunia medis dan hukum tanpa membuat keduanya terasa dipaksakan.

Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Drama ini memperlihatkan bagaimana institusi medis dapat menjadi ruang perebutan kepentingan. Rumah sakit tidak hanya berisi dokter yang bekerja untuk menyelamatkan pasien. Ada pula orang-orang yang memiliki kepentingan terhadap jabatan, reputasi, keuntungan, dan pengaruh.

Di balik kematian pasien, ada masalah lain yang ikut muncul, mulai dari siapa yang bertanggung jawab hingga siapa yang memiliki kuasa untuk menentukan kebenaran.

Han Yi Han berada dalam posisi yang kompleks karena ia pernah menjadi bagian dari sistem tersebut. Pengalamannya sebagai dokter membuatnya memahami cara kerja dunia medis dari sisi yang tidak terlihat oleh orang luar.

Oleh karena itu, ketika ia bekerja sebagai pengacara, ia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pengacara biasa. Ia memahami istilah medis, prosedur operasi, risiko tindakan, hingga bagaimana sebuah keputusan medis dapat dipertanggungjawabkan.

Karakter Geum Seok Young (diperankan oleh Lim Soo Hyang) juga memperkuat cerita tersebut. Sebagai jaksa, ia memiliki alasan personal untuk mencari kebenaran karena kehilangan orang-orang yang dicintainya.

Pertemuan antara Han Yi Han dan Geum Seok Young kemudian membuat konflik tidak hanya berpusat pada kepentingan satu orang. Mereka sama-sama memiliki luka, tetapi memilih jalur berbeda untuk mencari keadilan.

Balas Dendam yang Kuat, tetapi Tidak Selalu Konsisten

Meski menawarkan premis yang kuat, menurut saya Doctor Lawyer tetap memiliki sejumlah kelemahan. Salah satunya terletak pada ritme cerita yang tidak selalu terjaga. Dengan total 16 episode, konflik yang dibangun sebenarnya cukup besar. Namun, di beberapa bagian, cerita terasa berputar pada pola yang sama.

Polanya adalah Han Yi Han menemukan sesuatu, pihak lawan berusaha menutupinya, konflik berkembang, lalu muncul masalah baru yang kembali membawa cerita ke pertarungan berikutnya.

Pola tersebut memang efektif membangun rasa penasaran di awal, terutama karena penonton terus dibuat bertanya-tanya tentang pihak di balik berbagai kasus. Namun, seiring cerita berkembang, ketegangan yang dibangun mulai terasa berkurang.

Saya juga merasa karakter Han Yi Han yang terlalu dingin menjadi pedang bermata dua. Sikap tenangnya memang cocok dengan profesinya, tetapi sikap tersebut terkadang membuat adegan yang seharusnya emosional terasa kurang menggigit.

Di sisi lain, Jayden Lee yang diperankan Shin Sung Rok justru menjadi salah satu karakter yang paling menonjol. Ia memiliki karakter yang ambigu, sulit dibaca, dan jauh lebih unpredictable dibandingkan Han Yi Han. Kemunculannya kerap menghadirkan ketegangan baru sehingga cerita terasa lebih dinamis.

Secara keseluruhan, Doctor Lawyer memang memiliki beberapa kekurangan. Namun, perpaduan dunia medis dan hukum serta konflik yang dibangun tetap membuat drama ini menarik untuk diikui, terutama bagi yang menyukai cerita balas dendam dan konspirasi.